Griya Swakarya BNI Syariah Bisa Jadi Contoh


Kamis,29 Desember 2016 - 00:21:46 WIB
Griya Swakarya BNI Syariah Bisa Jadi Contoh Kasir BNI Syariah melayani pelanggan. BNI Syariah sudah mendapat lampu hijau dari OJK untuk produk terbaru BNI Syariah, yaitu Griya Swakarya. Saat ini, bank tersebut menunggu izin dari OJK untuk meluncurkan produk tersebut.

PADANG, HALUAN — BNI Syariah sudah mendapat lampu hijau dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk produk terbaru BNI Syariah, yaitu Griya Swakarya. Dalam produk ini, BNIS bisa membeli tanah sendiri dan membangun perumahan.

“Jadi, BNIS punya stok atau inventaris barang, yakni ru­mah. Kemudian, BNIS akan menjual rumah ini ke­pada masyarakat. Jika butuh pembiayaan, akan kita pro­ses dengan pembiayaan Gri­ya. Bisa juga dalam pro­ses mem­bangun BNIS meng­gan­deng pengembang peru­ma­han yang sudah ber­pe­nga­laman supaya peru­ma­han­nya benar-benar ber­kua­litas bagus,” ujar Kepala Ca­bang BNIS Pa­dang, Imam Sa­mekto, di Padang, baru-ba­ru ini.

Selain itu, kata Imam, saat ini BNIS juga dalam proses perizinan kepada OJK untuk mengeluarkan produk kemitraan mem­ba­ngun wakaf produk­tif. Dalam produk ini, BNIS bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia, Rumah Zakat, dan Dompet Dhuafa untuk membangun di tanah wakaf untuk tujuan produktif.

“Pengelolaan dilakukan dengan cara profesional dan system bagi hasil. Dalam kurun waktu sekian tahun setelah dirasa cukup, ge­dung diserahkan kepada yayasan atau badan penge­lola wakaf. Dengan demi­kian, tanah-tanah wakaf akan menjadi produktif dan hasilnya kembali akan di­man­faatkan untuk umat. Kita bisa mencontoh penge­lolaan wakaf produktif di Arab Saudi, yang dikelola dengan baik dan profe­sio­nal. Bentuk bangunan pro­duktif itu bisa berupa mal syariah, hotel syariah, pem­bangunan kantor, dan lain-lain,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Uta­ma BNI Syariah Imam Te­guh, Saptono menga­ta­kan, be­saran platform yang di­aju­kan ke OJK, yakni 10 persen dari portofolio pem­biayaan konsumer. Imam menam­bah­kan, sinyal posi­tif yang di­be­ri­kan oleh OJK di­ha­rapkan bi­­sa diwujudkan da­lam ben­tuk peraturan mau­­pun peri­zinan dalam wak­tu dekat.

“Kita tinggal tunggu kapan perizinan itu keluar, karena begitu izin keluar kita sudah bisa mulai mem­ba­ngun aset untuk jadi inven­tory bank syariah terlebih dahulu setelah itu dijual kepada end user,” ujar Imam beberapa waktu yang lalu.

Melalui program Griya Swakarya, BNI Syariah ingin mengoptimalkan aset wakaf agar lebih produktif. Imam mengatakan, saat ini lem­baga wakaf memang telah memanfaatkan layanan bank syariah namun hanya sebatas pengelolaan keuangan saja.

Sebelumnya, Deputi Ko­misioner Pengawas Perban­kan I OJK, Mulya E Siregar, mengatakan, bank syariah dimungkinkan untuk me­miliki inventaris karena hal ini merupakan akar yang membedakan antara bank syariah dengan bank kon­vensional. Salah satu bank syariah yang sudah me­nga­jukan produknya adalah BNI Syariah dengan produk Gri­ya Swakarya.

“Perdebatan kami untuk in­ventaris di bank syariah me­mang panjang, dan kita se­tu­ju tapi harus ada pilot pro­ject-nya terlebih dahulu de­ngan skala kecil,” ujar Mulya di Jakarta, Selasa (13/12), dikutip dari repu­blika.­com.

Dengan proyek percon­to­han yang berskala kecil, ma­ka akan mudah untuk me­lakukan mitigasi risiko, kare­na apabila produk tersebut ti­dak laku, risikonya akan di­tanggung oleh bank sya­riah.

Mulya menjelaskan, bank syariah di negara lain seperti Sudan sudah me­miliki inventaris mobil. Na­mun, belum ditemukan per­bankan syariah yang memi­liki inventaris bangunan seperti yang diajukan oleh BNI Syariah.

“Justru Indonesia nanti bisa menjadi percontohan,” kata Mulya. (h/dib)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:38 WIB

    Di Pasaman, Potensi Peredaran Narkoba Masih Tinggi

    PASAMAN, HALUAN— Selama tahun 2014, Polres Pasaman ber­hasil menga­mankan barang bukti 47,787 kilogram ganja kering dan 24,28 gram sabu-sabu dengan total transaksi diperkirakan Rp200 juta.

    Kapo.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM