Kejari Musnahkan Ratusan Box Obat Keras


Kamis,08 Desember 2016 - 01:07:02 WIB
Kejari Musnahkan Ratusan Box Obat Keras Kejari Bukittinggi dan BPOM Padang Musnahkan ratusan box obat keras yang diamankan oleh BPOM Padang. Pemusnahan dilakukan di Halaman Kantor Kejari setempat. (GATOT)

BUKITTINGGI, HALUAN — Kejaksaan Negeri (Kejari) Bukittinggi dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Padang, musnahkan ratusan box obat keras di halaman kantor Kejari setempat, Selasa (6/12).

Obat keras yang dimus­nakan dengan alat berat itu merupakan hasil dari tangkapan BPOM Padang di Kota Bu­kittinggi pada Januari lalu, karena terbukti beredar tanpa izin yang kasusnya sudah di­putus oleh pengadilan.

“Obat-obatan senilai Rp400 juta yang dimusnakan ini bu­kan­nya obat palsu melainkan obat asli. Hanya saja obat ini dijual bukan di tempat legal seperti apotik dan rumah sakit sehingga hal ini dianggap me­nyalahi aturan,” ujar  Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyi­dikan BPOM Padang, Antoni Asdi.

Dikatakannya, awalnya BPOM melakukan pengawasan ke sejumlah toko obat di Bu­kittinggi. Setelah menanyakan dari mana obat-obat keras itu berasal, didapatlah informasi jika obat itu didapat di tempat tersangka dengan inisial H dan Y di kawasan Pasar Bawah.

Dari informasi itu maka obat keras ini berhasil di­aman­kan di lokasi pasar bawah Bukittinggi, dengan dua orang tersangka H dan Y. Mereka tertangkap tangan menjual lebih dari 60 jenis obat keras di sarana ilegal atau rumah milik pribadi.

“Seharusnya jenis obat yang diperjual belikan kedua ter­sangka itu dijual di apotek resmi atau rumah sakit. Akibat perbuatannya itu  mereka ter­bukti melanggar Undang-udang Kesehatan nomor 36 tahun 2009, pasal 198 yang berbunyi setiap orang yang tidak me­miliki keahlian dan kewenangan untuk melakukan praktik kefarmasian, dipidana dengan denda paling banyak Rp100 juta,” terangnya.

Menurut Antoni Asdi, ke­dua tersangka telah diproses secara hukum dan keputusan­nya telah inkrah di Pengadilan Negeri Bukittinggi. Mereka tidak dipenjarakan, namun dikenakan denda Rp100 juta sesuai aturan Undang-undang Kesehatan.

Tangkapan obat keras yang didapat ini ulasnya, merupakan yang terbesar di Kota Bukit­tinggi selama tahun 2016. Ke depan BPOM Padang akan terus mengoptimalkan penga­wa­san obat dan makanan, sehingga dapat melindungi konsumen dari hal-hal yang dapat merugikan dan merusak kesehatan.

Sementara itu Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejak­saan Negeri Bukittinggi, Mad Yunus mengatakan, selain melakukan pemusnahan obat-obatan yang diamanakan BPOM, Kejari Bukittinggi juga ikut memusnahkan sejumlah barang bukti tangkapan lainnya berupa narkotika, yang berhasil diungkap Polres Bukittinggi di wilayah kerjanya selama tahun 2016. “Barang bukti yang dimus­nakan itu berupa ganja, shabu, dan extasi,” ung­kapnya. (h/tot)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:38 WIB

    Di Pasaman, Potensi Peredaran Narkoba Masih Tinggi

    PASAMAN, HALUAN— Selama tahun 2014, Polres Pasaman ber­hasil menga­mankan barang bukti 47,787 kilogram ganja kering dan 24,28 gram sabu-sabu dengan total transaksi diperkirakan Rp200 juta.

    Kapo.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM