Jepang-Rusia Belum Sepakat Akhiri Sengketa


Jumat,09 Desember 2016 - 01:00:25 WIB
Reporter : Tim Redaksi

TOKYO, HALUAN — Pemimpin Jepang dan Rusia berencana meningkatkan kerja­sama bisnis melalui pertemuan pada pekan depan. Namun, pertemuan tersebut di­perkira­kan tidak akan menghasilkan terobosan penyelesaian sengketa wilayah yang membatasi hubungan baik kedua negara sejak era Perang Dunia II.

Dilansir dari Express, Kamis (8/12) Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, pada September, berjanji akan menyelesaikan permasalahan teritorial dengan Rusia setelah sebelumnya selalu berujung ke­bun­tu­an. Wacana kerja­sama ini diharapkan akan membantu Jepang melawan per­kem­bangan Cina. Abe mengungkapkan, ia menaruh harapan tinggi pada pertemuan ini. Namun, ia menambahkan, masalah teritorial tidak bisa diselesaikan dalam satu pertemuan.

“Kami tidak boleh terlalu berharap. Namun, jika ada satu langkah baru terkait resolusi sengketa wilayah, rasanya cukup,” ujar seorang politikus Jepang yang telah lama terlibat dalam hubungan Jepang-Rusia, Muneo Suzuki.

Perseteruan terkait teritorial kedua negara bermula ketika akhir Perang Dunia II. Rusia, yang saat itu masih disebut Uni Soviet, merebut dua dari empat pulau di Hokaido, Jepang. Di Jepang, kedua pulau tersebut dikenal sebagai kawasan utara, sedangkan oleh Rusia, wilayah itu dikenal sebagai Kuril Selatan.

Sejatinya, hubungan kedua negara telah membaik sejak akhir Perang Dingin. Tetapi pihak oposisi di dalam negeri Rusia dan Jepang tetap memprotes status ke­pemili­kan pulau-pulau tersebut yang sekarang masih berada di bawah kendali Rusia.  (h/okz)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM