Perbaikan Jalan di Pessel, Warga Mengeluh Keselamatan Saat Berkendara


Minggu,30 Oktober 2016 - 20:50:57 WIB
Perbaikan Jalan di Pessel, Warga Mengeluh Keselamatan Saat Berkendara JALAN PESSEL-- Pengerjaan proyek pelebaran jalan Nasional yang dikerjakan oleh Kontraktor KSO YASA-CONBLOC selama 630 hari kalender, dengan nama kegiatan Paket 14 (Painan-Kambang). Mendapat pengawalan oleh petugas Satlantas Polres Pessel untuk mengatur tertibnya lalu lintas agar terhindar dari kecelakaan. Minggu (30/10). Okis Mardiansyah.

PAINAN, HALUAN - Proyek pelebaran jalan Nasional oleh Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) dikeluhkan warga.

 

Karena pengerjaan proyek tersebut membuat kondisi jalan bergelombang, dan berlobang. Tak hanya itu kondisi jalan sangat licin akibat material tanah proyek yang sampai ke badan jalan, dan memicu terjadinya kecelakaan.

 

Hal ini dikeluhkan salah satu pengendara motor, Kiki (28) warga Surantih, Kecamatan Sutera. Menurutnya perbaikan jalan nasional yang ada di Kabupaten Pessel memang terbilang lama tak kunjung diperbaiki.

 

Menurutnya Pemerintah Daerah dan provinsi sudah lama mengetahui kondisi jalan tersebut, namun baru kali ini dikerjakan.

 

"Pengerjaan proyek ini terbilang sangat berat. Pasalnya, harus mengganggu sejumlah pengendara yang melintasi jalur tersebut. Titiknya mulai dari Pincuran Boga hingga ke penurunan Bukit Ransam Kecamatan IV Jurai Painan. Jalannya sangat licin akibat material tanah yang sampai ke badan jalan," ujarnya.

 

Hal senada dikatakan, Teti (42) warga Painan, proyek yang dikerjakan itu, dinilai tidak memperhatikan kepuasan para pengendara yang melintas jalur tersebut. Pasalnya, imbas dari pengerjaannya, jalan menjadi sempit sehingga mengakibatkan kemacetan yang cukup tinggi.

 

Selain itu, proyek tersebut juga mengakibatkan terlemparnya tanah dan batu ke badan jalan, sehingga pengendara yang melintasi sering kaget dan nyaris hampir terjatuh.

 

"Ketika saya melewati jalur proyek tersebut menjadi takut, karena selain berdempetan dengan pengendara lain, saya juga sering kaget dan nyaris hampir jatuh karena jalanya dipenuhi tanah yang licin. Seharusnya proyek ini dikerjakan pada saat musim kemarau kemarin," ungkapnya kepada Haluan.

 

Ditambahkannya, selain mengakibatkan macet, ia mengaku merasa panik saat berada di dekat alat berat (Excavator) yang berada di sampingnya tersebut, karena jaraknya sangat dekat.

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM