STAI-SNI Nyaris Kehabisan Mahasiswa


Jumat,09 Desember 2016 - 00:58:31 WIB
Reporter : Tim Redaksi

SOLOK, HALUAN — Se­kolah Tinggi Agama Islam Solok Nan Indah (STAI-SNI) diprediksi gulung tikar dalam beberapa tahun ke depan jika calon mahasiswa untuk semester I tidak ada yang mendaftar. Mahasiswa yang ada sekarang, dalam 2 tahun lagi akan me­ngakhiri perkuliahan.

Ketua STAI SNI Masri El­mahsabidin kepada Haluan di kampusnya, Rabu (7/12), me­ngatakan, jumlah mahasiswa STAI saat ini lebih dari 2.000 orang, semuanya itu berada pada semester IV dan V yang akan mengakhiri proses perku­liahan, sedang adik-adiknya tidak ada lagi. Sejak tahun 2014, 2015 dan 2016 tidak ada calon mahasiswa STAI – SNI.

Makanya diprediksi, 2 tahun lagi STAI SNI yang merupakan kebanggaan masyarakat Kabu­paten dan Kota Solok, bisa non aktif (NA) karena tidak ada lagi yang akan dididik di kampus.

Untuk mementahkan kekha­watiran itu, segenap komponen STAI SNI harus bekerja keras dan memberikan keyakinan pada masyarakat tentang situasi STAI SNI.

Menurut Masri, terjadinya kekosongan calon mahasiswa di STAI SNI sebenarnya sudah diketahui banyak orang yang diawali dengan status Uni­versitas Islam Sumatera Barat (UISB) yang tidak memiliki legalitas dari pemerintah pusat. UISB berada di bawah naungan Yayasan Pengembangan Pem­bangunan Pendidikan Solok Nan Indah (YP3SNI) yang juga menaungi STAI SNI.

Kasus UISB bermuara ke pengadilan karena dianggap merugikan mahasiswa, kemu­dian berlanjut lagi pada bongkar pasang ketua STAI dan ditandai dengan aksi demo mahasiswa terhadap pengurus yayasan yang tidak mengurus STAI selama ini. Aksi demo berkali-kali itu membuat tingkat kepercayaan masyarakat berkurang pada STAI SNI.

Kendati sekarang situasi STAI sudah tenang dan damai sejak Masri Elmahsabidin diper­caya memimpin STAI, sejak Januari lalu, merangkap Rektor UISB, namun untuk mengem­balikan kepercayaan masyarakat tidaklah semudah membalik telapak tangan, membutuhkan waktu dan kesabaran.

Seluruh elemen, baik ma­hasiswa, alumni, dosen, karya­wan dan yayasan, haruslah bekerja keras untuk meyakinkan masyarakat tentang kondisi STAI saat ini.

STAI yang merupakan ke­bang­gaan masyarakat kabu­paten dan Kota Solok karena satu-satunya perguruan tinggi yang berbasis Islami berada di Kota Solok.

Untuk menambah kegaira­han perkuliahan, STAI Solok Nan Indah melebarkan sayap dengan menambah kampus di jalan utama bypass Keluarahan KTK Kota Solok. Kampus yang ada sekarang kurang rep­resen­tatif.

Pihak yayasan dan dosen di STAI sudah melakukan pem­bicaraan dengan pemilik gedung yang saat ini belum dipro­duktifkan sehingga STAI bisa melaksanakan proses belajar mengajar di lokasi yang baru tahun depan.(h/alf)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,01 April 2016 - 03:52:36 WIB

    Kisruh STAI-SNI Kian Meruncing

    SOLOK, HALUAN — Hampir dua minggu berlalu, Sekolah Tinggi Agama Islam Solok Nan Indah (STAI-SNI) kini ibarat ayam kehilanga induk. Pasalnya, hingga saat ini, para pemimpin STAI tidak lagi muncul ke kampus, begitu juga Ketua.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM