PEMKO DIMINTA LEBIH SERIUS

DPRD Bukittinggi Rekomendasikan Penyelesaian Tanah By Pass dengan Ganti Rugi


Kamis,12 Januari 2017 - 23:57:27 WIB

Bukittinggi, Haluan-Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi Dedi Patria meminta Pemko Bukittinggi untuk lebih serius lagi menyelesaikan kavling tanah by pass yang belum tuntas penyelesaiannya sejak tahun 1993. Opsi paling adil saat ini adalah ganti rugi tanah masyarakat yang mempunyai bukti kepemilikan, namun belum dapat menguasai tanahnya.

Hal ini disampaikan Dedi Fatria dalam rapat kerja antara Komisi I yang membidangi hukum dan pemerintahan dengan Tim Konsolidasi pemerintahan Kota Bukittinggi yang dihadiri langsung oleh masyarakat peserta konsolidasi by pass, di kantor DPRD Kota Bukittinggi, Kamis (12/1).

“Menurut hemat saya kebijakan yang adil menyelesaikan tanah by pass adalah pemberian ganti rugi kepada masyarakat, apabila jalan penyelesaian dengan sistem konsilidasi tidak memungkinkan lagi diharapkan. Sudah harus diambil langhkah penyelesaian ganti rugi karena sudah terlalu lama masyarakat menunggunya” ujar Dedi Patria.

Rapat kerja yang dipimpin Ketua Komisi I, M. Nur Idris yang dihadiri oleh anggota komisi Farale Sijabat dan Jusra Adek. Sementara dari tim konsolidasi Pemko Bukittinggi tampak hadir Asisten I Noverdi, Kaban Bapelitbang Yunizar, Sekretaris PU Dedi Hendra, Kabag Tapem Zulfa Akmal, Kabag Hukum Isra Yonza dan Kabag Pertanahan Surya Agusta serta dari BPN Kota Bukittinggi.

Senada dengan Dedi Patria, anggota DPRD Bukittinggi Jusra Adek dan Farale Sijabat mendukung opsi ganti rugi tanah bagi peserta konsolidasi tanah by pass yang belum memperoleh hak pengembalian tanahnya. Bahkan Jusra menegaskan DPRD siap untuk menganggarkannya bila kebijakan ganti rugi ini sudah dikaji dan diputuskan oeh Walikota.

“Saya mendukung kebijakan ganti rugi diberikan kepada peserta konslidasi by pass yang belum juga bisa menguasai kavling tanahnya. Namun kebijakan ini harus dikaji secara mendalam oleh Pemko Bukittinggi agar tidak bertentangan dengan perundang-undangan. Kami siap menganggarkan” tegas Jusra Adek.

=Menunggu 24 Tahun=

Salah seorang peserta konsolidasi by pass, Rusdi Dt. Gunung Kayo yang mempunyai tanah di  kavling 70 dan 71 Kelurahan Pulai Mandingain Koto Selayan Bukittinggi sangat berharap Pemko segera menyelesaikan tanah anak kemenakannya yang sudah 24 tahun menunggu belum ada penyelesaian. Ia mengaku sudah puluhan kali bolak-balik mengikuti rapat-rapat penyelesaian tanah konsolidasi by pass namun belum juga ada jalan keluarnya.

“Kami sudah lama menunggu penyelesaian tanah konsolidasi by pass, namun sampai saat ini bekum juga ada kepastian. Kami terasa sangat dizolimi oleh kebijakan konsolidasi tanah by pass. Kalau memang tidak bisa diselesaikan, kami minta tanah kami dikembalikan lagi” ujar Rusdi Dt. Gunung Kayo.

Sementara itu dalam keterangannya kepada Haluan Kamis petang,   Ketua Komisi I, M. Nur Idris memberikan ultimatum kepada pemko untuk menyelesaikan persoalan konsolidasi khusus kavling 70 dan 71 secepatnya. Ia sangat sependapat dengan opsi ganti rugi dalam penyelesaian konsolidasi tanah by pass yang sudah menahun.

Ketua Fraksi PAN ini bahkan mencontohkan Kota Padang dan Payakumbuh yang menyelesaikan persoalan konsolidasi yang buntuk dengan ganti rugi. “Sebagai perbandingan Kota Padang dan Payakumbuh sudah bisa menyelesaikan persoalan konsolidasi tanah by pass yang terkendala dengan sistem ganti rugi. Kalau ganti pemko ragu tata cara ganti rugi ini, segera gandeng intansi kejaksaan, BPK atau BPKP untuk meminta petunjuk. Yang jelas rapat kali ini merekomendasikan Pemko untuk menyelesaikan tanah by pass dengan ganti rugi” ujar M. Nur Idris.  (h/dn/*)

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:38 WIB

    Di Pasaman, Potensi Peredaran Narkoba Masih Tinggi

    PASAMAN, HALUAN— Selama tahun 2014, Polres Pasaman ber­hasil menga­mankan barang bukti 47,787 kilogram ganja kering dan 24,28 gram sabu-sabu dengan total transaksi diperkirakan Rp200 juta.

    Kapo.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM