Delapan Santri Asal Bukittingi Dideportasi, Kemenag : Tidak Ada Pesantren Darul Hadist di Bukittinggi


Rabu,11 Januari 2017 - 19:05:31 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Delapan Santri Asal Bukittingi Dideportasi, Kemenag : Tidak Ada Pesantren Darul Hadist di Bukittinggi ilustrasi

BUKITTINGGI , HALUAN—Menanggapi adanya delapan orang warga Indonesia dideportasi oleh Malaysia berasal dari Pesantren Darul Hadist Bukittinggi dibantah oleh Kepala Kemenag Bukittinggi, HM. Nur.

 

Kepada Harianhaluan.com, ia mengatakan tidak ada nama Pondok Pesantren Darul Hadist di Bukittinggi.

 

"Di Bukittinggi hanya ada tiga Pondok Pesantren dan tidak ada Pondok Pesantren bernama Darul Hadist," kata M. Nur, Rabu (11/1).

 

Sementara salah tokoh dan pengurus pesantren di Agam yang tidak mau disebutkan menyampaikan, tidak ada nama pesantren Darul Hadist di Kecamatan Ampek Angkek,  Kabupaten Agam.

 

Ia mengakui, setelah melihat foto yang beredar di media terkait pemberitaan itu, Ia merasa kenal dengan salah seorang yang berada di foto itu, tetapi Ia juga tidak bisa memastikan apakah benar atau tidak, karena wajah orang tersebut diblur dalam pemberitaan.

 

Kalau ternyata benar dugaannya tersebut, orang itu memang berdomisili di Bukittinggi tetapi sepengetahuannya orang tersebut tidak merupakan guru atau santri dari sebuah ponpes. Namun yang bersangkutan pernah berencana mendirikan pondok pesantren, tapi hingga kini narasumber tidak tahu pasti apakah yang bersangkutan jadi mendirikan pondok pesantren atau tidak.

 

"Tapi yang pasti, tidak ada Ponpes Darul Hadist di Kecamatan Ampek Angkek," ungkapnya.

 (h/wet/ril).

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM