Banjir dan Longsor di Limapuluhkota, Satu Orang Pelajar Terseret Arus


Sabtu,07 Januari 2017 - 09:57:12 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Banjir dan Longsor di Limapuluhkota, Satu Orang Pelajar Terseret Arus ilustrasi

LIMAPULUHKOTA, HALUAN--Kabupaten Limapuluhkota dilanda berbagai bencana. Dari tanah longsor, banjir, dan jalan terban. Bahkan bencana juga menimbulkan korban yang terseret aliran air sungai Batang Agam pada Jumat (6/1) kemarin.

 

Tim SAR gabungan berupaya mencari korban yang diketahui masih berstatus pelajar.

 

“Korban berumur sekitar 15 tahun dan erupakan pelajar SMP,”ucap Kepala BPBD Kabupaten Limapuluhkota Nasyanto.

 

Sampai malam, tim gabungan tengah berupaya mencari korban yang merupakan warga Nagari Situjuah Banda Dalam itu dengan menelusuri sungai Batang Agam hingga ke Kota Payakumbuh. Sejumlah perahu karet turut diterjunkan ke sungai dalam upaya mencari korban.

 

“Awalnya korban mandi-mandi bersama tiga rekan lainnya saat arus sungai kencang. Diduga korban tidak pandai berenang hingga diseret aliran sungai Batang Agam,”terangnya.

 

Secara terpisah, Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan meminta masyarakat selalu waspada dengan kondisi cuaca saat ini.

 

Terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan langganan bencana seperti di Kecamatan Pangkalan Koto Baru untuk bencana banjir.

 

“Kami harap masyarakat tetap waspada,”terang Ferizal Ridwan.

 

Pada awal 2016 lalu, banjir sempat merendam ratusan rumah warga hingga sampai atap rumah akibat meluapnya sungai Batang Maek yang bermuara di danau buatan kawasan Kampar Riau.

 

Untuk longsor terjadi di Nagari Pandam Gadang, Kecamatan Gunuang Omeh atau sekitar 2 kilometer dari rumah kelahiran Pahlawan Nasional Tan Malaka, yang membuat ruas jalan Payakubuh-Koto Tinggi itu putus total.

 

“Jalan Tan Malaka tertimbun material longsor setinggi 1 meter lebih. Akses ke utara Limapuluh Kota itu tidak bisa dilalui,”ucap Nasryanto Kepala BPBD Kabupaten Limapuluh Kota.

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu,19 April 2017 - 13:28:00 WIB

    Kerugian Akibat Banjir di Solok Selatan Capai Rp100 Juta

    Kerugian Akibat Banjir di Solok Selatan Capai Rp100 Juta SOLOK SELATAN, HALUAN - Kerugian akibat bencana banjir yang melanda Jorong Sikayantalang, Nagari Padang Air Dingin, Kecamatan Sangir Jujuan, Solok Selatan (Solsel) pada Minggu (16/4) ditaksir mencapai Rp100 juta. Selain satu .
  • Senin,13 Maret 2017 - 19:32:00 WIB

    Sarana Pendidikan di Daerah Banjir dan Longsor Harus Diperhatikan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN- Apabila sarana pendidikan yang rusak parah, akibat dampak banjir yang melanda Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota tidak segera mendapat perhatian serius semua pihak. Jika tidak, dapat dipasti.
  • Senin,13 Maret 2017 - 08:57:47 WIB

    Pencarian Korban Banjir dan Longsor Dihentikan

    Pencarian Korban Banjir dan Longsor Dihentikan LIMAPULUH KOTA, HALUAN --- Satuan Tugas (Satgas) Bencana BNPB dan Pemkab Limapuluh Kota telah memutuskan untuk menghentikan pencarian korban pasca bencana longsor dan banjir. Secara keseluruhan, penanganan penanggulangan dar.
  • Kamis,09 Maret 2017 - 09:11:44 WIB

    Tim TRC Semen Padang Tembus Daerah Banjir yang Terisolir

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN – Tim Reaksi Cepat (TRC) yang diberangkatkan PT Semen Padang ke lokasi bencana banjir dan longsor di Kabupaten Limapuluh Kota, akhirnya berhasil menembus Jorong Gelugur, Kecamatan Kapur IX, yang teris.
  • Senin,06 Maret 2017 - 11:16:51 WIB

    Banjir dan Longsor Diduga Dipicu Akitivitas Tambang

    Banjir dan Longsor Diduga Dipicu  Akitivitas Tambang LIMAPULUH KOTA, HALUAN--Bencana banjir dan tanah Longsor yang melanda Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat (3/3), selain akibat curah hujan yang cukup pada Kamis (2/3), tetapi disinyalir akibat aktivitas tambang. Sehingga menyebab.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM