TAAT MENGELOLA LINGKUNGAN

Semen Padang Raih Proper Hijau


Kamis,08 Desember 2016 - 01:50:33 WIB
Semen Padang Raih Proper Hijau DIRUT PT Semen Padang, Benny Wendry menerima Penghargaan Proper Hijau yang diserahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar di Istana Wakil Presiden Jakarta, Rabu (7/12). (HUMAS PTSP)

JAKARTA, HALUAN — Sebagai bukti ketaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan, PT Semen Padang (PTSP) meraih Proper Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sertifikat Proper Hijau tersebut dise­rahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar yang diterima Direktur Utama PTSP, Benny Wendry di Istana Wakil Presiden Jakarta, Rabu (7/12).

“Alhamdulillah setelah 13 tahun bertahan di Proper Biru, PT Semen Padang naik peringkat dengan meraih Proper Hijau. Ini menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan hidup di PT Semen Padang sudah baik,” kata Direktur Utama PT Semen Padang, Benny Wendry  di Jakarta, Rabu (7/12).

Benny menjelaskan, dengan  meraih Proper Hijau itu berarti PT Semen Padang  telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan dalam peraturan (beyond compliance) melalui pelaksanaan sistem pe­ngelolaan lingkungan, peman­faatan sumber daya secara efisien melalui upaya 4R (Reduce, Reuse, Recycle, dan Recovery), dan mela­kukan upaya tanggung jawab sosial (CSR/Comdev) yang baik.

PT Semen Padang, katanya,  sesuai dengan visi dan misinya, selalu berkomitmen untuk mem­perhatikan lingkungan. Dan, penerapan Proper oleh Kemen­terian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sangat sejalan dengan visi Semen Padang yaitu, “Men­jadi Perusahaan Persemenan yang Andal, Unggul dan Berwawasan Lingkungan di Indonesia Bagian Barat dan Asia Tenggara” dan Meaning “ Giving The Best to Build a Better Life”.

Benny menyatakan, keber­hasilan PT Semen Padang meraih Proper Hijau selain kerja keras semua jajarannya, namun tidak terlepas dari dukungan seluruh stakeholders, baik masyarakat lingkungan, tokoh masyarakat, jajaran Pemko, Pemprov, dan berbagai pihak lainnya.

Untuk itu, orang nomor satu PT Semen Padang itu menyam­paikan terimakasih atas duku­ngan seluruh stakeholders terse­but. “Terimakasih atas dukungan semua pihak. Kami juga akan terus berusaha meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan. Mudah-mudahan, beberapa tahun lagi Semen Padang bisa meraih Proper Emas,” kata Benny.

Pada penilaian Proper,  PT Semen Padang telah  menam­pilkan berbagai keunggulan, seperti menjadi pabrik semen pertama di Indonesia yang mela­kukan upaya efisiensi energi dengan memanfaatkan gas panas yang terbuang dari proses pro­duksi untuk membangkitkan tenaga listrik melalui Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas Panas Buang (Waste Heat Re­covery Power Generation – WHRPG) yang diresmikan pada bulan Oktober 2011.

PT Semen Padang telah ber­upaya melakukan pelestarian tanaman-tanaman langka yang bermuatan lokal. Tanaman ini merupakan tanaman asli Suma­tera Barat yang jarang ditemukan lagi di hutan-hutan Sumatera.

Selain itu, keberhasilan PT Semen Padang meraih prestasi ini juga didukung berbagai pen­capaian  perusahaan di bidang lingkungan, seperti meraih peng­hargaan pada ASEAN Energi Award 2014, Juara 1 Penghargaan Efisiensi Energi Nasional (PEEN) 2013 (Kategori Manajemen Energi di Industri dan Bangunan Gedung dengan sub kategori Industri Besar), Penghargaan Industri Hijau 2014, The Best Improvement of ISO 14001:2004, Gold Award Bidang Lingkungan untuk “Semen Padang Clean and Green Program” pada ajang CSR Award tahun 2011, SICS Award – Best of The Best In Environmental Management System, tahun 2007, The Best ISO 14001:2004 Imple­mentation.Keselamatan & Kesehatan Kerja: SMK3 Bendera Emas, Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident Award).

Proper merupakan salah satu instrumen kebijakan pemerintah dalam kegiatan pengawasan, yang melihat ketaatan perusahaan da­lam pengelolaan lingkungan. Aspek pengelolaan lingkungan yang terkait dengan Proper antara lain, pengawasan penaatan, pene­rapan keterbukaan dalam  pe­ngelolaan lingkungan atau public right to know, pelibatan masya­rakat dalam pengelolaan lingku­ngan hidup dan pelaksanaan kewajiban perusahaan untuk menyampaikan informasi terkait pengelolaan lingkungan.

Program PROPER dilak­sana­kan Kementerian Lingkungan Hidup  sejak 1990 yang dulunya dikenal dengan PROKASIH (Pro­gram Kali Bersih). Pada per­kembangannya,  pada tahun 1995 berubah menjadi PROPER PROKASIH (khusus pengen­da­lian pencemaran air). Pada tahun 2002 hingga sekarang berubah menjadi PROPER yang caku­pannya menjadi lebih luas yaitu pengendalian pencemaran air, pengendalian pencemaran udara dan pengelolaan limbah B3) Dengan lahirnya UU 32 tahun 2009 ke depan PROPER diha­ruskan mampu mencerminkan kinerja pengelolaan lingkungan sebenarnya.

Setiap perusahaan yang me­ngikuti penilaian Proper, akan memperoleh peringkat kinerja tertentu. Kinerja tertinggi meraih kategori warna emas, di bawahnya warna hijau. Secara berturut-turut warna biru, warna merah dan warna hitam kategori paling rendah.

Pada penilaian Proper tahun 2016, terdapat 592 perusahaan kandidat calon penerima proper hijau. namun yang mengum­pulkan data hanya 443 peru­sahaan.

Perusahaan yang masuk dalam kandidat hijau memiliki nilai rata-rata RKPL 31,14 dari delapan aspek yang dinilai dalam doku­men hijau. Delapan aspek itu berdasarkan pada Permen 03 tahun 2014 yakni; sistem mana­jemen lingkungan, efisiensi ener­gi, pengurangan dan pemanfaatan limbah B3, penurunan emisi dan gas rumah kaca, 3R limbah padat non B3, efisiensi air, perlin­dungan keanekaragaman hayati, dan pengembangan masyarakat dengan nilai masing-masing poin 100. (adv)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM