Koperatif dan Patuh Aturan, Sejumlah Perusahaan Diganjar Penghargaan


Senin,14 November 2016 - 00:26:46 WIB
Reporter : Tim Redaksi

SOLSEL, HALUAN — Pemerintah Solok Selatan (Solsel) memberikan piagam penghargaan bagi perusahaan yang kooperatif dan patuh terhadap aturan yang berlaku. Pemkab Solsel menilai perusahaan tersebut layak mendapatkan penghargaan tersebut karena kerja sama dan koordinasi yang baik dengan pihak pemkab.

Hal itu dikatakan Kepala Kantor Pelayanan Umum dan Perizinan Solsel, Syamsurizal pada Haluan, Sabtu (12/11). “Perusahaan yang kami berikan peng­hargaan tersebut diantaranya, PT Bima Pratama Sakato Jaya (PTBPSJ) dan PT Perkebunan Nusantara VI (PTPN VI) yang merupakan BUMN,” katanya.

Ia mengatakan, kedua perusahaan tersebut merupakan perusahaan pengelo­laan sawit. “Kami menyampaikan apresiasi karena partisipasinya dalam memberikan pembayaran retribusi daerah sesuai aturan. Retribusi berupa IMB,” katanya.

Piagam penghargaan itu ditanda­tangani Bupati Solsel Muzni Zakaria bernomor 135/01/KPUP-2016 untuk perusahaan PTBPSJ yang terletak di Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo. Sedangkan untuk PTPN VI bernomor 135/02/KPUP/2016 yang juga terletak di kecamatan yang sama.

Bupati Solsel Muzni Zakaria me­ngatakan, pihaknya memberikan teguran pada perusahaan pada 2014 lalu yang belum memiiki izin lengkap seperti IMB, Amdal dan lainnya. “Ada beberapa perusahaan yang mematuhinya, salah satunya PTPN VI yang juga BUMN tetapi ada juga swasta dan mereka kita beri penghargaan atas kepatuhannya namun, PT Mitra Kerinci (PTMK) tidak mengindahkannya,” katanya.    

Ia menyebutkan, PTMK merupakan perusahaan yang paling dekat dengan ibu kota kabupaten tetapi tidak memiliki berbagai izin seperti IMB, Amdal, klinik serta upah tenaga kerja yang di bawah UMP. Untuk IMB, semua gedung yang dimiliki PTMK tidak satupun me­milikinya padahal itu adalah kewajiban.

“Kita sangat menyayangkan perus­ahaan di bawah BUMN tidak mematuhi aturan yang berlaku dan ini tidak dibuat-buat pemerintah daerah tetapi sudah diatur sendiri dan semuanya harus patuh termasuk BUMN,” katanya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Solsel Armen Syahjohan akan bentuk panitia khusus (Pansus) investigasi untuk menyelesaikan permasalahan perusahaan yang tidak mematuhi aturan.

“Kita mendukung penertiban peru­sahaan yang tidak taat aturan seperti IMB, Amdal dan lainnya dan untuk itu kami akan membentuk Pansus guna melihat kebenarannya guna mencari solusinya,” katanya.

Menurutnya, pansus yang akan dibentuk tersebut akan mencari tahu apa alasan perusahaan terutama perusahaan yang tidak mematuhi aturan dengan tidak melengkapi perizinannya. Salah satu perusahaan yang dengan jelas melanggar, kata dia, yaitu Mitra Kerinci yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “BUMN harusnya bisa menjadi contoh perusahaan lainnya dalam hal perizinan karena mereka milik negara,” katanya.(h/jef)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM