Soal Distributor Pupuk di Pasbar, Ini Jawaban PT PIM


Minggu,08 Januari 2017 - 08:08:29 WIB
Reporter : Tim Redaksi

PASBAR, HALUAN -- Kepala Wilayah Sumbar PT PIM, Edi menanggapi keluhan yang muncul di Pasaman Barat soal penunjukkan distributor pupuk di wilayah tersebut. Ia mengakui sudah menerima surat rekomendasi Bupati Pasaman Barat soal penunjukan diatributor baru.

Dia mengatakan pihaknya bukan tidak menggapi dan menghormati surat Bupati Pasaman Barat tersebut. Tetapi disebabkan kebijakan produsen dalam hal ini PT PIM pusat di Lhokseumawe Aceh. 

"Kebijakan produsen saat ini adalah meng-adendum diatributor yang lama sambil evaluasi kinerja masing-masing perusahaan sampai bulan Juni 2017," katanya.

 Setelah itu, katanya, akan ada konsultan yang akan ditunjuk untuk menilai distributor yang bagus atau tidak bagus. Setelah itu akan ada pertimbangan selanjutnya berdasarkan masukan konsultan.

"Kami bukan tidak menghormati tetapi mohon pengertiannya karena itu adalah kebijakan pimpinan pusat," harapnya.

Dia mengakui tahun-tahun sebelumnya memang penunjukan distributor bisa dipastikan dengan surat rekomendasi bupati."Persoalan ini sudah kami sampaikan ke pimpinan pusat. Namun ada kebijakan baru dan tetap yang lama ditunjuk sambil ada evaluasi sampai bulan Juni 2017," jelasnya.(h/idn)

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,07 Juli 2017 - 11:14:47 WIB

    Soal Lahan Stasiun KA, DPRD Minta Tunda Pengosongan Lahan

    Soal Lahan Stasiun KA, DPRD Minta Tunda Pengosongan Lahan BUKITTINGGI, HALUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi mengeluarkan surat permohonan kepada pihak PT KAI Divre II Sumbar, Kamis (6/7) untuk dapat melakukan penundaan Surat Pemberitahuan 3 (SP3) yang di.
  • Minggu,02 Juli 2017 - 14:01:57 WIB

    Soal Rata-rata Pendidikan, Wabup Sebut Guru Enggan ke Daerah 3 T

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN -- Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan mengatakan masih banyak anak yang putus sekolah dan guru yang enggan bertugas di daerah terisolir atau jauh dari pusat keramaian. Hal ini dikarenakan lamba.
  • Senin,17 April 2017 - 11:21:38 WIB

    Ketua DPRD Pessel Ingatkan Soal Tata Ruang Mandeh

    Ketua DPRD Pessel Ingatkan Soal Tata Ruang Mandeh PESSEL, HALUAN -- Ketua DPRD Pessel, Dedi Rahmanto Putra menyayangkan perusakan di Mandeh. Menurut Dedi, kawasan Mandeh semestinya dijaga agar tetap asri, bukan malah dirusak, dengan membabat hutannya. “Mandeh itu simbol ke.
  • Rabu,22 Februari 2017 - 10:43:33 WIB

    Soal Sampah Medis di Pessel, Kementerian LH Turun Tangan

    Soal Sampah Medis di Pessel, Kementerian LH Turun Tangan PADANG, HALUAN – Babak baru kasus sampah medis Pantai Tan Sridano di Kenagarian Taluak, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) dimulai. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dikabarkan akan ikut turun tanga.
  • Selasa,07 Februari 2017 - 13:25:34 WIB

    Soal Sampah Medis, Penegak Hukum Jangan Diam

    Soal Sampah Medis, Penegak Hukum Jangan Diam PADANG, HALUAN – Pengamat lingkungan hidup, Khalid Syaifullah, menilai perlu keseriusan pemerintah dan penegak hukum dalam mengusut kasus sampah medis atau sampah B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya) yang ditemukan di Pantai Ta.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM