Sumbar Minta Tambahan Kuota Elpiji


Senin,09 Januari 2017 - 09:56:08 WIB
Sumbar Minta Tambahan Kuota Elpiji

PADANG, HALUAN – Meski Pemerintah Pusat telah menutup penyaluran Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 Kg untuk keluarga misikin sejak 2015 lalu, namun Pemprov Sumbar melalui Dinas Energi Sumbse Daya Mineral (ESDM) kembali mengajukan penambahan LPG bersubsidi ini.

Pengajuan ini kata Kepala Dinas ESDM Sumbar, Heri Martinus, seiring dengan permintaan dari kabupaten/kota yang masih ingin mendapatkan gas bersubsidi itu. Dikarekan memang pada saat program konversi masih banyak masyarakat yang belum mendapat LPG 3 Kg tersebut. “Intinya permintaan kabupaten/kota. Dan kita akan akomodir ini ke pusat. Untuk jumlah kita masih akan menunggu permintaan kuota dari daerah,”  paparnya kepada Haluan beberapa waktu lalu di Padang.

Lebih lanjut dikatakan Heri, sampai saat ini baru Kabupaten Sijunjung, Solok Selatan, dan Pasaman Barat. “Ini akan kita ajukan langsung ke pusat. Semoga bisa dikabulkan,” katanya.

Seperti diberitakan Haluan sebelumnya, menilik ke program konversi Minyak Tanah (Mita) ke gas, Sumbar masih kekurangan sekitar 96.124 LPG 3 Kg lagi. Hitungan ini dari data tahun 2012 hingga 2015 untuk 18 kabupaten/ kota.

Dinas ESDM baru menyalurkan sebanyak 874.876 paket LPG 3 Kg dengan kebutuhan total untuk Sumbar sekitar 971.000 paket LPG 3 Kg.  Dari hitungan ini Sumbar masih mem­butuhkan sedikitnya sekitar 96.124 ribu paket lagi untuk meme­nuhi kebutuhan tersebut.

Namun, kuota itu tidak dapat terpenuhi karena pemerintah keburu menutup program konversi untuk wilayah barat dan pada tahun ini akan dialihkan ke wilayah timur, Indonesia.

Di Sumbar hanya tiga daerah yang dinyatakan sudah selesai me­lakukan konversi Mita ke Gas pada tahun 2014 lalu. Seperti Kota Padang, Kota Sawahlunto dan Kota Paria­man. Ternyata di tiga daerah ini masih banyak warga yang masih belum ter­sentuh paket gas subsidi ini.

Dapat dilihat di Kota Padang sendiri, meski dinyatakan closed oleh pemerintah, dari 11 keca­matan, baru dua kecamatan saja yang benar-benar sudah siap kon­versi, sedangkan sembilan kecamatan lainnya masih banyak yang belum mendapatkannya.

Heri juga mengatakan, LPG 3 Kg ini nantinya akan dilepas ke pasar dengan harga keekonomian. Dengan harapan semua orang dapat menikmatinya. “Saat ini kan kita lihat banyak Industri Kecil Menengah (IKM) yang menggunakan Gas LPG 3 Kg ini. Padahal sebenarnya tidak boleh hal ini terjadi,. Perlu pengawasan tentunya,” ujar Heri.

Hanya saja papar Heri, bagi masyarakat mis­kin yang akan mendapatkannya (LPG 3 Kg, red), pemerintah telah menyiapkan kartu khusus yang telah disubsidi seharga gas tersebut. “Bagi warga yang miskin bisa saja menukarkan kartu subsidi itu dengan gas yang mereka butuh­kan. Karena kartu tersebut telah terisi sejumlah uang seharga gas. Mi­salnya harga gas Rp40.000, maka kartu ini telah diisi, apakah untuk dua kali penggunaan atau bisa saja lebih. Jadi, nanti semua bisa memanfaatkan LPG 3 Kg ini tanpa pembedaan,” katanya. (h/isr)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM