KONGRES PSSI LAHIRKAN 10 PUTUSAN

Pelatih Spanyol Bakal Tangani Timnas


Senin,09 Januari 2017 - 09:16:58 WIB
Pelatih Spanyol Bakal Tangani Timnas

BANDUNG, HALUAN - Kongres Tahunan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) 2017, akhirnya rampung digelar, Minggu (8/1) di Hotel Aryaduta Bandung. Ada 10 keputusan penting yang dilahirkan dalam kongres perdana PSSI di bawah kepemimpinan Letjen TNI Edy Rahmayadi tersebut. Salah satunya, terkait nasib Timnas Sepakbola Indonesia.

Dalam hal ini, PSSI telah membidik dua pelatih asal Spanyol, untuk menjadi arsitek Timnas Indonesia. Keduanya adalah Luis Fernandez dan Luis Milla Aspas. Satu di antaranya akan memimpin Timnas PSSI untuk menghadapi even terdekat, yakni SEA Games 2017.

Terkait hal ini, Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, mengungkapkan salah satu alasan pihaknya memilih keduanya, adalah karena rekam jejaknya yang mentereng.

Untuk diketahui, Luis Fernandez merupakan eks pelatih Paris Saint-Germain di rentang waktu 1994-1996 dan 2000-2003. Dia mampu memenangi lima trofi, termasuk saat menjadi juara Piala Intertoto di tahun 2001.

Sementara itu, Luis Milla yang merupakan eks pemain Barcelona dan Real Madrid, merupakan pelatih yang sukses mengantarkan timnas Spanyol U-21 menjadi juara Piala Eropa di tahun 2011.

"Sebenarnya mau kami tetapkan, tapi kami masih mempertimbangkan antara dua ini menjadi satu. Alasannya karena kredibilitas mereka. Mereka pernah membawa klub-klub berprestasi dan timnas. Diharapkan mereka bisa membawa Indonesia seperti itu," ujar Edy, usai kongres.

Menurut Edy, proses pemilihan dua calon pelatih tersebut sudah dilakukan sejak dua bulan yang lalu. Edy menyebut PSSI langsung mencari ke Spanyol.

"Kami berangkat ke sana (Spanyol) sebulan yang lalu. Kami mencari, mendata dan kami minta mereka presentasi," katanya

Edy tak menampik dirinya sangat ingin menjadikan Spanyol sebagai kiblat sepakbola Indonesia. Apalagi, Indonesia sudah berkomitmen untuk bisa berprestasi dan mewujudkan target terdekat, juara SEA Games 2017.

"Kebetulan, badan tubuh pemain-pemain Indonesia hampir mirip dengan Spanyol. Cara main hampir sama dengan taktik dan teknik Spanyol sehingga kami dekatkan ke sana," ungkap pria yang masih menjabat sebagai Pangkostrad itu.

Dalam kongres kemarin, ada 10 keputusan penting yang diambil. Di antaranya, adalah penerimaan permohonan tujuh klub bermasalah untuk bisa kembali berkiprah dalam kompetisi resmi PSSI.

Persebaya Surabaya akan bermain di Divisi Utama musim depan, sementara enam klub lain yakni Arema Indonesia, Persewangi Banyuwangi, Persibo Bojonegoro, Lampung FC, dan Persema Malang, akan berkiprah di Liga Nusantara.

Kemudian, PSSI juga menerima permohonan pengampunan sanksi perorangan. Adapun beberapa nama yang diterima permohonannya adalah, mantan Ketum PSSI, Djohar Arifin Husin dan Sihar Sitorus.

Selain itu, PSSI juga memutuskan jika asosiasi pemain nantinya hanya akan berperan sebagai mitra, tanpa memiliki hak suara dalam Kongres PSSI.  Seperti diketahui, sebelumnya ada dua badan yang mengklaim diri sebagai asosiasi resmi yang diakui PSSI yakni APPI dan ASPNI.

Selanjutnya, PSSI tetap akan membagi kompetisi ke dalam tiga kasta, Indonesia Super League (ISL), Divisi Utama, dan Liga Nusantara. Untuk ISL, kompetisi tetap akan menggunakan sistem satu wilayah. Untuk Divisi Utama, kompetisi akan diikuti 32 tim dibagi ke dalam tiga zona. Untuk ISL, kompetisi kasta tertinggi akan dimulai tanggal 26 Maret 2017. Sementara Divisi Utama dan Liga Nusantara akan digelar sekitar bulan Maret 2017 juga.

Menpora Imam Nahrawi yang ikut hadir dalam kongres mengaku senang dengan perkembangan PSSI yang tampak signifikan di bawah pimpinan Edy Rahmayadi.

"Saya senang PSSI secara jantan mewujudkan sepak bola yang profesional dan bermartabat. Pemerintah siap memberikan dukungan penuh kepada PSSI. Kami tidak ingin mereka berjalan sendiri," ujarnya.

Selain itu, Menpora menegaskan, pemerintah ingin membantu meningkatkan kualitas pemain, pelatih, hingga wasit agar setara dengan pemain kelas dunia. "Ini perintah langsung dari Presiden Joko Widodo," ujarnya. (hr/ald)

 


 

 

10 Keputusan Kongres PSSI 2017:

1. Tujuh klub bermasalah kembali diterima sebagai Anggota PSSI

2. Persebaya berkompetisi di Divisi Utama, sementara Arema Indonesia, Persema Malang, Persibo Bojonegoro, Lampung FC, Persewangi Banyuwangi, dan Persipasi Bekasi, memulai dari Liga Nusantara

3. Perorangan terhukum, yaitu Djohar Arifin Husin, Sihar Sitorus, Bob Hippy, Widodo Santoso, Farid Rahman, dan Tuty Dau diampuni

4. Ketua APSI Irawadi Hanafi mundur. APSI dan APPI jadi mitra PSSI dan keluar dari keanggotan

5. ISL ditetapkan berlangsung 26 Maret, Divisi Utama sekitar satu minggu setelah ISL

6. Penetapan personel Komite Etika: Dodik Wijanarko (Ketua), Zarof Ricar (Wakil), David Sulaksmono, Anton Sanjoyo, Hadianto Ismangoen, Wetmen Sinaga, Suryantono

7. Penetapan personel Komite Disiplin: Asep Edwin (Ketua), Husin Umar (Wakil), Yusuf Bachtiar, Dwi Irianto, Eko Hendro Prasetyo

8. Penetapan personel Komite Banding: Todung Mulya Lubis (Ketua), Ade Prima Syarif (Wakil), Aji Ridwan Mas, M. Koswara, Yakub Kristanto

9. Usulan perubahan struktur Exco PSSI untuk dibahas di kongres berikutnya

10. Pengumuman susunan pengurus PSSI

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM