KETUA DPRD SUMBAR DI UPACARA NUSANTARA BERSATU

Perkokoh Rasa Kebangsaan Perkuat Ajaran Minangkabau


Jumat,02 Desember 2016 - 01:25:09 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Perkokoh Rasa Kebangsaan Perkuat Ajaran Minangkabau KETUA DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim berpidato di Upacara Nusantara Bersatu, Kamis (1/12)

PADANG, HALUAN — Semangat persa­tuan dan kesatuan terus dijaga untuk menghindari adanya isu-isu negatif yang akan menggangu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu semua lapisan masyarakat dan unsur pemerintahan serta lembaga negara harus mengantisipasi sejak dini.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim saat menyampaikan pidato pada Upa­cara Nusantara Bersatu di Lapa­ngan Imam Bonjol, Padang, Selasa (30/11). Menurutnya Indonesia mempunyai sejarah panjang da­lam mempertahankan keutuhan NKRI.

“Sebagai anak bangsa yang cinta damai, kita semua tahu para pejuang dan suhada bangsa gugur di medan perang. Tentunya kita tidak mau negara kaya raya berke­makmuran ini terganggu kenya­manannya oleh kondisi yang tidak diinginkan,” terangnya.

Ia menyampaikan, jika kenya­manan bangsa sudah terganggu maka akan berpengaruh kepada proses pemerintahan dan pemba­ngunan yang bertujuan untuk membangun kemakmuran rakyat.

“Kita semua sebenarnya su­dah terikat dengan bentuk rasa kesatuan dan kebersamaan yang dilambangkan oleh moto Bhineka Tunggal Ika,” ungkapnya.

Hendra juga mengatakan, Su­ma­tera Barat yang merupakan bagian dari negara Indonesia harus menjadi perhatian bersama. Karena, untuk mempercepat pem­bangunan diperlukan kesatuan dan persatuan di antara masya­rakat termasuk dengan peme­rintah pusat.

“Oleh karena itu dalam mo­men­tum nusantara bersatu ini, saya mengajak kita semua perlu­nya ditanamkan bagi masyarakat kita rasa persatuan dan kesatuan. Sebagai lembaga yang mewakili rakyat saya menghimbau dan me­ngajak seluruh lapisan masya­rakat agar memperkokoh rasa kebang­saan memperkuat ajaran minang­kabau “Saciok bak ayam, Sadan­ciang bak basi. Kabukik samo mandaki, kalurah samo manurun. Barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang,” terangnya.

Dijelaskannya, pada tanggal 24 November 2016 bahwa Pang­lima TNI telah menggagas suatu pergerakan “Nusantara Bersatu” dan pada Rabu (30/11) juga seluruh Indonesia melaksa­nakannya dengan bentuk upacara serta mengikat kepala dengan warna merah putih.

“Dengan diikatkan merah putih di kepala menunjukkan Indonesia milik kita bersama, itulah Bhinneka Tunggal Ika,” kata Hendra.

Dilanjutkannya, gagasan ter­se­but bertujuan untuk mening­katkan persatuan dan kesatuan menjaga kebhinnekaan NKRI. Sebelum digagas “Nusantara Bersatu”, di mana telah terjadi demo di Jakarta pada 4 November lalu dengan jumlah ratusan ribu orang dari seluruh nusantara. Dan pada tanggal 2 Desember, akan dilaksanakan demo kembali de­ngan berzikir bersama di Jakarta.

Hendra mengajak, bila masya­rakat bersatu, maka bangsa In­donesia tidak terpecah belah dan tidak ada yang mengganggu.  “Mari kita jaga kedamaian, jaga kebhinnekaan. Bila ada gangguan kamtibmas, mari kita ajak men­jadi yang baik” ujarnya. ***


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,29 September 2016 - 03:16:17 WIB
    MENANG DI EMPAT KATEGORI WHTA 2016

    Sumbar Perkokoh Prediket Tujuan Wisata Halal

    PADANG, HALUAN — Keberhasilan Sumatera Barat menjadi wakil Indonesia pada ajang World Halal Tourism Award (WHTA) 2016, menjadi momentum untuk menyatukan gerakan wisata. Sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM