BUNTUT TEWASNYA TERSANGKA PEMBUNUH POLISI

Kapolda Riau Minta Maaf


Senin,29 Agustus 2016 - 03:12:32 WIB
Reporter : Tim Redaksi

PEKANBARU, HALUAN — Kepala Kepolisian Daerah Riau Brigadir Jenderal Supriyanto meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti terkait bentrok yang berujung pada tewasnya tersangka pembunuh polisi dan seorang warga di Kota Selatpanjang, Kamis (25/8) lalu.

“Saya menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak. Ke depan, kami akan perbaiki (hubungan Polri dan masyarakat) ke arah lebih baik,” kata Kapolda dalam kete­rangan kepada pers di Pekanbaru, Minggu (28/8) seperti dilansir kompas.com.

Selain itu, dia juga menyam­paikan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban, baik dari masyarakat maupun dari anggota kepolisian, atas insiden tersebut.

Menurut dia, meninggalnya Apri Adi Pratama (24), tersangka pembunuhan Brigadir Adil S Tambunan, hingga berbuntut pada aksi bentrok warga dan polisi di Meranti, merupakan hal yang tidak diinginkan.

Untuk itu, sekali lagi dia me­min­ta maaf terkait peristiwa itu. Terlebih lagi, pada saat bentrok, seorang warga Selatpanjang ber­nama Isrusli juga jatuh sebagai korban.

Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan telah men­copot AKBP Asep Iskandar seba­gai Kapolres Meranti dan meng­gantinya dengan AKBP Barlian­syah sebagai Kapolres Meranti yang baru. Asep yang baru menja­bat tiga bulan sebagai Kapolres Meranti diganti oleh Barliansyah yang sebelum ini menjabat Kasat PJR Ditlantas Polda Riau.

Menurut dia, upaya itu meru­pa­kan bentuk keseriusan Polda Riau untuk menyelidiki peristiwa itu.

Pada Kamis (25/8), Kepulauan Meranti bergejolak setelah Apri Adi Pratama, tersangka pemb­u­nuh Brigadir Adil Tambunan, tewas di tangan polisi. Ribuan warga menyerbu Mapolres Me­ranti di Kota Selatpanjang. Massa mengepung Mapolres dan me­lem­pari tempat itu dengan batu.

Polisi bertahan dengan ta­meng dan sesekali meletuskan senjata peringatan ke udara. Namun, jumlah penyerang semakin banyak hingga terakhir se­orang warga terjatuh dengan luka di bagian kepala.

Belum diketahui pasti penye­bab tewasnya warga bernama Isrusli tersebut. Namun, polisi mengklaim bahwa korban tewas akibat terkena lemparan batu, sedangkan warga menyebut kor­ban tewas akibat peluru nyasar.

Terkait peristiwa tersebut, Ka­sat­reskrim Polres Meranti AKP Aditya Warman dan 14 jajarannya diperiksa Bidang Profesi dan Pe­nga­manan Kepolisian Daerah Riau.

“Sebanyak 15 personel Polres Meranti saat ini masih diperiksa di Mapolda Riau, termasuk Kasat Reskrim (Polres Meranti),” kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo. (h/ald)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin,29 Agustus 2016 - 02:09:02 WIB

    Kapolda Riau Copot Kapolres Meranti

    SELATPANJANG, Haluan — Kapolda Ri­au, Brigjen Supriyanto res­mi mencopot Kapolres Me­ranti, AKBP Asep Is­kandar dari jabatannya, pasca de­mo berdarah ke­marin..
  • Rabu,20 Januari 2016 - 03:34:45 WIB

    Kapolda Kepri Pimpin Sertijab 4 Perwira

    BATAM, HALUAN —Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepri Brigjen Pol Sam Bu­digusdian memimpin serah terima pengisi jabatan Wa­kapolda Kepri, Direktur Kri­minal Khusus, Direktur Sab­hara Polda Kepri, dan Kapol­resta Bar.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM