PERINGATAN HARI BUMI KE-46 TINGKAT SUMBAR

Tanam Pohon Agar Bencana Tak Melanda


Senin,19 Desember 2016 - 02:07:14 WIB
Tanam Pohon Agar Bencana Tak Melanda KETUA TP PKK Provinsi Sumbar Hj Nevi Zu’airina Irwan Prayitno disaksikan Bupati Solok H. Gusmal SE MM Dt Rajo Lelo dan Ketua TP PKK Kabupaten Solok Hj Desna Devi Gusmal SH, menanam bibit pohon di Taman Hutan Kota Terpadu, Sabtu (17/12) di Arosuka.

 AROSUKA, HALUAN —  Peristiwa bencana  alam diduga akan terus meningkat karena dipicu fenomena perubahan iklim global dan degradasi lingkungan. Oleh karena itu, bumi perlu dijaga agar tak binasa, dan resiko bencana harus ditekan se­kecil mungkin. Salah satu­nya dengan menanam dan memelihara  pohon.

Bupati Solok, H. Gusmal SE MM Dt Rajo Lelo sa­at memperingati Hari Bumi ke-46 tahun 2016 Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Taman Hutan Kota Terpadu (THKT) Aro Suka, Sabtu (17/12) mengatakan, pohon sebagai unsur utama pembentuk hutan merupakan solusi terbaik dan terpenting dalam menangani dampak perubahan iklim, yang salah satunya dapat meng­akibat­kan kekeringan dan datangnya beragam bencana.

Pohon sangat bermamfaat dalam menahan laju air dan erosi. Juga sangat membantu menjaga kesuburan tanah, mampu meng­hasilkan oksigen dan mengurangi karbon dioksida, serta ber­kon­tribusi dalam menciptakan ling­kungan yang nyaman. Namun lebih dari semua itu, pohon memiliki peran strategis sebagai penyedia makanan atau produsen pangan.

“Apabila pohon yang ber­fungsi sebagai produsen pangan sempat terganggu keberadaannya atau terancam kepunahan, maka dipastikan semua makhluk lain yang hidup di muka bumi ini akan terancam kepunahan pula,” ujar Gusmal.

Pemerintah Kabupaten Solok sendiri, kata Gusmal tidak hanya memandang menanam dan meme­lihara pohon sebagai langkah antisipasi meminimalisasi resiko bencana. Melainkan melihatnya sebagai peluang untuk mening­katkan ekonomi kerakyatan seka­ligus sebagai upaya mewujudkan Taman Hutan Kota Terpadu Aro­suka sebagai salah satu destinasi wisata halal berkualitas.

Diungkapkannya, setelah la­ma terbengkalai, pada tahun 2017 mendatang, pembangunan Taman Hutan Kota Terpadu Aro­suka akan dilanjutkan kembali. Master plannya sudah selesai dan lahan seluas 14 hektare ini akan dibenahi sedemikian rupa, se­hingga layak untuk dikunjungi dan disinggahi.

Taman Hutan Kota Terpadu akan dilengkapi dengan tempat penginapan keluarga, arena ber­main untuk anak-anak, air man­cur, kolam pemandian air panas, kolam pemandian anak-anak dan kolam pancing.

Untuk menyalurkan bakat generasi muda, Taman Hutan Kota Terpadu juga menyediakan fasilitas seperti amphiteatre, baik dalam bentuk medan nan bapa­neh, maupun dalam bentuk stage, camping ground, out bond, war game dan hiking track.

Di samping menyediakan restouran, café bamboo, dan souvenier mall, Taman Hutan Kota Terpadu juga dilengkapi dengan kebun binatang mini yang menampilkan berbagai species burung dan plasma nutfah Kabu­paten Solok, seperti ayam kukuak balenggek.

“Saat ini orang berkunjung ke Arosuka baru hanya bisa me­nyaksikan tugu ayam kukuak balenggek. Dengan adanya kebun binatang mini, kedepan orang akan melihat yang aslinya,” kata Gusmal.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat, Hj. Nevi Zu’airina Irwan Prayitno sangat mendukung Pemkab Solok men­ja­dikan kegiatan menanam dan memelihara pohon sebagai usaha meningkatkan ekonomi kerak­yatan dan sebagai upaya mewu­judkan Taman Hutan Kota Terpa­du Arosuka, sebagai salah satu destinasi wisata halal.

“Kita sangat  berharap kegia­tan menanam dan memelihara pohon di  Taman Hutan Kota Terpadu Arosuka ini, bisa menja­dikan daerah ini sebagai destinasi wisata halal. Akan tetapi kita juga khawatir, jangan-jangan pohon yang indah dan rindang ini nantinya justru malah membuat Taman Hutan Kota Terpadu justru jadi destinasi wisata tak halal. Mudah-mudahan kekhawatiran itu tak akan pernah terjadi,” kata Hj. Nevi.

Dikatakannya, upaya mena­nam dan memelihara pohon meru­pakan sumbangan terbesar terha­dap bumi dan lingkungan hidup. Terkait hal itu, dalam mempe­ringati Hari Bumi ini, Pemprov Sumbar telah mengupayakan bantuan bibit dari Dinas Kehu­tanan sebanyak 1.000 batang dengan jenis lengkeng, sirsak, sukun, belimbing, matoa dan durian. Kemudian ditambah ban­tuan bibit buah-buahan dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan seba­nyak 500 batang dengan perin­cian 250 batang jeruk gunung emas dan 250 batang jeruk nipis.

“Mudah mudahan bibit ini dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya,” ujar Hj. Nevi.

Sementara itu Ketua Tim Peng­gerak PKK Kabupaten So­lok, Hj Desna Devi Gusmal SH mengatakan, dalam memperingati Hari Bumi ini Kabupaten Solok mendapat bantuan bibit dari Pemprov Sumatera Barat seba­nyak 1.500 batang yang terdiri dari lengkeng, sirsak, belimbing, sukun, jeruk gunung emas dan jerik nipis.

Dari 1.500 batang bibit itu, 26 batang diantaranya ditanam di lokasi Taman Hutan Kota Ter­padu Arosuka, sedangkan sisanya akan dibagikan ke nagari-nagari binaan TP PKK Kab Solok.

“Agar bibit ini lebih berman­faat kepada pengurus TP PKK di nagari agar ikut berpartisipasi menanam dan memelihara pohon ini di nagari masing-masing,” kata Desna. (adv)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM