2016 HAMPIR BERAKHIR

MK Masih Sisakan 78 Beban Perkara


Rabu,28 Desember 2016 - 01:41:02 WIB
Reporter : Tim Redaksi

JAKARTA, HALUAN — Konstitusi dan Demokrasi (Kode) Inisiatif men­catat, sepanjang 2016, Mahkamah Konstitusi (MK) menerima 174 penga­duan perkara dan baru diputus sebanyak 98 kasus. Artinya, masih ada 78 perkara yang masih harus disidangkan pada 2017.

Dari 174 perkara tersebut, 63 kasus di antaranya merupakan sisa beban 2015. Sehingga Kode Inisiatif menyim­pulkan bahwa beban perkara yang disisakan MK dalam dua pergantian tahun terakhir meningkat.

“Ada 78 beban perkara yang harus diselesaikan 2017. Kita bisa bayangkan, kalau ada 78 perkara ditunggak, belum lagi 2017 akan lebih banyak lagi, karena terkait pilkada” ujar Ketua Kode Inisiatif, Veri Junaidi di Kedai Kopi Deli, Jakarta Pusat, Kamis (27/12).

Veri memperkirakan, beban perkara MK tahun depan akan sangat besar. Selain dibebani sisa perkara 2016 dan sengketa Pilkada 2017, diperkirakan pengesahan Undang-Undang Pemilu pertengahan tahun depan juga akan menyumbang permohonan perkara dalam jumlah signifikan.

“Catatan kami, Undang-Undang Pemilu paling banyak diuji selama 13 tahun. Ada 110 pengujian terkait UU Pemilu. Kalau RUU Pemilu disahkan pada bulan Juni (2017), nah ini akan banyak lagi permohonan pengujian di MK. Dimungkinkan ya, berdasarkan pengalaman lalu,” tuturnya.

Karena itu, Kode Inisiatif mem­berikan sejumlah catatan akhir tahun terkait produktivitas MK. Antara lain, perbaikan sistem manajemen waktu penanganan perkara, responsivitas terhadap permohonan perkara, dan perbaikan tingkat kehadiran hakim.

“Kita harap ada respons cepat dari MK terkait beberapa catatan ini. karena selama ini belum ada yang mengevaluasi secara menyeluruh terkait waktu pena­nganan perkara,” ucap Veri. (h/okz)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,18 Mei 2017 - 13:05:53 WIB

    Korban Kecelakaan PPRC, Kapten Heru Bahyu Dimakamkan di TMP Padang

    Korban Kecelakaan PPRC, Kapten Heru Bahyu Dimakamkan di TMP Padang PADANG, HARIANHALUAN.COM—Anggota TNI Angkatan Darat yang gugur dalam kecelakaan latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) di Natuna, Kepuluan Riau atas nama Kapten Heru Bahyu dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bang.
  • Kamis,08 September 2016 - 02:03:21 WIB

    MK Tolak Permohonan Uji Materi UU Kepolisian

    MK Tolak Permohonan Uji Materi UU Kepolisian JAKARTA, HALUAN — Mahkamah Kons­titusi menolak permohonan uji materi UU Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan UU Kepo­lisian yang dimohonkan oleh seorang ibu rumah tangga, Sri Royani. “Menyatakan menolak permohonan Pemohon unt.
  • Selasa,02 Agustus 2016 - 03:08:48 WIB
    ILLEGAL FISHING

    34 Kapal Ditenggelamkan 17 Agustus

    JAKARTA, HALUAN — Perang ter­hadap penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) di perairan Indonesia terus dila­kukan. Pada 17 Agustus nanti, akan ada 34 kapal pelaku illegal fishing yang akan ditenggelamkan..
  • Selasa,19 Juli 2016 - 15:06:29 WIB

    Menko PMK Puan Maharani Akan Buka Sawahlunto International Songket Carnival 2016

    Menko PMK Puan Maharani Akan Buka Sawahlunto International Songket Carnival 2016 SAWAHLUNTO, HALUAN- Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dan Kebudayaan RI Puan Maharani bersama Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Ngurah Puspayoga Sawahlunto Internastional Songket Carnival (SISCa) 2016 yang akan di.
  • Jumat,01 Juli 2016 - 05:10:28 WIB

    Kemkumham Proses Remisi Idul Fitri 2016

    Kemkumham Proses Remisi Idul Fitri 2016 JAKARTA, HALUAN — Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkum­ham) tengah memproses pengajuan remisi Idul Fitri 2016/1437 Hijriah termasuk dari narapidana kasus korupsi..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM