KPUD Gencarkan Sosialisasi pada Pemilih Pemula


Senin,21 November 2016 - 00:12:50 WIB

PADANG PANJANG, HALUAN—Meskipun Kota Padang Panjang tidak mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di tahun 2017 mendatang, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Padang Panjang tetap menggencarkan berbagai sosialisasi kepada mesyarakat sebagai pemilih, khususnya kepada para pelajar yang menjadi pemilih pemula pada pilkada nantinya.

Sosialisasi yang dilakukan KPU Kota Padang Panjang ke beberapa Sekolah Mene­ngah Atas di Kota Padang Panjang, dengan menjadi narasumber dan pembina upacara bendera serta pen­dampingan dalam pemilihan Ketua OSIS, dengan tujuan agar pemilih pemula yang masih duduk di bangku Se­kolah Menengah Atas bisa menjadi pemilih yang cerdas.

Ketua KPU Kota Padang Panjang Jafri Edi Putra, saat menggelar diskusi terbuka dengan awak media di Kota Padang Panjang, Kamis (17/11), mengatakan, sosialisasi pemilu oleh Komisi Pe­mili­han Umum (KPU) tidak saja dilakukan di daerah-daerah yang akan melaksanakan pemilu, sosialisasi Pemilu atau Pemilukada, khususnya terhadap pemilih pemula juga dilakukan di daerah-daerah yang tidak sedang melak­sanakan pemilihan umum.

Jafri juga menuturkan, sosialisasi di daerah yang tidak melakukan pemilu ber­tujuan untuk menjaga me­mori kolektif, bahwa sosia­lisasi pemilu tidak hanya dilakukan ketika akan mela­kukan pemilu, tapi sosialisasi dilakukan secara berkesinam­bungan seperti di daerah-daerah yang tidak melaksa­nakan pemilu atau Pilkada.

“KPU Kota Padang Pan­jang telah melakukan sosia­lisasi kepada calon-calon pemilih pemula di beberapa sekolah menengah atas, in­dikasi-indikasi yang kita sampaikan adalah sebelum memilih, lihat visi misi calon­nya dan ternyata setelah kita dialog dengan guru-gurunya. Banyak calon pemilih pemula yang tidak mengetahui bahwa RPJM Bupati, Gubernur dan Walikota itu berdasarkan pada visi misinya, inilah salah satu tugas kita untuk menje­las­kan kepada pemilih pe­mula,” ujar Jafri Edi Putra didampingi Komisioner dan Sekretaris KPU Marwilis.

Turunnya partisipasi pe­mi­lih, lanjut Jafri, disebabkan banyaknya pemilih pemula yang pada saat pencoblosan tidak berada di tempat, ka­rena berbagai alasan seperti kuliah atau bekerja di luar Kota Padang Panjang.

Hal ini menjadi polemik di KPU, karena menurut regulasi, pemilih harus tetap ada dalam DPT dan tidak boleh dikeluarkan karena dikhawatirkan akan melang­gar hak pemilih.

Selain menggencarkan berbagai sosialisasi, Jafri Edi Putra juga menerangkan ten­tang pemilihan kepala daerah di Kota Padang Panjang pada tahun 2018 mendatang yang mengalami berbagai peruba­han regulasi berdasarkan PKPU nomor 9 tahun 2016.

Perbedaan yang terjadi diantaranya dari segi umur, pada tahun 2013, umur calon walikota ditentukan 30 tahun, tapi berdasarkan PKPU no­mor 9 tahun 2016 umur ditentukan 25 tahun untuk calon walikota, sementara untuk dukungan perseo­ra­ngan, harus mengantongi suara 10 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Pada 2013, itu minimal umur calon walikota 30 ta­hun, tapi saat ini berdasarkan PKPU nomor 9 tahun 2016, umur minimal calon walikota 25 tahun, sedangkan untuk calon perseorangan harus mengantongi 10 persen suara dari jumlah DPT. Jika pada pemilihan Gubernur lalu DPT Padangpanjang 35.751 orang, dengan demikian 10% dari DPT sekitar 3.575 duku­ngan,” pungkasnya.

Tak hanya itu, banyak perubahan lainnya yang dijelaskan.  (h/mg-pis)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM