Perdana Menteri Australia Ingin Negaranya Jadi Republik


Senin,19 Desember 2016 - 01:20:40 WIB
Reporter : Tim Redaksi

CANBERRA, HALUAN — Per­­dana Menteri (PM) Austra­lia, Malcolm Turnbull, mengu­ta­rakan, keinginannya agar Negeri Kanguru menjadi re­pub­lik bebas dari pengaruh Inggris. Namun, ia menegas­kan, hal itu direalisasikan usai masa Pemerintahan Ratu Eli­za­beth

“Tujuan dari Australian Republican Movement (ARM) merupakan tujuan dari Aus­tralia. Kami tidak mengurangi atau tidak menghormati pa­trio­tisme mereka-mereka yang mengambil pandangan yang berbeda, tapi kami tidak memiliki motif lain, tidak ada alasan lain selain cinta ne­gara,” ujar Turnbull terkait menjadikan Australia menjadi negara republik pada pidato­nya di depan para anggota ARM, sebagaimana dikutip dari AFP, Minggu (18/12).

Banyak warga Negeri Ka­nguru memandang kekuasaan kerajaan Inggris di sana hanya simbolis semata. Namun, Ratu Elizabeth tetap populer di kalangan warga Australia sehingga hal itu menimbulkan dua persepsi terkait isu repub­lik, ada yang tetap ingin di ba­wah Inggris, ada juga yang ingin Australia berpisah.

Namun, kritikan pedas muncul dari Partai Liberal konservatif terkait pandangan Turnbull. Turnbull yang juga anggota partai tersebut di­pandangan dukungannya ter­ha­dap republik hanya akan merusak pemerintah.

Akan tetapi, sang PM Aus­tralia menegaskan para warga Australia tidak menginginkan adanya referendum lagi sela­ma Ratu Elizabeth memim­pin Inggris. Sekadar infor­masi, referendum republik di Aus­tralia terakhir dia­dakan pada 6 November 1999 dengan 54,87 persen warganya menolak referen­dum tersebut. (h/okz) 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM