Ekonomi Indonesia 2016 Menuju Fase Pemulihan


Sabtu,24 Desember 2016 - 00:25:58 WIB
Reporter : Tim Redaksi

PADANG, HALUAN — Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Hendar, menyampaikan, siklus ekonomi Indonesia mengindikasikan ekonomi Indonesia 2016 menuju fase pemulihan.

“Ini dilihat dari pertum­buhan ekonomi 2016 diper­kirakan sebesar 5,0 persen, meningkat 4,8 persen dari­pada 2015,” ujar Hendar pada pertemuan dengan pe­mangku kepentingan BI Wi­la­yah Sumbar di Kantor BI Sumbar, Jumat (23/12).

Ia menjelaskan, konsumsi ru­mah tangga pada 2016 se­besar 5,05 persen, naik dari­pa­da konsumsi rumah tangga pa­da 2015 yang sebe­sar 4,84 per­sen. Namun, konsumsi pe­merintah pada 2016 turun daripada kon­sumsi peme­rin­ tah pada 2015. Pada 2016, konsumsi peme­rintah sebesar -1,00 persen, sedangkan pada 2015 sebesar 5,38 persen.

“Secara spasial, pereko­nomian di beberapa wilayah masih relatif kuat. Pertum­buhan ekonomi di Jawa dan Sumatra masih tumbuh cu­kup kuat disertai dengan pertumbuhan ekonomi yang meningkat di Kawasan Timur Indonesia (KTI),” tuturnya.

Pertumbuhan ekonomi Jawa yang masih cukup kuat, kata Hendar, bersumber dari meningkatnya kinerja per­tanian, seiring dengan ber­langsungnya masa panen raya beberapa komoditas pangan di Jawa Barat dan Jawa Te­ngah. Sementara itu, pereko­nomian Sumatra juga masih cukup kuat karena disokong oleh lebih tingginya pertum­buhan sektor industri pengo­lahan dan perdagangan.

“Pertumbuhan ekonomi KTI meningkat didorong oleh peningkatan sektor pertanian, pertambangan dan kon­truk­si,” ucapnya.

Sementara itu, transmisi ke suku bunga deposito, kata Hendra, cukup kuat. Suku bunga deposito turun 14 bps menjadi 6,63 persen, teru­tama tenor 6 bulan dan 12 bulan yang turun 16 bps dan 24 bps menjadi 7,00 persen dan 7,19 persen.

“Pada November 2016, suku bunga kredit turun 5 bps, lebih cepat daripada sebelumnya yang hanya turun 2 bps. Secara year to date, suku bunga kredit hanya turun 67 bps menjadi 12,16 persen,” katanya. (h/win)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,06 Juli 2017 - 12:36:17 WIB

    Peningkatan Ekonomi, Sawahlunto Terapkan Menabung Rp1.000 per Hari

    Peningkatan Ekonomi, Sawahlunto Terapkan Menabung Rp1.000 per Hari SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM—Gerakan menabung seribu rupiah sehari dimulai di Kota Sawahlunto. Tidak hanya di kalangan pegawai pemerintah, gerakan yang ditujukan untuk memperkuat ekonomi individu dan keluarga itu, juga mula.
  • Kamis,04 Mei 2017 - 23:18:16 WIB

    Masa Depan Ekonomi Sumbar, Pariwisata dan Ekspor Komoditi

    Masa Depan Ekonomi Sumbar, Pariwisata dan Ekspor Komoditi PADANG, HARIANHALUAN.COM--Masa depan ekonomi Sumbar di masa datang, akan ditentukan oleh industri pariwisata dan ekspor berbasis komoditi unggulan. Karena itu, mulailah bersiap dari sekarang. .
  • Sabtu,15 April 2017 - 03:28:45 WIB

    Industri Sawit Tingkatkan Ekonomi Sumbar

    PADANG, HALUAN – Opini yang berkembang selama ini adalah industri minyak sawit hanya bermanfaat bagi pelakunya dan kurang memberi manfaat bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Padahal, industri minyak sawit berhas.
  • Kamis,15 Desember 2016 - 00:56:05 WIB

    Produk Usaha Didorong Jadi Sumber Ekonomi Keluarga

    PAINAN, HALUAN—Masyarakat pelaku usaha ekonomi kreatif Pesisir Selatan (Pessel) mendapatkan pembinaan dan pelatihan oleh pemerintah kabupaten setempat melalui Dinas Parawisata, Pemuda olahara ga, Budaya dan ekonomi kreatif .
  • Senin,24 Oktober 2016 - 01:06:16 WIB

    Pertumbuhan Ekonomi Syariah di Indonesia Kecil

    PADANG, HALUAN — Pertumbuhan ekonomi berbasis syariah di Indonesia baru mencapai 5 persen dari potensi maksimal yang bisa mencapai 15 persen. Menurut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM