Semua Nagari Wajib Dukung Magrib Mengaji


Selasa,22 November 2016 - 00:30:35 WIB
Reporter : Tim Redaksi

AROSUKA, HALUAN—Program Magrib Alquran atau Magrib Mengaji dan Subuh Berjamaah merupakan langkah awal untuk kembali membumikan fungsi masjid dan surau di 74 nagari di Kabupaten Solok.

Upaya ini tentu tidak akan berjalan baik tanpa dukungan semua pihak mulai dari ma­syarakat hingga pemangku kepentingan yang ada.

Saat ini tercatat sebanyak 318 masjid, 468 unit musala dan 613 surau yang tersebar di 14 kecamatan dan 74 nagari di daerah itu. Namun tidak semua sistem pendi­dikan agama dan program memakmurkan mes­jid, mu­sala dan surau tersebut ber­jalan baik.

“Jika subuhnya ramai, anak-anak mengaji selepas magrib banyak, kita dapat bayangkan, betapa sema­raknya tempat ibadah di Kabupaten Solok dimak­murkan ribuan orang,” kata Bupati Solok Gusmal Dt Rajo Lelo, Kamis (10/11), di Aro­suka.

Namun, kata Gusmal, kon­disi tersebut belum dite­mukan pada beberapa kali dia bersama rombongan me­ngunjungi mas­jid-masjid di nagari. Bahkan, dia sampai menemukan masjid masih dalam keadaan terkunci ke­tika waktu subuh telah ma­suk. “Kalaupun ada masjid yang berjamaah, mayoritas ja­maah­nya sudah lanjut usia,” sebut Bupati Solok.

Dalam beberapa kali kun­jungan tersebut, Gusmal me­narik kesimpulan, jika cara terbaik menjaga eksistensi mas­jid dan surau di Ka­bupaten Solok adalah dengan melibatkan pihak nagari, Badan Musya­warah Nagari (BMN), pe­mang­ku adat, bundo kanduang, pe­mang­ku agama dan pemuda.

Namun, untuk men­du­duk­kan persoalan tersebut, perlu dilahirkan sebuah regu­lasi. Apakah itu berupa Pera­turan Nagari (Perna) atau kalau perlu dibuatkan Pera­turan Daerah (Perda)-nya. Pihaknya menga­ku, saat ini tengah membahas program tersebut hingga diso­sialisa­sikan pada masing-masing nagari.

“Ini akan menjadi payung hukumnya, namun bukan untuk memaksa. Akan tetapi bagai­mana membawa ma­syarakat untuk kembali me­mak­murkan masjid. Ten­tunya perlu peran semua pemangku kepentingan di nagari,” tegas Gusmal.

Jangan Berhenti

Pelaksanaan khatam Al­quran merupakan langkah awal dalam mempelajari dan men­dalami isi dan kandungan Al­quran itu sendiri. Untuk men­jadikan anak kemenakan mau dan mampu membaca dan me­ng­amalkan ajaran yang ter­kandung di dalam wahyu Allah SWT tersebut merupakan tang­gungjawab bersama.

Hal ini ditegaskan Bupati Solok H. Gusmal kala meng­hadiri acara khatam Alquran MDA Mushala Nurul Huda, Nagari Gauang,Kecamatan Ku­bung, Minggu (20/11). 

Hadir dalam acara kha­tam Alquran itu, anggota DPRD Kabupaten Solok Aurizal, Sek­retaris Dinas Pariwisata Ka­bupaten Solok Yandra, Kepala Kantor Ke­menag diwakili, H Suharmen, Camat Kubung Fer­ry Hen­dria, Walinagari Gauang serta alim ulama, tokoh masyra­kat Nagari Gauang dan peserta khatam Alquran yang hadir.

Bupati  mengatakan, jika diibaratkan kita akan me­masuki rumah, khatam Al­quran adalah kunci yang harus digunakan agar kita dapat masuk ke dalam rumah. Artinya, khatam Al­quran merupakan kunci untuk ma­suk ke dalam Islam secara aman dan selamat.

Bupati berharap dengan digelarnya khatam Alquran sejatinya menjadi motivasi dalam memperdalam isi kan­dungan Alquran dan justru tidak berhenti membacanya setelah ikut khatam.

“Masyarakat telah bahu membahu agar kegiatan kha­tam ini terlaksana. Hal ini hen­daknya tak hanya menjadi se­remonial belaka tanpa me­ninggalkan bekas dalm diri kita,” ujar bupati.

Selain menekankan pen­tingnya pendidikan agama sejak dini, Gusmal meng­himbau selu­ruh masyarakat untuk berperan aktif me­nyuk­seskan program Pe­merintah Kabupaten (Pem­kab) Solok tentang magrib mengaji yang merupakan lang­kah-langkah untuk me­majukan Islam.

Ke depan, kata dia, ja­ngan adalagi anak keme­nakan yang tidak sekolah dan sakit yang tidak diobati. “Berusahalah sekuat k­e­mam­puan agar pen­didikan anak dapat dilanjutkan. Sean­dai­nya orangtua tidak mampu, mari kita “keroyok” dengan memberikan bantuan,” kata­nya. 

Sementara itu, ketua pe­lak­sana Asril mengatakan, khatam Alquran yang dilak­sanakan pada hari ini adalah angkatan ke tiga. “Tahun ini murid yang dikhatam Al­qurannya sebanyak  63. Seti­ap murid yang akan dikhatam Alquran sebelumnya harus memenuhi 5 syarat yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Kelima syarat tersebut, kata Asril, adalah mampu membaca Alquran dengan irama dasar, mampu me­laksanakan praktik salat mu­lai dari berwudu sampai doa sesudah salat, mampu mem­baca bacaan salat mulai dari awal sampai akhir lengkap dengan terjemahannya, mam­pu melaksanakan praktik pe­nye­leng­garaan jenazah, dan harus hafal ayat pendek minimal 15 surat.

Dijelaskan Asril, kelima persyaratan itu harus dapat dipenuhi siswa. Apabila tidak mampu maka khatam Al­qu­rannya ditunda tahun de­pan.

Satu minggu sebelum kha­tam kelima syarat telah dipenuhi murid akan disetor kepada orangtua mereka, dan disak­sikan oleh semua guru dan murid TPA/MDA Mu­shala Nu­rul Huda. (h/ndi)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,14 September 2017 - 02:24:02 WIB
    KETUA ORGANDA BUKITTINGGI

    Tak Semua Daerah Terima Keberadaan Gojek

    Tak Semua Daerah Terima Keberadaan Gojek BUKITTINGGI, HALUAN -- Menyikapi aksi demo yang dilakukan oleh pengemudi angkutan umum di Kota Bukittinggi yang menolak keberadaan tranportasi ojek online (Gojek), Ketua Organda Bukittinggi Syafrizal menilai, bahwa tidak semu.
  • Kamis,13 Juli 2017 - 11:04:17 WIB

    Dana Desa di Solsel, Tuntas Ditransfer ke Semua Nagari

    Dana Desa di Solsel, Tuntas Ditransfer ke Semua  Nagari SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM- Semua nagari di Solok Selatan (Solsel) telah menerima transfer Dana Desa (DD) tahap pertama 2017 sebesar 60 persen dengan nilai Rp 21,25 miliar dari 39 nagari yang ada di wilayah itu sejak 31 .
  • Jumat,10 Maret 2017 - 20:06:19 WIB

    Ada Musri di Sawahlunto, Kapolda: Tidak Semua Masalah Diselesaikan di Pengadilan

    Ada Musri di Sawahlunto, Kapolda: Tidak Semua Masalah Diselesaikan di Pengadilan SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM—Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatra Barat, Brigjen. Pol Drs. Fakhrizal, M. Hum mengapresiasi langkah Kapolres Sawahlunto, AKBP Riyadi Nugroho dalam membentuk Musyawarah Nagari (Musri)..
  • Selasa,04 Oktober 2016 - 00:57:49 WIB

    Tahun Keempat Belkaga, Targetkan Semua Sasaran Minum Obat Filariasis

    Tahun Keempat Belkaga, Targetkan Semua Sasaran Minum Obat Filariasis SAWAHLUNTO, HALUAN — Pemerintah Kota Sawahlunto bertekad menuntaskan target sasaran, untuk mencegah dan memerangi penyakit Filariasis atau kaki gajah yang dapat menyebabkan kecacatan seumur hidup..
  • Selasa,16 Agustus 2016 - 03:03:36 WIB

    Jaga Kamtibmas Butuh Dukungan Semua Elemen

    SAWAHLUNTO, HALUAN — Guna mengantisipasi terja­dinya potensi konflik serta gangguan keamanan dan keter­tiban masyarakat (Kamtibmas) Sawahlunto, Walikota Ali Yusuf meminta dukungan dan par­tisipasi Forkopinda serta tokoh .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM