WAKO ALI YUSUF JALANI SIDANG

Varietas Gadang Rumpun Kumbayau Bersertifikat Nasional


Kamis,22 Desember 2016 - 01:12:26 WIB
Varietas Gadang Rumpun Kumbayau Bersertifikat Nasional WALIKOTA Sawahlunto Ali Yusuf menyerahkan cenderamata kepada Ketua TP2V Balai Benih Nasional Kementerian Pertanian, Ir. Sigit Setiawan. (HUMAS)

Empat belas tahun men­jalani pemurnian, va­rietas padi lokal Ga­dang Rumpun Kumbayau Sa­wah­lunto, akhirnya men­da­patkan rekomendasi untuk dilepas dari Tim Penilai dan Pelepas Varietas (TP2V) Tana­man Pangan, Badan Benih Na­sio­nal Kementerian Pertanian.

Rekomendasi itu dinya­ta­kan TP2V Tanaman Pangan Badan Benih Nasional, setelah menjalani Sidang Pelepasan Varietas Padi Gadang Rumpun Kumbayau Sawahlunto, dengan

makalah yang dipaparkan lang­sung Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf, bersama Kepala Dinas Pertanian, Hilmed, di Hotel Salak Heritage, Bogor, Rabu (21/12).

Di hadapan 14 tim penilai, yang sebagian besar bergelar profesor itu, Ali Yusuf mengung­kapkan, varietas padi Gadang Rumpun Kumbayau memiliki kelebihan ketahanan di lahan yang tidak lembab, tahan akan hama, produksi padi yang mele­bihi rata-rata varietas lain, serta sangat cocok untuk lahan sawah tadah hujan.

Ali Yusuf mampu meyakin­kan 13 anggota tim TP2V yang diketuai Ir. Sigit Setiawan, MM, dengan mengungkapkan, pelepa­san varietas padi Gadang Rum­pun, selain akan mendongkrak produksi padi petani, juga akan mendukung pengembangan pari­wisata Sawahlunto.

“Sertifikat benih nasional yang melekat di varietas Gadang Rumpun Kumbayau menjadikan nilai plus bagi pariwisata. Sebab, hanya di Sawahlunto wisatawan dapat menikmati nasi dengan rasa dan aroma yang khas tersebut,” ujar Ali Yusuf kepada Haluan, usai pengumuman hasil sidang.

Menurut Bapak tiga anak itu, setelah tambang batubara habis, maka semua sektor mengarah pada satu fokus, yakni pengembangan sektor pariwisata. Termasuk, pendidikan, kesehatan, perin­dustrian, perdagangan, budaya maupun sektor pertanian.

Bagi Ali Yusuf, lolosnya va­rietas padi Gadang Rumpun Kumbayau mendapatkan legalitas sertifikat nasional, merupakan sebuah kran tersendiri bagi petani Sawahlunto untuk semakin sejah­tera. Selain benih varietas Gadang Rumpun Kumbayau bisa diguna­kan secara nasional, harga beras yang dihasilkan petani pun ter­bilang tinggi.

Kepala Dinas Pertanian, Hil­med bersama Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Heni purwaningsih mengungkapkan, produksi varietas Gadang Rum­pun Kumbayau untuk Gabah Kering Panen berkisar antara 6,8 ton hingga 8 ton setiap hektarnya.

Sementara itu, penemu varie­tas Gadang Rumpun Kumbayau, Syai’i Ma mengatakan, varietas padi Gadang Rumpun Kumbayau yang dikembangkannya, telah menjalani pemurnian sejak 12 tahun lalu, di atas lahan sawah seluas setengah hektar.

Semangat Syafi’i melakukan pemurnian, mendapatkan apre­siasi pemerintah terutama Wali­kota Sawahlunto, Ali Yusuf yang mendorong agar varietas yang dimurnikan, dilegalisasi untuk mendapatkan sertifikat benih nasional.

Syafi’i mengaku sangat bang­ga dengan diraihnya sertifikat benih nasional atas varietas Ga­dang Rumpun Kumbayau. Ia me­ngatakan, hal itu merupakan pengabdiannya terhadap Kota Sawahlunto tanah kelahirannya.

Bapak tiga anak dn suami dari Hariyus itu mengatakan, sebagai seorang petani, dirinya juga me­miliki kesempatan untuk ikut membangun kota, dengan menda­lami profesi yang ditekuni dengan sebaik-baiknya.

Penyajian Walikota Sawah­lunto Ali Yusuf di hadapan TP2V diperkuat, Ir. Syahrul Zen, peneliti dari Balai pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumbar, Edi Yarman, SP, M.Si, Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Sumbar, serta Ir. Abrar Hardi, peneliti dari BPSB Sumbar. (h/dil)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM