Ombudsman Sumbar : Ada 350 Laporan Pengaduan yang Didominasi di Bidang Pendidikan


Rabu,11 Januari 2017 - 13:03:31 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Ombudsman Sumbar : Ada 350 Laporan Pengaduan yang Didominasi di Bidang Pendidikan ilustrasi

PADANG, HALUAN- Lembaga Negara Pengawas Pelayanan Publik, Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Barat menyatakan, tercatat sebanyak 350 laporan terkait pengaduan pelayanan publik yang di sampaikan oleh masyarakat kepada pihaknya selama tahun 2016.

 

Dari 350 laporan tersebut, yang paling banyak laporan pengaduan masyarakat adalah pelayanan dalam bidang pendidikan.

 

Dimana tercatat sebanyak 54 laporan yang disampaikan oleh masyarakat. Sementara pengaduan lainnya berupa pelayanan di bidang infrastruktur 52 laporan, kepegawaian 47 laporan, layanan kepolisian 34 laporan dan layanan pertanahan 31 laporan.

 

Sementara, dari beberapa laporan yang diterima itu, Ombudsman telah berhasil menyelesaikan 260 laporan atau 71 persen, sisanya 90 laporan masih dalam proses penyelesaian.

 

Asisten Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat Adel Wahidi, Selasa (9/1) mengatakan, terjadi peningkatan tentang pengaduan pelayanan publik yang disampaikan masyarakat ke Ombudsman. Hal ini terlihat dari data yang diterima Haluan, bahwa jika tahun 2015 hanya 271 laporan, tahun 2016 meningkat menjadi 350 laporan, peningkatan tersebut terjadi sekitar  23 persen atau 71 laporan.

 

“Rata-rata peningkatan pengaduan masyarakat dalam lima subtansi laporan tersebut sekitar 15 persen,” ujarnya.

 

Disebutkan, meningkatkannya jumlah pengaduan masyarakat bukanlah sesuatu yang buruk, ini petanda masyarakat mulai sadar akan hak sebagai warga, masyarakat telah menggunakan haknya untuk melapor, tentu saja secara berkesinambungan ini akan ikut memperbaiki pelayanan publik.

 

Bagi penyelenggara/pemerintah, data laporan masyarakat ini haruslah menjadi perhatian untuk dapat dilakukan perbaikan-perbaikan di masa datang.

 

“Pelayanan publik menjadi baik bukan karena nihil laporan, tapi penyelenggara tidak menindaklanjuti/mengelola laporan masyarakat tersebut,” katanya.

 

Pada tahun 2014 dan 2015 yang paling banyak dikeluhkan masyarakat juga tentang pendidikan, permintaan uang diluar ketentuan atau pungli pendanaan pendidikan paling banyak dilaporkan masyarakat, tercatat tahun 2016 ada 20 laporan terkait dengan pungli pendidikan tersebut.

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu,04 Maret 2017 - 04:05:50 WIB

    Ombudsman RI Temukan Banyak Kejanggalan di RSUP DR M Djamil

    Ombudsman RI Temukan Banyak Kejanggalan di RSUP DR M Djamil PADANG, HALUAN - Ombudsman Republik Indonesia (RI) perwakilan Sumbar, Jumat (3/2) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUP M Djamil Padang. Sidak terkait pelayanan publik di rumah sakit pemeirntah tersebut, tim ombudsman m.
  • Selasa,07 April 2015 - 19:45:10 WIB

    Ombudsman Panggil Paksa Kadishut dan KP2T Pessel

    DUGAAN PENYIMPANGAN IP

    PAINAN, HALUAN — Om­budsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Barat memanggil paksa Kepala D­i­nas Kehutanan (Kadishut) dan ESDM, Maswardedi  dan .

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM