Informasi Aktivitas Gunung Kerinci Tak Update


Senin,21 November 2016 - 00:14:03 WIB

SOLSEL, HALUAN — Badan Pe­nanggu­langan Bencana Daerah (BP­BD) Solok Selatan (Solsel) meng­harapkan Kepala Pos Pemantau Gunung Kerinci lebih kooperatif dan selalu memberikan informasi saat terjadi perubahan aktivitas gunung.

“Kita akan lebih mudah mela­kukan antisipasi apabila setiap ada peningkatan aktivitas Gunung Ke­rinci, pihak pos pemantau diharapkan lebih kooperatif dan memberikan informasi kepada kami,” kata Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Solsel Dalwison, Minggu (20/11).

Menurutnya, bila terjadi letusan Gu­nung Kerinci yang terkena dampak bukan hanya Kerinci Provinsi Jambi tetapi juga beberapa kabupaten di Sumbar seperti Solsel yang paling besar, serta Pesisir Selatan dan Dhar­masraya.

Untuk Solsel, dampaknya akan sangat besar. Oleh sebab itu dibu­tuhkan pence­gahan cepat dan guna melakukannya diperlukan data maupun informasi yang akurat.

“Sekarang ini pihak pos pemantau Gunung Kerinci sulit untuk dihubungi padahal kita hanya ingin mengetahui aktivitas gunung guna melakukan anti­sipasi dini apabila terjadi letusan atau erupsi,” katanya. Erupsi Gunung Kerinci, katanya, bisa dilihat langsung dari Solsel sehingga bisa membuat masyarakat kha­watir apabila tidak diberikan informasi kepada mereka.

“Sekarang Gunung Kerinci terlihat menyemburkan asap berwarna kelabu lebih tebal dari biasanya sehingga membuat masyarakat khawatir se­dang­kan informasi dari pos pemantau tidak ada untuk dite­ruskan,” katanya. Pihaknya hanya mela­kukan peman­tauan secara kasat mata karena Solsel termasuk salah satu daerah rawan bencana letusan Gunung Kerinci.

Sementara itu salah seorang warga Sangir Indra (38) mengatakan, sudah satu minggu ini asap Gunung Kerinci terlihat lebih tebal dari biasanya.

“Biasanya semburan abu Gunung Kerinci bila tebal sampai pemukiman warga dan sudah satu minggu lebih asapnya terlihat tebal,” katanya.

Warga lainnya Hendra (41) me­ngata­kan, melihat letusan gunung api di daerah lain dan tebalnya asap Gunung Kerinci saat ini cukup mem­buat warga khawatir.

“Jika Gunung Kerinci meletus asapnya sudah pasti sampai ke Solok Selatan dan mengancam warga yang bermukim di Sangir ini serta lahan pertanian kami,” katanya.

Sementara itu Kepala Pos Pe­mantau Gunung Kerinci Indra Sa­putra saat dihu­bungi tidak mem­berikan jawaban bahkan saat diulang teleponnya sudah tidak aktif lagi. (h/jef)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM