Warga Dompak Diperlakukan Seperti Orang Asing


Selasa,20 Desember 2016 - 00:02:23 WIB
Warga Dompak Diperlakukan Seperti Orang Asing Warga Dompak Kepri datang ke Kantor Gubernur Kepri di Pulau Dompak, Senin (19/12) untuk mempertanyakan janji Gubernur Kepri mempekerjakan warga Dompak.

TANJUNGPINANG, Haluan — Belasan warga pulau Dompak mendatangi kantor Gubernur Kepri di pulau Dompak Tanjungpinang, Senin (19/12) siang. Mereka ingin bertemu Gubernur Kepri H Nurdin Basirun dan meminta kejelasan mengenai janjinya untuk mempekerjakan anak-anak Dompak.

Belasan warga itu diketuai Mukhtar, seorang mahasiswa yang berasal dari Dom­pak. ”Kami datang untuk ber­sila­turahim dengan Pak Gubernur dan Pak Sekdaprov (TS Arif Fadillah_red),” kata Mukhtar.

Dia menjelaskan, belasan warga Dompak itu mem­per­tanya­kan standarisasi pe­neri­ma­an tenaga harian lepas (THL) dan honorer di lingkup Pem­prov Kepri.Pertanyaan itu mun­cul setelah warga pulau ini menilai diperlakukan seperti orang asing oleh Pemprov Ke­pri. Padahal, pusat pe­me­rinta­han provinsi itu berada persis di daerah Dompak.

“Apa sih standarisasi pe­ne­ri­­maan honorer? Apakah THL dan tenaga honorer yang di­te­rima itu memiliki kualitas pen­didikan tinggi, punya kerabat atau tim sukses?. Kok, kami orang Dompak diperlakukan seperti orang asing terkait kesempatan kerja di sini,” kata Mukhtar.

Mukhtar mengaku pernah mengakomodir puluhan anak Dompak untuk berkerja di kantor Gubernur Kepri.Nama-nama mereka sudah diserahkan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri. Na­mun, sampai saat ini, nama-nama tersebut belum juga di­proses.

“Dulu, saat bertemu Pak Gubernur, beliau langsung me­merintahkan Kepala Dispora Kepri untuk menganggarkan usulan ini. Tetapi perintah ini terkesan dielakkan,” kata Mukhtar.

Menurut Mukhar, gelagat pengelakan perintah Nurdin itu terlihat dari belum ada anak-anak Dompak yang dipanggil untuk bekerja. Padahal be­berapa pekan terakhir, sejumlah dinas, badan dan biro di Pem­prov Kepri merekrut penerima­an THL dan tenaga honorer.

“Beberapa waktu terakhir, ada penerimaan tenaga honorer. Bahkan ada yang menerima sampai 100 orang. Mengapa anak-anak kami tidak dia­ko­modir,” kata Mukhtar.

Dia menegaskan, jatah pe­ne­­rimaan THL dan tenaga ho­no­rer itu mesti dibagi secara merata.

Jatah tersebut pun se­harus­nya juga diberikan ke­pada anak-anak Dompak. “Ka­mi kerja apa saja, mau cabut rumput pun tak apalah. Intinya ada kerja yang manusiawi bagi kami sesuai dengan ke­mam­puan kami,” ujar Mukhtar.(h/trn)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM