Rekonstruksi Oknum TNI Bunuh Istri di Agam, Keluarga Histeris


Selasa,10 Januari 2017 - 13:39:39 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Rekonstruksi Oknum TNI Bunuh Istri di Agam, Keluarga Histeris Sejumlah anggota TNI dan Polisi Militer berjaga-jaga saat rekontruksi pembunuhan yang dilakukan oleh oknum TNI kepada istrinya di Agam, Senin (9/1). DAYAT

Rekonstruksi Oknum TNI Bunuh Istri di Agam, Keluarga Histeris
AGAM, HALUAN--  Tim Denpom 1/4 Padang bekerjasama dengan Kodim dan Kepolisian Resor Agam melakukan Rekontrutri, terhadap kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan Sertu Zulman (52) Anggota Koramil Lubuk Basung kepada istrinya Risnawati 53 tahun, di Surau Kariang, Kenagarian Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk basung, Senin (9/1).

 

Rekonstruksi dilakukan dengan pengamanan ketat, keluarga yang tak kuasa melihatnya langsung histeris.

 

Pengamanan berlapis dilakukan agar tidak terjadi hal  yang tidak dinginkan dalam rekonatruksi tersebut. Ring pengamanan pertama hanya boleh dimasuki oleh, penyidik Denpom saksi, ring kedua pengamanan polisi, Satpol PP, pada lapisan pengamanan terakhir baru boleh masyarakat.  Tim datang bersama tersangka sekitar pukul, 10.00 WIB, berlangsung lebih kurang selama 4 jam.

 

Lokasi sekitar rumah korban sudah dipenuhi sesak oleh masyarakat yang ingin manyaksikan reka peristiwa tragis tersebut. Tersangka melakukan adegan dengan memakai pakaiaan tahanan berwarna kuning, ada puluhan adegan, yang diperagakan tersangka. Rekontruksi ini juga menghadirkan cucu almarhum sebagai saksi yang pertama kali menemukan korban.

 

Sebelumnya, Jasad Risnawati ditemukan pertama kali oleh sang cucu, Kevin yang datang menjenguknya usai pulang sekolah. Wanita paruh baya yang juga berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Koramil 03 Lubuk Basung ini ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Surau Kariang, Jorong Surobayo, Nagari Lubukbasung, Kamis (22/12).

 

Wadan Denpom I/4 Padang, Mayor CPM Alhendri, setelah rekontruksi mengatakan, pelaksanaan rekontruksi memang sudah diagendakan sejak beberapa waktu lalu. Pelaksanaan bisa berjalan dengan baik atas kerjasama semua pihak yang terkait. Tersangka cukup kooperatif dalam rekontruksi. Ada sekitar 45 adegan yang diperagakan tersangka.

 

Ia menjelaskan, dalam reka ulang, pihaknya mengahadirkan lengkap dengan saksi yaitu cucu, pihak keluarga. Dari reka ulang ini tidak ditemukan keterangan baru yang mengindikasikan adanya keterlibatan pelaku lain, juga tidak terdapat tanda-tanda pembunuhan terencana.

 

Dikatakannya, pada malam kejadian tersangka pulang ke rumah sekitar pukul 21.00 tiba di rumah dapati dalam keadaan terkinci. Setelah tersangka masuk ke dalam rumah, terjadi petengkaran hebat antara dia dengan istrinya. Pertengkaran berujung kepada perkelahian antara keduanya. Kemudian sang istri mengambil senjata tajam berupa pisau dari dalam kamar.

 

"Setalah mereka bertengkar, kemudian perkelahian terjadi, dengan menggunakan senjata tajam. Sang istri menggunakan pisau yang sudah didapat untuk menusuk tersangka, namun bisa dielakkan yang bersangkutan, kerana kalap tersangkka kemudian menggunakan pisau yang sama untuk menusuk korban," jelasnya.

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM