DALAM SEHARI

Padang Raih Dua Penghargaan


Kamis,08 Desember 2016 - 01:49:56 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Padang Raih Dua Penghargaan WALIKOTA Padang Mahyeldi Ansharullah menerima penghargaan Anugerah Dana Rakca 2016 yang diserahkan oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara.

JAKARTA, HALUAN —  Luar biasa. Agaknya kata itu pantas disematkan pada Pemko Padang. Dalam sehari, ibukota provinsi Sumbar itu meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus, masing-masing Anugerah Dana Rakca 2016 dan Predikat Kepatuhan Tinggi Terhadap Standar Pelayanan Publik.

Rabu (7/12), Walikota Padang H. Mahyeldi An­sharullah Dt Marajo, menjemput kedua penghargaan itu ke Jakarta. Penghargaan per­tama yang diperoleh yaitu Anu­gerah Dana Rakca 2016 yang diserahkan Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara.

Satunya lagi penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi Ter­hadap Standar Pelayanan Publik diserahkan Ketua Ombudsman RI Professor Amzulian Rifai di Hotel Borobudur Jakarta Pusat.

Walikota Padang Mahyeldi mengatakan, penghargaan Anu­gerah Dana Rakca dari Kemen­terian Keuangan ini merupakan buah kesungguhan dan kese­riusan jajaran Pemko Padang. Berkat kesungguhan Pemko Pa­dang selama ini, akhirnya meraih dana insentif daerah sebesar Rp52,7 miliar. Bahkan jumlah dana insentif yang diterima jauh meningkat dibanding tahun se­belumnya.

“Peningkatannya lebih 1000 persen dari tahun lalu,” ujar Mahyeldi didampingi Sekdako Padang Asnel, Kepala Inspektorat Padang Andri Yulika, Kepala BPKA Padang Syahrul, serta Kabag Humas Mursalim.

Di Sumatera Barat, hanya Padang, Payakumbuh dan Pem­prov Sumbar yang mendapatkan penghargaan ini. Kriteria peng­hargaan yang diperoleh Padang, yakni daerah berkinerja baik di bidang pengelolaan keuangan daerah, pelayanan dasar publik, serta ekonomi dan kesejahteraan. Padang mendapat nilai BB. Nilai ini meningkat dari tahun lalu.

“Ada beberapa hal yang mel­andasi diraihnya penghargaan ini, seperti laporan keuangan yang cukup baik, serta pelayanan dan anggaran kepada masyarakat, pendidikan, kesehatan dan kegia­tan lainnya,” tukas Walikota Padang.

Walikota juga menegaskan, pihaknya akan bergerak lebih cepat dalam bekerja. Apalagi pada tahun 2017 nanti sudah dengan struktur organisasi yang baru.

“Kita akan segera melakukan tender, sehingga serapan angga­ran 2017 lebih cepat lagi. Dengan begitu, roda perekonomian akan bergerak dengan cepat,” se­butnya.

Mahyeldi juga mengucapkan terimakasih kepada DPRD Kota Padang yang memiliki semangat yang tinggi untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Dengan semangat itu, akhirnya pelaporan APBD Kota Padang tepat waktu. Sehingga hal ini menjadi salah satu kriteria pe­nilaian pada penghargaan ini.

“Ditambah lagi dukungan DPRD yang cukup baik, mulai dari pembahasan APBD, pengi­riman dokumen APBD, RKA hingga KUA-PPAS serta peneta­pan APBD. Mudah-mudahan se­mangat seperti ini memberi rasa optimisme kepada Kota Padang dan terbangun kesepahaman,” ungkapnya.

Penghargaan Pelayanan Publik

Setelah menjemput Anugerah Dana Rakca 2016, Walikota Pa­dang kemudian menuju Hotel Borobudur. Di sini, Mahyeldi menerima Predikat Kepatuhan Tinggi Terhadap Standar Pelaya­nan Publik dari Ombudsman RI. Acara ini dihadiri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Mahyeldi menyebut, peng­hargaan ini menjawab kualitas pelayanan publik di Padang. Berkat kepedulian dan perhatian seluruh SKPD di Pemko Padang kepada masyarakat, akhirnya penghargaan ini berhasil diterima.

“Pelayanan adalah hak publik. Pelayanan yang baik itulah yang diperlukan masyarakat,” tutur Walikota Padang.

Meski begitu, Pemko Padang tak ingin besar kepala. Justru sebaliknya, bertekad untuk terus meningkatkan pelayanan kepada warga sehingga masyarakat ter­layani dengan prima.

“Penilaian yang dilakukan kali ini yakni penilaian kepada perangkat, kita berharap dan berupaya nantinya kualitas pela­yanan kita lebih baik,” terangnya.

Padang mengalami pening­katan dibanding tahun lalu. Saat ini Padang telah berada di zona hijau atas hasil survei yang dila­kukan Ombudsman RI. Ke depan, Mahyeldi menargetkan kelengkapan sarana pelayanan lebih baik, sehingga kepuasan masyarakat meningkat.

“Terimakasih atas partisipasi dan masukan dari warga kepada kita. Ini akan menjadi pelecut semangat bagi kami untuk lebih baik lagi,” pungkas Mahyeldi.

Informasi yang didapat, survei kepatuhan standar pelayanan publik tahun 2016 itu dilakukan Ombudsman terhadap 12 ribu produk layanan yang ada di 25 kementerian, 15 lembaga, 33 provinsi, 85 kabupaten dan 55 kota.

Dari 25 kementerian yang disurvei Ombudsman, 11 ke­menterian mendapatkan peni­laian kepatuhan tinggi atau ma­suk dalam zona hijau. Sedangkan lembaga yang mendapatkan predikat zona hijau mencapai 10 lembaga. (h/adv)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,22 September 2017 - 18:00:12 WIB

    Walikota Padang Wajibkan Pelajar Nonton G30S/PKI

    Walikota Padang Wajibkan Pelajar Nonton G30S/PKI PADANG, HARIANHALUAN.COM—Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mendukung pemutaran film G 30 S/PKI. Malahan, Orang nomor satu di Padang ini mewajibkan seluruh siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama untuk ikut meno.
  • Jumat,22 September 2017 - 17:12:52 WIB

    30 September, Kodim 0312 Padang Nobar Film G30S/PKI

    30 September, Kodim 0312 Padang Nobar Film G30S/PKI PADANG, HARIANHALUAN.COM - Komando Distrik Militer (Kodim) 0312 /Padang telah menyusun jadwal rencana nonton bareng (nobar) film Gerakan 30 September PKI  (G-30S/PKI). .
  • Kamis,21 September 2017 - 20:54:50 WIB

    Marak Angkutan Berbasis Online di Padang, Weno: Jadi Pemicu Tingkatkan Layanan Angkutan Umum

    Marak Angkutan Berbasis Online di Padang, Weno: Jadi Pemicu Tingkatkan Layanan Angkutan Umum PADANG, HARIANHALUAN.COM - Maraknya angkutan daring dengan masuknya Gojek, Grab dan Uber di Kota Padang seharusnya jadi pemicu bagi pengusaha angkutan umum untuk meningkatkan layanan..
  • Rabu,20 September 2017 - 15:31:16 WIB

    Wisata Pulau di Padang Akan Dievaluasi

    Wisata Pulau di Padang Akan Dievaluasi PADANG, HARIANHALUAN.COM-- Kota Padang bertabur pulau kecil. Saat ini pulau-pulau tersebut dikelola pihak lain. Tingkat kunjungan ke pulau itu pun terus meningkat..
  • Senin,18 September 2017 - 17:11:05 WIB

    Pantau Lalin di Padang, 21 CCTV Akan Dipasang

    Pantau Lalin di Padang, 21 CCTV Akan Dipasang PADANG, HARIANHALUAN.COM—Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perhubungan akan memasang 21 kamera pemantau atau Closed Circuit Television (CCTV). Direncanakan pemasangan dilakukan setelah perubahan anggaran pendapatan belan.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM