KEANGGOTAAN INDONESIA DI ORGANISASI INTERNASIONAL

Jokowi: Harus Bermanfaat bagi Kepentingan Nasional


Jumat,23 Desember 2016 - 00:19:28 WIB

JAKARTA, HALUAN — Presiden, Jokowi, meminta dilakukannya evaluasi terkait dengan keanggotaan Indonesia di sejumlah organisasi internasional. Saat memimpin rapat terbatas mengenai evaluasi keanggotaan Indonesia di sejumlah organisasi internasional di Kantor Presiden, Jakarta, Jokowi menekankan bahwa keanggotaan Indonesia haruslah didasarkan pada kemanfaatan bagi kepentingan nasional Indonesia.

Ia menerangkan, saat ini Indonesia telah bergabung menjadi anggota bagi 233 orga­nisasi internasional. Hal tersebut tak dapat dimungkiri sebagai se­buah perwujudan amanah pem­bukaan konstitusi Indo­nesia.

“Sesuai dengan amanah dalam pembukaan konstitusi bahwa Indonesia ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, per­damaian abadi, dan keadilan sosial, maka sekarang Indonesia telah bergabung menjadi ang­gota 233 organisasi inter­nasio­nal,” ujar Jokowi dalam Biro Pers, Media dan Informasi Se­kretariat Presiden, yang di­terima Haluan, Kamis (22/12).

Meski demikian, Jokowi menegaskan, keanggotaan Indo­nesia tersebut haruslah dida­sarkan pada kepentingan nasio­nal, sebab jumlah ke­anggotaan di organisasi in­ternasional tersebut dirasa sangat banyak.

“Ini jumlah yang tidak kecil, sangat banyak. Tapi, saya ingin menekankan bahwa keang­gotaan Indonesia di organisasi-organisasi internasional harus didasarkan pada kemanfaatan bagi kepentingan nasional kita,” tuturnya.

Karena itu, Jokowi meng­instruksikan jajarannya untuk kembali melihat apakah keang­gotaan Indonesia tersebut mem­beri kontribusi nyata bagi ke­pen­tingan nasional. Jokowi tidak menginginkan nama In­donesia hanya ikut-ikutan dan terdaftar pada organisasi se­mentara dalam keanggotaannya tersebut Indonesia tidak me­mainkan peranan penting di dalamnya.

“Untuk itu, saya minta dila­kukan evaluasi sejauh mana keanggotaan kita di 233 orga­nisasi internasional tersebut memberi manfaat yang nyata atau tidak kepada kepentingan nasional kita. Jangan sampai kita ikut di organisasi inter­nasional itu hanya untuk for­malitas, hanya karena kita terdaftar namanya saja, kemu­dian ada ketidakaktifan di situ,” ucapnya.

Selain itu, Jokowi juga me­nyinggung soal konsekuensi lain dari keanggotaan Indonesia di sejumlah organisasi inter­na­sional tersebut. Masalah pen­danaan terhadap organisasi-organisasi merupakan salah satu di antaranya. Jokowi tidak ingin dana yang sudah dikeluarkan Indonesia menjadi sia-sia hanya karena tidak memberikan man­faat berarti untuk bangsa dan negara.

“Tentu saja konsekuensi dari keikutsertaan kita adalah kontri­busi dari segi pendanaan. Arti­nya kita harus memper­tim­bangkan juga kemampuan dan efektivitas penggunaan uang negara yang kita pakai untuk organisasi-organisasi itu. Ja­ngan sampai apa yang sudah kita berikan ke sana menjadi sia-sia karena tidak mem­berikan man­faat yang signi­fikan bagi bangsa, negara, dan rakyat,” kata Jokowi.

Hadir dalam rapat terbatas tersebut di antaranya Wapres Jusuf Kalla, Menkopolhukam Wiranto, Menko Pere­ko­no­mian Darmin Nasution, Menlu Retno Marsudi, Menteri Ke­uangan Sri Mulyani, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Men­teri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Perda­gangan Eng­gartiasto Lukita, Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ke­pala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Kepala BKPM Thomas Lembong. (h/rel/dib)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:38 WIB

    Di Pasaman, Potensi Peredaran Narkoba Masih Tinggi

    PASAMAN, HALUAN— Selama tahun 2014, Polres Pasaman ber­hasil menga­mankan barang bukti 47,787 kilogram ganja kering dan 24,28 gram sabu-sabu dengan total transaksi diperkirakan Rp200 juta.

    Kapo.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM