Ini Pesan Okky Asokawati untuk Kaum Perempuan


Selasa,13 Desember 2016 - 00:55:04 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Ini Pesan Okky Asokawati untuk Kaum Perempuan Anggota DPR RI Okky Asokawati menerima cenderamata berupa songket khas Silungkang dari Walikota Sawahlunto. (HUMAS)

SAWAHLUNTO, HALUAN — Perlu penguatan peran perem­puan, dalam lingkungan ma­syarakat, berbangsa dan berne­gara, melalui penguasaan isu dan reformasi, serta keterampilan dalam berpolitik. Secara nasional, keterwakilan perempuan di legis­latif mengalami penurunan.

“Untuk itu perempuan harus hati-hati dalam mengonsumsi makanan, terutama makanan mental,” ujar Anggota DPR RI Dra Hj Okky Asokawati MSi, dalam Sosialisasi Dunia Politik bagi Perempuan, di Kota Sa­wahlunto, Senin (12/12).

Menurut Okky, bagaimana pe­rempuan bisa berperan dalam pem­bangunan, jika konsumsi men­talnya sehari-hari hanya se­putaran gosip dan perkem­bangan selebriti, yang merupakan isu-isu yang tidak berpengaruh terhadap kebangsaan dan ber­negara.

Legislator dari Partai Persa­tuan Pembangunan itu mengata­kan, keterwakilan perempuan da­lam dua periode, khususnya di DPR RI mengalami penurunan. Jika periode 2009 - 2014 men­capai 18 persen, dalam periode saat ini turun ke posisi 17 persen.

Menurut Okky, di satu sisi, partai politik selalu beralasan sulitnya menemukan perempuan potensial untuk dicalonkan guna memenuhi kuota pencaloan 30 persen. Selain itu, pencalonan perempuan minimal 30 persen juga terkesan hanya untuk meme­nuhi persyaratan.

Untuk itu, dibutuhkan meka­nisme pendidikan berpolitik, kaderisasi dan rekrutmen yang serius dari partai politik. Sebab, keberadaan perempuan di parle­men juga bukan sekedar jumlah, namun juga kualitas perempuan yang memadai.

Walikota Sawahlunto Ali Yusuf, ketika membuka sosia­lisasi mengatakan, perempuan merupakan segala-galanya. Peran perempuan dalam perkembangan generasi sangat besar, untuk itu perlu upaya menciptakan perem­puan yang berkualitas.

“Peran perempuan sangat besar. Bahkan di balik keber­hasilan seorang suami, ada peran seorang perempuan di be­la­kangnya,” tambah Ali Yusuf.

Sementara itu, Ketua Pelak­sana Sosialisasi Dunia Politik bagi Perempuan, Adriyusman mengatakan berdasarkan data Kementerian Pemberdayaan Pe­rem­puan dan Perlindungan Anak RI, secara nasional tahun 2013 baru 13 persen perempuan men­duduki jabatan eksekutif.

Untuk Sumatera Barat di tahun 2014 hanya mencapai angka 7,38 persen perempuan yang duduk di legislatif. Sedang­kan untuk Kota Sawahlunto sendiri, tahun 2014 sudah men­capai angka 20 persen di legislatif dan hampir 25 persen jabatan struktural eselon II dan III. (h/dil)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM