Gerakan Nusantara Bersatu di Pasbar, NKRI Harga Mati


Rabu,30 November 2016 - 13:21:41 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Gerakan Nusantara Bersatu di Pasbar, NKRI Harga Mati Keterangan Foto : Bupati Pasbar Syahiran dan Dandim saat menuju apel di Nusantara

PASBAR, HALUAN--Indonesia saat ini sedang mengalami gejolak dan dilanda unsur  Suku Agama Ras dan Antar golongan (SARA ). Untuk itu, perlu dilakukan sebuah gerakan agar persatuan dan kesatuan kembali terjaga. Gerakan Nusantara Bersatu digelar di seluruh Indonesia pada Rabu (30/11) termasuk di Pasbar.

 

Hal ini disampaikan, oleh Bupati Pasbar H. Syahiran saat apel nusantara di Pasbar, Rabu (30/11). Hal ini menjadi contoh nyata bahwa di Pasbar masih terjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), masih berpegang teguh kepada pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan Kebhineka Tunggal Ika.

 

"Apel nusantara dengan Gerakan Nusantara Bersatu yang digelar hari ini menjadi momentum bagi kita semua bahwa Indonesia itu merupakan bangsa yang majemuk. Terdiri dari berbagai suku bangsa. Namun, jangan sampai terpecah belah oleh isu yang tidak jelas. Pasbar merupakan salah satu contoh wilayah yang ada di Indonesia. Pasbar memiliki beberapa etnis, agama tetapi kita tetap bersatu,"papar H. Syahiran.

 

Ia menambahkan, warga Pasbar jangan mudah terpecah belah oleh hal-hal atau isu yang bisa merusak keutuhan persatuan. Jangan mudah terprovokasi dengan kondisi yang terjadi di wilayah lainnya.

 

"Jadikan Pancasila, NKRI, UUD 1945 serta Bhineka Tunggal Ika sebagai patokan dalam kondisi apapun,"kata Syahiran.

 

Sementara itu, Dandim 0305 Pasaman Letkol Arm. Cosmos Pramudhito Dandim 0305 menjelaskan apel gabungan seluruh tanah air yang digelar pada Rabu (30/11) itu untuk menekan gejolak yang mulai muncul di Indonesia. Unsur SARA sudah mulai dibangkitkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

 

"Indonesia saat ini mulai dilanda unsur SARA. Untuk itu, mari kita kembalikan semangat persatuan berbangsa dan  bertanah air Indonesia,"pesan Dandim.

 

Ia juga meminta masyarakat Pasbar untuk menjaga kondisi tetap kondusif. Jika ada warga yang pergi ke Jakarta dalam agenda bela islam jilid III harus menjaga situasi.

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu,04 Januari 2017 - 00:18:38 WIB

    FSRBK Lancarkan Gerakan Subuh Berjemaah

    Pessel, Haluan-Istri Bupati Pesisir Selatan, Ny Lisdha Rawda mengatakan, mengajak umat mengerjakan Sholat Berjemaah di Masjid, apalagi sholat subuh berjema'ah bukan perkara mudah. Ini tugas ulama sebagai pewaris nabi. Namun j.
  • Rabu,14 Desember 2016 - 00:58:50 WIB

    Wabup Dukung Gerakan Nagari Madani

    Wabup Dukung Gerakan Nagari Madani Agam,Haluan — Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria Dt. Tumangguang Putiah membuka Seminar Gerakan Nagari Madani yang diikuti oleh cadiak pandai alim ulama, Nagari di aula Bappeda Agam, Selasa (13/12). Ia juga sangat menga.
  • Selasa,11 Oktober 2016 - 01:35:23 WIB

    Gerakan Menanam Warnai SIMFes

    Gerakan Menanam Warnai SIMFes SAWAHLUNTO, HALUAN — Gerakan me­nanam menjadi tradisi tersen­diri dalam pelaksanaan iven Sawahlunto International Music Festival (SIMFes). Setidaknya sejak tiga tahun terakhir, setiap peserta SIM­Fes wajib menanam satu b.
  • Selasa,09 Agustus 2016 - 03:32:02 WIB

    Sawahlunto Siapkan Gerakan Subuh Berjemaah

    SAWAHLUNTO, HALUAN — Dalam upaya mewujudkan masyarakat yang religius, Pemerintah Sawahlunto terus mendorong pengembangan program religi. Jika sebelumnya gerakan magrib mengaji, kini tengah dipersiapkan gerakan subuh berjema.
  • Kamis,17 Maret 2016 - 03:35:01 WIB

    Gerakan PSN Disosialisasikan

    PADANG PARIAMAN, HALUAN — Menyikapi mewabahnya penyakit De­mam Berdarah (DBD) di berbagai daerah, Bupati Padang Pariaman, H. Ali Mukhi meminta jajaran di­nas kesehatan untuk mela­kukan sosialisasi dan gera­kan Pemberan.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM