Realisasi Pemberian Obat Antifilariasis Lebihi Target


Selasa,22 November 2016 - 00:30:11 WIB
Reporter : Tim Redaksi

SAWAHLUNTO, HALUAN — Pemberian obat anti filariasis atau obat anti penyakit kaki gajah di Kota Sawahlunto sepanjang Oktober 2016, terealisasi  sekitar 91,4 persen dari jumlah sasaran minum usia 2 sampai 70 tahun.

Capaian ini melebihi target nasional yang mematok di kisaran 85 persen dari sasaran minum. 

“Pemerintah kota Sawah­lunto bertekad menuntaskan target sasaran untuk men­cegah dan memerangi pe­nyakit filariasis atau kaki gajah yang dapat menye­babkan kecacatan  seumur hidup tersebut. Ca­pai­an ta­hun keempat cukup baik yakni 91,4 persen,”  ka­ta dr.Al Ansari, Kabid Pe­ngedalian Penyakit dan Pe­nyehatan Lingkungan (P2­PL) Dinas Kesehatan Sa­wahlunto kepada Haluan.

Dikatakan Al Ansari, ken­dati kasus kaki gajah sangatlah kecil ditemukan di kota ini yaitu 3 orang pen­derita, namun penyakit ini menjadi prioritas un­tuk diberantas.

Pemberian obat anti kaki gajah sebutnya, merupakan investasi kesehatan jangka panjang masyarakat agar ter­hindar dari kecacatan per­manen yang diakibatkan oleh cacing filariasis tersebut.

Penyakit kaki gajah se­but­nya, merupakan penyakit me­nular yang disebabkan oleh cacing dan dapat me­nimbulkan kecacatan seumur hidup, pe­nyakit ini belum ada obatnya dan dapat me­nye­rang siapa saja tanpa me­ngenal usia, untuk pence­gahannya pemerintah menca­nangkan belkaga yang dila­kukan dengan meminum obat anti filariasis secara berturut turut selama lima tahun.

“Masih ada sekitar 8 persen masyarakat lagi yang akan kita tuntaskan pem­berian obat makan anti penyakit kaki gajah itu,  sehingga di tahun terakhir belkaga nantinya,  sudah 100 persen warga Sawahlunto meninum obatnya,” katanya. 

Disebutkannya juga, sam­pai saat ini masih ada keta­kutan dari sebagian masya­rakat untuk meminumnya karena ada be­berapa efek yang akan dira­sakan setelah mengonsumsi obat tersebut seperti mual, diare, me­ngan­tuk alergi, de­mam dan pusing.

Tapi dari pengalaman sebe­lumnya tidak ditemukan atau didapati efek yang berat bagi yang meminumnya. Padahal, lanjutnya, ada dua keuntungan bagi warga yang meminum obat antikaki gajah itu yakni selain mematikan atau memandulkan cacing filariasis dewasa juga dapat memberi perlindungan diri dari risiko penyakit kaki gajah.

Dari evaluasi pelaksanaan hingga tahun keempat terjadi peningkatan konsumsi target yang cukup baik, jika di tahun 2013 hanya mencapai 69 per­sen dari jumlah penduduk, 2014 naik 82,3 persen, 2015 93 persen, dan di tahun ini  91,4 persen diharapkan tahun kelima nantinya bisa me­nyentuh seluruh target yang dimaksud.(h/mg-rki)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu,06 September 2017 - 10:09:26 WIB

    Seluruh Nagari di Solsel Sudah Menyelesaikan Laporan Realisasi

    Seluruh Nagari di Solsel Sudah Menyelesaikan Laporan Realisasi SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM -- Seluruh nagari di Solok Selatan (Solsel) telah menyelesaikan laporan realisasi penggunaan Dana Desa (DD) tahap pertama. Bahkan, di Sumatra Barat (Sumbar) Solsel termasuk kabupaten tercepat d.
  • Jumat,28 April 2017 - 11:08:03 WIB

    Realisasi PAD Tanah Datar Capai 101,35 Persen

    TANAH DATAR, HALUAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar membukukan pendapatan asli daerah (PAD) pada 2016 dengan nilai Rp119,065 miliar dari target Rp117,484 miliar (101,35 persen). Pendapatan tersebut merupakan reali.
  • Minggu,17 Juli 2016 - 16:40:38 WIB

    Realisasi PBB-P2 Kabupaten Agam Baru 11 Presen

    Realisasi PBB-P2 Kabupaten Agam Baru 11 Presen AGAM, HALUAN - Realisasi pendapatan Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) baru mencapai sebesar Rp417 juta. Di pengujung tahun diharapkan target Rp3,72 miliar pada 2016 bisa tercapai..
  • Kamis,19 Mei 2016 - 03:26:25 WIB

    SKPD Diperingatkan Segera Realisasikan Kegiatan

    SKPD Diperingatkan Segera Realisasikan Kegiatan PADANG PARIAMAN, HALUAN — Wakil Bupati (Wabup) Padang Pariaman, Suhatri Bur, mewanti-wanti seluruh Satuan Kerja Pe­rangkat Daerah (SKPD) untuk segera merealisasikan kegiatan masing-masing. Dari laporan yang ia terima, masi.
  • Rabu,13 April 2016 - 02:36:33 WIB

    Realisasi Pupuk Bersubsidi Baru Mencapai 2.929.85 ton

    Agam, Haluan — Re­ali­sasi pupuk bersubsidi dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (Disper­tahor­nak) Kabupaten Agam, lebih kurang mencapai sebanyak 2.929.85 ton. Pengawasan pendistribusian pupu.

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM