Trump Indikasikan AS Akhiri Kebijakan ‘Satu Cina’


Selasa,13 Desember 2016 - 00:55:21 WIB

NEW YORK, HALUAN—Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, mengin­dikasikan kemungkinan untuk mengakhiri kebijakan “Satu Cina” yang telah diberla­kukan AS sejak 1979.

Saat berbicara dalam sesi wawancara dengan Fox News, Trump mengaku tidak punya alasan mengapa kebijakan “Satu Cina” harus tetap dilanjutkan tanpa konsesi berarti dari Beijing.

“Saya tidak tahu mengapa kita harus terikat dengan kebijakan ‘Satu Cina’, kecuali kita membuat perjanjian dengan Cina yang terkait dengan hal-hal lain, termasuk perdagangan,” ujar Trump.

Ucapan Trump mengemuka setelah dia menerima panggilan telepon dari pemim­pin Taiwan, Tsai Ing-wen, awal pekan lalu. Pembicaraan Trump dan Tsai sontak memicu kemarahan media pemerintah Cina dan membuat Beijing menyampaikan protes resmi. Selama berpuluh tahun, belum ada presiden atau presiden terpilih AS yang pernah berbicara secara langsung dengan pemimpin Taiwan. Namun, kepa­da Fox News, Trump menegaskan, Beijing tidak berhak menentukan apakah dia bisa berbicara dengan pemimpin Taiwan atau tidak.

“Saya tidak ingin Cina mendikte saya dan panggilan telepon itu diserahkan kepada saya. Pembicaraannya sangat bagus. Singkat. Dan mengapa ada negara bisa mengatakan bahwa saya tidak bisa menerima panggilan telepon? Sejujurnya saya pikir sangat tidak hormat tidak menerimanya,” tutur Trump.

Trump menuding Cina tidak bekerja sama dengan AS soal penanganan mata uang yuan, soal Korea Utara, dan mengenai ketegangan di Laut Cina Selatan.

Memutus hubungan diplomatik dengan Taiwan Kebijakan “Satu Cina”, yang artinya hanya menjalin hubungan diplomatik dengan Republik Rakyat Cina, dimulai pada 1979 saat Presiden AS kala itu, Jimmy Carter, memutus hubungan dengan Taiwan sebelum membuka Kedutaan Besar AS di Beijing.

Michael Bristow, analis BBC mengenai Cina, mengatakan, kebijakan ‘Satu Cina’ adalah fondasi hubungan AS-Cina meng­ingat Beijing selalu menganggap Taiwan adalah bagian dari wilayahnya.

“Trump menilai kebijakan Satu Cina dapat digunakan sebagai alat negosiasi dalam hal-hal lain, seperti perdagangan,” ujarnya.

“Namun, sulit membayangkan situasi itu dapat diterima Beijing,” kata Bristow.

Setelah komentar Trump dilansir, tajuk rencana surat kabar pemerintah Cina, Global Times, menyoroti Trump secara langsung.

Tajuk rencana itu berjudul, ‘Tuan Trump mohon dengarkan baik-baik: kebijakan Satu Cina tidak bisa diper dagangkan’. (h/kcm)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM