DI NAGARI SARIAK DAN SUNGAI ABU

Ratusan Warga Belum Nikmati Listrik


Selasa,29 November 2016 - 00:28:59 WIB
Reporter : Tim Redaksi

AROSUKA, HALUAN —Sebagai nagari yang realitanya masih tertinggal, Nagari Sariak Alahantigo dan Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, baru merasakan penerangan listrik PLN sejak tahun 2014 silam.

Meskipun demikian, hing­ga hari ini belum semua penduduk Sariak yang me­nikmati listrik. Setidaknya, masih ada 1 jorong di Nagari Sariak, dan 2 jorong di Na­gari Sungai Abu masih ber­gelap-gelap dengan meng­gunakan lampu togok atau petromak.

Informasi yang dihimpun oleh Haluan, masing-masing masyarakat yang belum men­dapatkan penerangan listrik, sekitar 300 jiwa lebih di Jorong Taratak Baru, Nagari Sariak Alahan Tigo, sekitar 400 jiwa lebih di Jorong Panasahan dan sekitar 250 jiwa lebih di Jorong Lubuak Muaro, Nagari Sungai Abu.

Ketua Badan Musya­wa­rah Nagari (BMN) Sariak Alahantigo, Rusli Intan Sati mengatakan, semula diren­canakan Tahun 2016 ini, semua penduduk di Sariak dan Sungai Abu akan dialiri listrik. Namun, hingga saat ini belum dilaksanakan. “Masih banyak warga kami yang tertinggal. Sudahlah tidak ada sinyal, listrik juga tidak ma­suk,” sebut Rusli Intan, di Arosuka, Senin (28/11).

Kendati demikian, lanjut Rusli, Pemkab Solok sudah melakukan perhatian. Sebab, awal tahun 2016, masih ada tiga jorong di Sariak yang belum teraliri listrik, namun saat ini hanya tinggal 1 jo­rong.

“Rencananya, paling lam­bat tahun 2017 dituntaskan,” sebut Ketua Forum Komu­nikasi BMN Kabupaten So­lok itu.

Begitu juga kondisi ma­sya­rakat di Jorong Panasahan dan Jorong Lubuak Muaro, Nagari Sungai Abu. Namun, bagi masyarakat berekonomi sedikit baik, untuk pene­rangan mereka menggunakan genset. Bagi yang tidak, hanya menggunakan lampu petromak.

Kepala Jorong Panasahan Ali Usman mengatakan, un­tuk penerangan petromak, masyarakatat tentu memer­lukan minyak tanah. Se­dangkan harga minyak tanah sampai ke jorong ini men­capai Rp12 ribu/liter.

Begitu juga yang meng­gunakan diesel ataupun gen­set, dalam sehari bisa mem­butuhkan 5 liter bensin. Har­ga 1 botol kecil bensin di sini juga mencapai Rp13 ribu. “Harga mahal, pasokan mi­nyak tanah dan bensin di sini sering putus,” kata Ali Us­man.

Ali Usman berharap, ta­hun 2017 mendatang, semua masyarakat di dua jorong tersebut dapat menikmati listrik. “Kami berharap sekali dapat menikmati listrik, se­hingga kampung kami tidak lagi gelap-gulita,” sebutnya.

Di samping keterbatasan sarana listrik, keberadaan akses jalan menuju Nagari Sariak Alahan Tigo dan Na­gari Sungai Abu masih me­miriskan. Bahkan, mayoritas jalan menuju ujung bagian selatan Kabupaten Solok itu masih bercoran semen yang sudah mulai hancur dan ber­ukuran sempit.

Terutama persoalan jalan menuju pusat nagari dari masing-masing jorong. Se­bab, letak geografis antara satu jorong dengan jorong lainnya memiliki jarak yang cukup jauh. Kondisi ini me­nyulitkan masyarakat untuk beraktivitas, terutama dalam urusan pengangkutan hasil pertanian. 

Pemerintah nagari setem­pat telah berupaya untuk memfokuskan pembangunan pembenahan jalan yang saat ini sudah sangat buruk.

“Tahun ini dan tahun 2017 mendatang, Nagari Sariak fokus pembenahan jalan,” kata Wali Nagari Sariak Alahantigo Edrizal.

Di sisi lain, keberadaan akses jalan yang memadai memang sangat diperlukan masyarakat kedua nagari ini, karena sekitar 8 hingga 10 mendatang, diperkirakan produksi hasil perkebunan karet warga akan melimpah dari kawasan tersebut.

Namun, jika kondisi jalan masih saja buruk, dikha­watirkan akan mengganggu jalan perekonomian masya­rakat. “Rata-rata masyarakat di sini baru mulai menanam karet,” kata Ketua BMN Sariak. (h/ndi)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu,15 April 2017 - 03:37:46 WIB

    Ratusan Pemburu Babi Berburu di Pematang Panjang

    AGAM, HALUAN -- Padang Paburuan, Jorong Pematang Panjang, Nagari Sitanang, Kecamatan Ampek Nagari, bakal dijajal pencandu buru babi dari berbagai daerah di Sumbar, Minggu (16/4)..
  • Jumat,30 Desember 2016 - 01:11:46 WIB
    GALODO MUTASI AKHIR TAHUN

    Ratusan Pejabat Kabupaten Agam Dilantik

    Agam Haluan — Gelombang mutasi besar-besar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Agam bakal dilakungan hari ini, Jumat (30/12) di Gor Rang Agam, Lubuk Basung. Pelantikan diperkirakan meliputi seluruh eselon II, baik yang melal.
  • Senin,12 Desember 2016 - 19:20:42 WIB

    Aksi 1212 di Pasbar Diikuti Ratusan Jamaah, Wabup : Mari Kita Salat Subuh Berjemaah

    Aksi 1212 di Pasbar Diikuti Ratusan Jamaah, Wabup : Mari Kita Salat Subuh Berjemaah PASBAR,HALUAN-- Aksi 1212 dengan salat subuh berjamaah diikuti oleh ratusan umat sslam di Masjid Agung, Kabupanten Pasaman Barat (Pasbar) Senin (12/12) dini hari. .
  • Minggu,11 Desember 2016 - 17:52:31 WIB

    Aksi 1212, Ratusan Warga Pasbar Bakal Salat Subuh Berjemaah

    Aksi 1212, Ratusan Warga Pasbar Bakal Salat Subuh Berjemaah PASBAR,HALUAN—Dalam rangka Subuh Nasional 1212 atau spirit 212, ratusan umat islam di Kabupanten Pasaman Barat (Pasbar) akan melaksanakan salat subuh, dzikir dan tausiyah bersama yang akan digelar di Mesjid Agung Senin (12/.
  • Kamis,08 Desember 2016 - 01:07:02 WIB

    Kejari Musnahkan Ratusan Box Obat Keras

    Kejari Musnahkan Ratusan Box Obat Keras BUKITTINGGI, HALUAN — Kejaksaan Negeri (Kejari) Bukittinggi dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Padang, musnahkan ratusan box obat keras di halaman kantor Kejari setempat, Selasa (6/12)..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM