Jangan 'Nguntit' Truk di Tanjakan Agar tak Seperti Keluarga Ini


Senin,23 Januari 2017 - 09:43:54 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Jangan 'Nguntit' Truk di Tanjakan Agar tak Seperti Keluarga Ini Salah satu korban tengah dievakuasi memasuki rumah sakit di Padang Panjang

PADANG PANJANG, HALUAN — Peristiwa kecelakaan yang menewaskan Ibu dan Bayinya yang diboncengi ayahnya, Asri di Tanjakan Silaiang Kariang, Minggu (22/1) malam hendaknya jadi pelajaran bagi pengendara sepeda motor. Ibu dan anak itu, tewas setelah sepeda motor yang mereka tumpangi, menguntit truk yang tak mampu menaiki tanjakan. Akhirnya, mereka terlindas.

 

Informasi yang dihimpun harianhaluan.com, Truk    BA 9364 RH tersebut, datang dari arah Padang menuju Bukittinggi, sementara Sepeda motor bernomor Polisi BA 2530 LW,  yang tergilas truk pengangkut semen itupun juga datang dari arah yang sama. “Sesampai di TKP kendaraan mundur dan menggilas  sepeda motor yg dikendarai Asri (30), yang saat itu berada di belakang truk itu dan datang dari arah sama,” sebut Kasat Lantas Polres Padang Panjang AKP. Yuneldi Chainir.
 

Yuneldi mengatakan, dalam kejadian tersebut menyebabkan korban dari sekeluarga pengendara sepeda motor yakninya, Asri (30) tahun mengalami patah kaki, Sedangkan Istri Mira Anggarani (28) dan bayinya Fatir (2bulan) meninggal dunia, dan satu anaknya lagi Laila (7) mengalami luka robek di kaki.

 

Dari informasi yang dihimpun,  keempat korban berasal dan berdomisili di Bukittinggi Jln. Sudirman No.59  Aur Birugo Tigo Baleh - Bukittinggi. Hingga saat ini keempat korban masih dalam penanganan pihak Rumah Sakit Yarsi Ibnu Sina Padang Panjang.
 

Sementara, menurut keterangan Laila anak korban yang selamat, mereka hendak pulang ke Bukittinggi setelah melakukan perjalanan liburan dari Pantai Pariaman.

 

“ Tiba tiba di pendakian yang berada di dekat Air Terjun mobil fuso yang tepat berada di depan surut ke belakang dan menabrak motor yang kami tumpangi,” jelas Laila.  (h/mg-pis)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,23 Juni 2017 - 21:03:31 WIB

    Liburan ke Limapuluh Kota, Jangan Lupa Berkunjung ke Sini

    Liburan ke Limapuluh Kota, Jangan Lupa Berkunjung ke Sini LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM—Berkunjung ke Kabupaten Limpuluh Kota tak lengkap rasanya jika tidak singgah ke objek wisata Lembah Harau..
  • Kamis,08 Juni 2017 - 11:42:14 WIB

    Bupati Hendrajoni: Bantuan Alsintan Jangan Dimanfaatkan untuk Pribadi

    Bupati Hendrajoni: Bantuan Alsintan Jangan Dimanfaatkan untuk Pribadi PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Agar sektor pertanian benar-benar memberikan jaminan terhadap kesejahteraan masyarakat petani di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), maka sesuai dengan potensi besar yang dimiliki daerah itu, dihara.
  • Senin,06 Maret 2017 - 09:19:42 WIB

    BKSDA : Jangan Usik Habitat Harimau

    BKSDA : Jangan Usik Habitat Harimau AGAM, HARIANHALUAN.COM- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Agam, mengingatkan warga agar tidak mengembalakan ternaknya di kawasan Hutan Cagar alam, hal tersebut untuk mengindari ternak mereka dari serangan bi.
  • Selasa,28 Februari 2017 - 10:34:45 WIB

    Jangan Sampai Maninjau Ditinggal Wisatawan

    Jangan Sampai Maninjau Ditinggal Wisatawan PADANG, HALUAN – Pengamat Pariwisata, dari Universitas Andalas (Unand), Sari Lenggogeni, menilai Pemerintah Kabupaten Agam harus kreatif memanfaatkan situasi Danau Maninjau saat ini agar tetap dikunjungi wisatawan mancanega.
  • Senin,27 Februari 2017 - 13:15:35 WIB

    Jangan Biarkan Danau Maninjau Mati dari Kunjungan Wisata

    Jangan Biarkan Danau Maninjau Mati dari Kunjungan Wisata PADANG, HALUAN – Pengamat Pariwisata, dari Universitas Andalas (Unand), Sari Lenggogeni, menilai Pemerintah Kabupaten Agam harus kretaif dalam memanfaatkan situasi Danau Maninjau saat ini untuk tetap dikunjungi wisatawan ma.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM