KEMBALI UKIR SEJARAH

Gubernur Sumbar Raih Penghargaan APE


Kamis,22 Desember 2016 - 01:12:57 WIB
Gubernur Sumbar Raih Penghargaan APE GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno menerima penghargaan Anugrah Prahita Ekapraya (APE) yang diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, Rabu malam (21/12) di Jakarta.

Pemprov Sumbar kembali me­raih penghargaan Anugerah Pa­rahita Ekapraya (APE) 2016. Peng­hargaan bergengsi dari Kementerian Pember­dayaan Perempuan dan Perlin­dungan Anak RI ini, bisa diraih karena Pemprov Sumbar melalui Badan Pem­ber­dayaan Perempuan dan Keluarga (BPPr-KB) dinilai berhasil membangun bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di daerahnya.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise,  kepada Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno di istana Wakil Presiden, Rabu (21/12). 

“Alhamdulillah, kita kembali mendapatkan peng­hargaan APE. Ini bukti keseriusan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana dalam member­

dayaan perempuan dan anak di daerah ini,” kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, di Jakarta, Rabu (21/12).

Disebutkan gubernur, APE diraih berdasarkan hasil penilaian komprehensif lintas SKPD dan lembaga terkait di provinsi yang mendukung program-program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, dengan lea­ding sektor pada Badan Pember­dayaan Perempuan dan Keluarga Berencana.

Penilaian ini dilaksanakan oleh tim independen dan Kemen­terian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI terha­dap penyelenggaraan terpadu pem­berdayaan perempuan dan perlin­dungan anak di Sumatera Barat. 

 “Dalam lima tahun terakhir, Sumatera Barat telah berhasil meraih penghargaan APE berturut turut dengan predikat Pratama dan Madya. Selain pemerintah provinsi, penghargaan APE tahun 2016 juga l diraih Kabupaten Agam, Kota Payakumbuh, dan Kota Bukittinggi,” sebut gubernur didampingi Kepala Badan Pem­berdayaan Perempuan dan KB Sumbar, Ratna Wilis.

Menurutnya, salah satu indi­kator penilaian APE adalah In­deks Pembangunan Gender (IPG). IPG diukur dari empat indikator yaitu angka harapan hidup, angka melek huruf, rata-rata lama seko­lah, dan pendapatan berdasarkan daya beli masyarakat.

 “IPG Sumatera Barat dalam 5 tahun terakhir selalu berada dalam rangking 5 besar nasional. Hal ini mengindikasikan bahwa kesenjangan antara laki laki dan perempuan berdasarkan keempat indikator tersebut telah berhasil dikurangi,” tambah Ratna Wilis.

Selain itu, Sumatera Barat juga telah menerapkan program nasio­nal yaitu three ends, yaitu akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan orang (TPPO), dan akhiri kesen­jangan ekonomi pada perempuan.

Sementara Wakil Presiden Jusuf Kalla mengata­kan, peng­hargaan terhadap perempuan di Indonesia lebih baik jika diban­dingkan di Amerika Serikat. Sebab, hak-hak perempuan di Indonesia dalam berpolitik dija­min secara penuh. Menurut dia, peranan perempuan semakin besar dalam kurun waktu 50 tahun terakhir.

“Amerika kita tahu semua baru saja ada pemilihan umum dan calon perempuan sekali lagi tidak bisa menjadi presiden. Di Indo­nesia, kita sudah pernah mempu­nyai presiden perempuan, guber­nur perempuan,” kata Wapres.

Tak hanya menduduki orang nomor satu di tingkat pusat maupun daerah, penghargaan terhadap perempuan juga diim­plementasikan dalam kabinet.

“Setidaknya, ada 24 persen perempuan yang duduk di kursi kabinet saat ini,” kata Wapres.

Wapres mendorong agar pera­nan perempuan dalam pemerin­tahan semakin ditingkatkan, terutama dalam hal menduduki posisi-posisi strategis di daerah.

 “Sayang, gubernur sekarang enggak ada perempuan, wakil gubernur ada perempuan, bupati banyak juga walikota. Tentu dibu­tuhkan lebih banyak lagi upaya untuk mendorongnya,” ujarnya.

 APE diberikan dalam rangka pengakuan dari pemerintah pusat pada pemerintah daerah yang telah melaksanakan pemba­ngu­nan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“APE yang telah diberikan menjadi wahana untuk meng­evaluasi dan mengukur kemajuan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Indonesia. APE mem­berikan gambaran nyata apa yang telah dilakukan di tingkat nasio­nal dan daerah,” kata Menteri PPPA, Yohana Yembise.

Pada 2016, Kementerian PPPA menetapkan penerima peng­harga­an adalah 12 kementerian/lem­baga, 17 pemprov, dan 84 peme­rintah kabupaten/kota. Penghar­gaan yang diserahkan setiap dua tahun sekali ini diberikan saat peringatan Hari Ibu. (h/adv)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:38 WIB

    Di Pasaman, Potensi Peredaran Narkoba Masih Tinggi

    PASAMAN, HALUAN— Selama tahun 2014, Polres Pasaman ber­hasil menga­mankan barang bukti 47,787 kilogram ganja kering dan 24,28 gram sabu-sabu dengan total transaksi diperkirakan Rp200 juta.

    Kapo.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM