Ini Sejumlah Program Andalan Dinas PU Pasaman


Jumat,11 November 2016 - 00:22:14 WIB
Reporter : Tim Redaksi

PASAMAN, HALUAN — Pemkab Pasaman saat ini fokus meningkatkan pem­bangunan infrastruktur dasar di bidang pengairan, bina marga, cipta karya dan pe­nataan ruang. Tujuannya, memberikan akses luas bagi masyarakat dalam berbagai aktivitas.

Kepala Bidang Cipta Kar­ta dan Tata Ruang Dinas PU Agusti Awizar menjelaskan, tahun ini Bidang Cipta Karya dan Tata Ruang mem­prio­ritaskan pembangunan jalan lingkar, penyediaan prasarana dan air limbah dan pem­bangunan/peningkatan ins­fratruktur, rehab/peme­liha­raan sarana dan prasarana air bersih perdesaan di beberapa daerah di Pasaman.

Katanya, pelaksanaan sektor cipta karya dan urusan tata ruang tahun 2016 dialo­kasikan anggaran dari APBD Kabupaten Pasaman sebesar Rp 31,766 miliar. 

Anggaran tersebut, kata Agusti Awizar, salah satunya untuk melaksanakan program kegiatan penyediaan pra­sarana dan sarana air limbah, pembangunan/peningkatan insfratruktur, rehab/peme­liharaan sarana dan prasarana air bersih perdesaan, kegiatan DAK Bidang insfratruktur air minum, pembangunan/pe­meliharaan sarana dan pra­sarana umum, kegiatan DAK bidang sanitasi, serta pem­bangunan gedung kantor.

Ia menyebutkan, untuk program prioritas sektor cipta karya tahun 2016 ini, dia­rahkan pada kegiatan penye­diaan prasarana dan sarana air limbah sebanyak 14 paket tersebar di beberapa keca­matan di Pasaman dengan total anggaran sebesar Rp10,­54 miliar.

Selanjutnya kegiatan pem­bangunan/peningkatan infrastruktur yakni pem­bangunan jalan lingkung APBD II sebanyak 17 paket dengan anggaran sebesar Rp5,41 miliar. Kemudian pembangunan jalan lingkung (bantuan keuangan provinsi 2015) sebanyak 7 paket de­ngan pagu anggaran sebesar Rp1,25 miliar. Dan pem­bangunan jalan lingkung (bantuan keuangan provinsi 2016) dengan pagu dana sebesar Rp2,96 miliar.

Menurutnya, tujuan uta­ma pembangunan jalan ling­kar, untuk mempermudah akses masuk dan keluar, selain untuk penataan dan keindahan kota.

“Jika jalan lingkar sudah selesai 100 persen, di daerah itu akan memberikan pe­mandangan indah bagi warga yang melintas, serta akan tumbuhnya ekonomi masya­rakat sekitar,” katanya.

Ia mengakui pemba­ngu­nan infrastruktur yang dila­kukan Dinas PU selama ini sudah sangat maksimal. Ia juga menilai program jalan lingkar di Pasaman meru­pakan program yang luar biasa. 

“Bila program itu selesai akan banyak manfaat yang dirasakan, seperti memu­dahkan askes ke pusat kota, serta bertambah indahnya Kabupaten Pasaman,” kata­nya.

Selain itu, ia menilai pembangunan jalan lingkar akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi ma­sya­rakat Pasaman. Dengan ada jalan tersebut, akan mempercepat akses trans­portasi untuk masuknya ba­rang, orang, dan juga modal.

“Saat jalan rampung, ber­arti masyarakat yang melintas akan ramai, makanya akan tumbuh pusat-pusat ekonomi baru di sepanjang jalan, harga tanah di kawasan itu akan naik/mahal, serta berbagai hal positif lainnya yang akan langsung bisa dirasakan ma­syarakat. Artinya, program membuka akses baru itu memang sangat bagus dila­kukan,” ujarnya.

Selanjutnya, pada tahun ini Bidang CK dan Tata Ruang tahun ini juga melak­sanakan kegiatan rehab/pe­meliharaan sarana dan prasa­rana air bersih perdesaan yakni pembangunan air ber­sih di Pegang Baru Nagari Bahagia (bantuan keuangan provinsi) dengan pagu dana sebesar Rp200 juta.

Selain itu, dari kegiatan DAK Bidang Insfratruktur air minum juga dilaksanakan kegiatan, seperti peningkatan cakupan sistem penyediaan air minum Kampung Padang Metinggi Jorong Kelabu, Kecamatan Duo Koto dengan pagu dana sebesar Rp533 juta.

Selanjutnya, untuk pe­ning­kapan cakupan sistem air minum Jorong Padang La­weh Nagari Ladang Panjang Kecamatan Tigo Nagari de­ngan pagu dana Rp1,5 miliar, peningkatan sarana dan pra­sarana air minum di Nagari Lansek Kadok Kecamatan Rao Selatan dengan pagu dana sebesar Rp540 juta, dan peningkatan cakupan sistem air minum Jorong Tanjung Aro Nagari Lambah Lanai Kecamatan Padang Gelugur dengan pagu dana sebesar Rp403 juta. 

Kegiatan pembangunan/pemeliharaan sarana dan prasarana umum seperti re­habilitasi Tugu Simpang Tiga Panti dengan pagu dana Rp200 juta.

Lebih jauh Gusti Awizar menyebutkan, pada kegiatan DAK Bidang Sanitasi, pem­bangunan yang dilakukan berupa pembangunan MCK sebanyak 18 paket, tersebar di 12 kecamatan dengan  anggaran sebesar Rp4,68 miliar.

Agusti Awizar berharap melalui  pembangunan sa­nitasi berbasis komunitas dan masyarakat, seperti yang dilakukan di beberapa daerah di Pasaman ini, akan mem­berikan manfaat bagi banyak warga. Mereka diharapkan bisa mendapatkan layanan air bersih dan sanitasi yang layak. (h/yud)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM