HAMPIR SEMPURNA

Senjata Nuklir Korut Siap Serang Amerika


Kamis,29 Desember 2016 - 00:15:21 WIB
Reporter : Tim Redaksi

PYONGYANG, HALUAN — Korea Utara (Korut) menggarap sistem persenjataan nuklir dengan serius. Bahkan, dalam waktu kurang dari 12 bulan, sistem tersebut akan matang dan siap memusnahkan semua musuh mereka.

Informasi mengerikan ini diungkapkan Mantan Diplomat Korea Utara (Korut) untuk London, Thae Yong-ho, dalam sebuah konferensi pers usai membelot ke Korea Selatan.

“Program pengembangan nuklir terus berpacu dengan waktu setelah adanya kebijakan yang menentukan jika pem­biayaan pengembangan nuklir hanya sampai pada akhir 2017,” ujar Yong-ho, seba­gaimana diku­tip dari Express, Rabu (28/12).

Selain membelot dari Korut dan mendukung Korea Selatan (Korsel), Yong-ho juga sempat membuat pernyataan kontro­versial yang isinya mengecam diktator muda Korut atas misi pembuatan senjata mematikan tersebut.

“Selama Kim Jong-un ber­kua­sa, Korea Utara tidak akan pernah berhenti untuk me­ngembangkan nuklir. Korut tidak akan berhenti meskipun mereka diiming-imingi uang ratusan triliun sebagai gantinya,” tutur Yong-ho.

Yong-ho kemudian menya­ta­kan, Kim Jong-Un menatap tahun depan sebagai “waktu yang tepat” untuk memprak­tikkan hasil pengembangan nuklir dan rudal mereka ke Amerika Serikat (AS) dan Korsel. Menurut Kim, prosedur politik di kedua negara tersebut akan membuat AS dan Korsel tidak bisa mengambil tindak pencegahan pengembangan nuklir Korut.

“Saya bersumpah untuk membongkar rezim Kim Jong-un dan menyelamatkan orang-orang Korut dari bencana nuklir yang mematikan. Dan begitu saya tiba di Korsel, saya me­mutuskan untuk bergabung. Hati saya sakit ketika mengingat anggota keluarga dan teman-teman saya yang masih di utara. Tapi saya pikir menyesal sudah tidak ada gunanya. Sekarang yang terpenting adalah meme­rangi rezim Kim dan membantu upaya penyatuan Korea menjadi satu,” tutur Yong-ho menjelas­kan motifnya membelot.

Thae Yong-ho telah yakin untuk bergabung dengan Badan Keamanan Korea Selatan untuk mewujudkan cita-citanya ter­sebut. Ia mengungkapkan, kon­disi Korut semakin memburuk dan hancur dari dalam. Hal ini berbanding terbalik dengan Korsel, yang pembangunan ekonominya maju dengan pesat. Sementara Pyongyang sibuk melakukan uji coba nuklir dan rudal selama 24 jam penuh.

Sebelumnya, Kim Jong-Un menyatakan, Korut siap melakukan invasi setiap saat. Ia bahkan membuat program latihan musim dingin yang keras pada tentaranya pada awal Desember hingga April 2017. (h/okz)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,08 Desember 2016 - 01:07:17 WIB

    Rusia dan China Veto Gencatan Senjata di Aleppo

    JAKARTA, HALUAN—Ru­sia dan China memveto resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menye­rukan gencatan senjata di Alep­po, Suriah, untuk memberi jalur bantuan kemanusiaan..
  • Rabu,28 September 2016 - 02:05:27 WIB

    ISIS Ancam Eropa dengan Senjata Kimia

    UNI EROPA, HALUAN — Uni Eropa kembali mening­katkan kekhawatiran akan terjadinya ancaman teror yang lebih besar dari ISIS. Seperti dilansir RT, Koordinator Kon­tra Terorisme Uni Eropa mem­peringatkan para pembuat kebijak.
  • Selasa,24 Mei 2016 - 04:42:04 WIB

    Setelah 50 Tahun, AS Cabut Embargo Senjata ke Vietnam

    Setelah 50 Tahun, AS Cabut Embargo Senjata ke Vietnam HANOI, HALUAN - Presiden AS Barack Obama, Senin (23/5/2016), menyatakan embargo penjualan senjata ke Vietnam sepenuhnya dicabut. Per­nya­taan ini sekaligus mengakhir embargo selama berpuluh tahun terhadap negeri yang pernah.
  • Kamis,14 April 2016 - 03:09:19 WIB

    Senjata dan Bendera ISIS Ditemukan di Spanyol

    MADRID, HALUAN — Persediaan senjata api berbagai jenis, ditemukan di sebuah kawasan wisata Spanyol yang diduga disiapkan untuk sebuah serangan terhadap wisatawan. Dua senapan semi-otomatis, empat pistol, beberapa bilah pisa.
  • Senin,28 Maret 2016 - 02:57:57 WIB

    Pakistan Kembangkan Senjata Nuklir

    ISLAMABAD, HALUAN — Seorang kepala program nuklir Pakistan telah menolak campur tangan Amerika Serikat (AS) atas perkembangan senjata nuklir taktis Islam abad. Ia menegaskan bahwa negara itu akan terus mengembangkan persenj.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM