Setelah Dibakar Kolonial Belanda Balai-Balai Adat Nagari Talawi Kembali Berdiri


Senin,23 Januari 2017 - 12:03:06 WIB
Setelah Dibakar Kolonial Belanda  Balai-Balai Adat Nagari Talawi Kembali Berdiri Ninik Mamak Nagari Talawi saat musyawarah di Balai Adat Nagari Talawi, Sawahlunto, Sabtu (21/1).

SAWAHLUNTO, HALUAN—Setelah puluhan tahun dirobohkan oleh kolonial Belanda, kini balai balai adat Nagari Talawi Sawahlunto kembali berdiri. Bangunan tersebut akan menjadi tempat bermusyawarah dalam melahirkan keputusan yang bermanfaat bagi masyarakat Nagari Talawi.

 

Balai balai adat Nagari Talawi dengan empat gonjong itu, menandai adanya empat suku di Nagari Talawi. Mulai dari Patopang, Sambuang, Mandaliko, dan suku Sumagek.

 

“Balai-balai adat yang lama dibakar kolonial Belanda, kini berdiri kembali dengan dukungan pendanaan dari banyak pihak, termasuk Pemerintah Kota Sawahlunto,” ujar Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Talawi, Aljasri Datuak Abu Bakar, ketika peresmian Balai-balai Adat Nagari Talawi Sawahlunto, Sabtu (21/1).

 

Dulu, terang Aljasri, Balai-balai Adat Nagari Talawi berada dekat dengan pasar Talawi dan Mesjid Taqwa Nagari Talawi, kini dibangun kembali di Dusun Taratak Capo Desa Talawi Hilir.

 

Balai-balai adat Nagari Talawi, diresmikan langsung Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dan dihadiri langsung Sekretaris LKAAM Sumbar, serta Yang Dipertuan Daulat Raja Alam Pagaruyung Minangkabau.

 

Gubernur Irwan Prayitno berharap, balai-balai adat yang diresmikan ini dimaksimalkan fungsinya sebagai tempat kegiatan adat, anak nagari dan tempat bermusyawarah mufakat.

 

“Ninik mamak dan pemuka adat lah yang diharapkan bisa meningkatkan fungsi balai-balai adat ini. Setelah balai-balai adat diresmikan, lalu jangan sampai sepi dari aktifitas,” ujar Irwan.

 

Bagi Irwan, balai-balai adat merupakan media tempat mengamalkan adat bagi orang minang dan bukan hanya sekedar tempat berkumpul. Ini pula menjadi sebagai semangat bersama urang minang.

 

Adat merupakan identiti diri orang minang. Tokoh dahulu membawa adat dalam kehidupan, yang menjadi modal utama orang minang pergi merantau.

 

Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf mengungkapkan, peletakan batu pertama balai-balai adat Nagari Talawi dilakukan tahun 2012 lalu, kini selesai dibangun dan diresmikan Gubernur Sumbar.

 

“Tentunya, balai-balai adat ini bisa dimanfaatkan ninik mamak untuk menyelesaikan masalah adat yang ada di Talawi,” terang Ali Yusuf.

 

Menurut Ali Yusuf, Pemerintah Sawahlunto mendorong seluruh nagari untuk mendirikan dan membangun balai-balai adat, sebagai tanda adanya nagari dan adat. Bapak tiga anak itu menuturkan, pemerintah mendorong nagari untuk bisa membuat keputusan dalam penyelesaian permasalahan hukum yang terjadi pada anak nagari, yang sepanjang tidak menyalahi aturan hukum secara nasional yang lebih tinggi.

 

Yang Dipertuan Daulat Raja Alam Pagaruyung Minangkabau, Sultan H. Muhammad Taufiq Thaib, mengapresiasi berdirinya balai-balai adat Nagari Talawi, sebagai isyarat sebuah kepedulian dan perhatian yang tinggi terhadap adat Minangkabau.(h/nto)

 

Editor : Rivo Septi Andries


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM