Perusahaan Otobus Keluhkan Angkutan Travel


Jumat,02 Desember 2016 - 00:26:16 WIB

SOLOK, HALUAN — Calon penumpang angkutan umum jurusan Solok-Padang akhir-akhir ini mulai mengeluh karena tidak adanya bus umum yang melayani trayek Solok-Padang setelah jam 17.00 wib.

Bus angkutan umum PO Jasa Malindo yang biasanya merajai melayani rute Solok-Padang, tidak bisa lagi ngetem di Bawah Jao Selayo setelah pukul 17.00 wib.

Bus umum Jasa Malindo hanya diizin­kan ngetem untuk menaikkan calon pe­numpang di terminal bayangan Bawah Jao Selayo sampai pukul 17.00 wib.

Setelah jam itu, yang berhak mengisi calon penumpang adalah angkutan plat hitam yang lebih dikenal dengan travel liar. Berbeda jika dari Kota Padang, bus jurusan Solok boleh mengisi calon pe­numpang kapan saja tanpa ada pem­batasan jadwal.

Keterangan yang diperoleh Haluan di lokasi menyebutkan, kawasan Bawah Jao Selayo yang masuk wilayah Kabupaten Solok dijadikan tempat menaikkan dan menurunkan penumpang Solok-Padang, di terminal bayangan itu didominasi bus Jasa Malindo.

Mikro bus itu memang merajai mem­bawa calon penumpang Solok-Padang. Di lain pihak, bus itu tidak bisa pula seenaknya mengisi penumpangnya ke Padang, ada pembatasan oleh pihak-pihak tertentu dan hanya diperbolehkan mengisi calon pe­numpang sampai pukul 17.00 wib.

Jika bus tetap ngotot untuk menaikkan penumpang di atas jam yang ditentukan, situasi bia memanas sesama agen.

Kawasan Bawah Jao Selayo yang dijadikan terminal bayangan berada di pinggir jalan negara. Lahan itu sudah dibebaskan dan masuk daerah Milik Jalan (DMJ),namun karena adanya aturan lokal yang dikendalikan pihak-pihak tertentu, sopir Jasa Malindo tidak bisa berbuat banyak dan hanya pasrah menerima diskriminasi itu.

Akibatnya, jika ada calon penumpang  dari Solok hendak ke Padang  yang berangkat di atas jam 17.00 wib tidak lagi kebagian bus umum, kecuali harus menaiki travel liar yang tarifnya Rp 30.000/orang.

Padahal jika menggunakan bus umum hanya Rp 18.000/orang. Yang sangat merisaukan lagi pada hari minggu di mana merupakan puncak arus balik ke Padang yang didominasi mahasiswa. Banyak calon penumpang yang urung berangkat karena tidak ada bus yang melayani Solok-Padang di atas jam 17.00.

Terkait dengan adanya diskriminasi di Bawah Jao Selayo itu, salah seorang penanggung jawab PO Jasa Malindo Titin membenarkan masalah itu, namun Titin enggan memberikan komentar lebih mendalam. Intinya hanya bagi-bagi rezeki antar Jasa Malindo dan travel liar.(h/alf)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:38 WIB

    Di Pasaman, Potensi Peredaran Narkoba Masih Tinggi

    PASAMAN, HALUAN— Selama tahun 2014, Polres Pasaman ber­hasil menga­mankan barang bukti 47,787 kilogram ganja kering dan 24,28 gram sabu-sabu dengan total transaksi diperkirakan Rp200 juta.

    Kapo.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM