KONSERVASI PENYU

Kewenangan Dialihkan, Kegiatan Terkendala


Rabu,21 Desember 2016 - 00:12:56 WIB
Reporter : Tim Redaksi

PARIAMAN, HALUAN­ — ­­­Inkubasi telur penyu di Konservasi Penyu Kota Pariaman kini kosong. Kegiatan tidak dapat dilakukan karena peme­rintah kota tidak lagi menganggarkan biaya untuk memberi donasi kepada masya­rakat yang mengantar telur penyu ke tempat tersebut. Meskipun demikian, perawatan penyu-penyu yang ada itu masih bisa berlang­sung sampai akhir tahun ini.

“Donasi tidak dapat lagi diberikan kepada masyarakat pengantar telur penyu ke tempat ini. Anggaran tahun ini sudah habis dan tidak dianggarkan lagi, karena sejak Oktober lalu penge­lolaannya sudah ke Provinsi Sumbar,” kata Citra Aditur Bachri, Kepala UPTD Kon­ser­vasi, sebelum serah terima ke Provinsi Sumbar, Selasa (20/12).

Kini jumlah penyu yang ada cuma 70 ekor saja, se­men­tara 20 ribu tukik sudah dilepas semua ke laut. Kon­disi tempat inkubasi sudah kosong.

Menurut Citra, sebagian aset yang ada sudah berang­sur-angsur dipindahkan ke Dinas Kelau­tan Perikanan Kota Pariaman dari kawasan konsesrvasi penyu.

Dia mencontohkan, sara­na mobiler yang ada di kantor tersebut secara berangsur-angsur  mulai dibawa ke Dinas Kelautan kota setem­pat.

Mulai 1 Januari 2017, konservasi ini sudah dikelola oleh provinsi, sementara PNS Kota Pariaman yang ada di sana, belum tahu juga na­sibnya, entah di tarik ke kota atau ke provinsi, belum jelas sama sekali.

“Tentang konservasi pe­nyu, kita tunggu tahun 2017 bagaimana kelanjutan pe­ngelolaannya,” kata Citra.(h/tri)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM