Petani Baru Merasakan 'Manisnya' Jeruk


Minggu,28 Agustus 2016 - 17:30:44 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Petani Baru Merasakan 'Manisnya' Jeruk Ilustrasi petani jeruk/Dokumentasi Haluan
PASBAR, HALUAN--Petani jeruk kini bisa merasakan manisnya buah yang ia tanam. Hal itu dikarena buah kaya vitamin C itu dapat dijual denga harga Rp per kilogram dari harga sebelumnya yang hanya Rp 6 ribu per kilogram.
 
Salah seorang petani jeruk di Batang Saman, Sidep (34) mengaku dia senang karena harga jeruk naik. Baru kali ini dia menjual jeruk di kebunnya Rp8 ribu per kg.
 
"Biasanya harga di kebun itu murah. Sekarang alhamdulillah harga sudah naik menjadi Rp8 ribu per kg," kepada Haluan, Minggu (28/8), jelas Sidep.
 
Ia menambahkan, jika harga jeruk Rp8 ribu per kg di jual di kebun. Barulah terbayar rasanya perawatan dan pemeliharaan jeruk dari tanam hingga panen.
"Biaya pemeliharaan jeruk ini mulai dari tanam hingga panen menghabiskan biaya Rp23 juta. Mulai dari pupuk, racun hingga perawatan,"tandas Sidep.
 
Hal yang sama juga dikatakan oleh petani jeruk lainnya, Anto (45). Menurut Anto susah untuk saat ini mencari keseragaman harga jeruk di Pasbar. Sebab, setiap toke memiliki harga standar sendiri-sendiri.
 
"Padahal di pasaran harga jeruk pasaman itu yang bagus atau yang super mencapai Rp20 ribu per kg,"tandas Anto.
Setidaknya kata Anto, untuk saat ini petani bisa bernafas lega karena harga jeruk Pasaman sudah mulai naik. Hal ini disebabkan petani jeruk tidak banyak yang panen.
 
"Biasanya petani jeruk, panen tidak secara terus menerus. Artinya secara bertahap, kadang dalam dua bulan itu tidak panen atau masa berbunga. Ketika petani tidak banyak yang panen itulah harga jeruk naik,"ucap Anto.(h/ows)

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu,22 April 2017 - 07:24:06 WIB

    575 Ton Pupuk Akan Digulirkan untuk Petani Mentawai

    575 Ton Pupuk Akan Digulirkan untuk Petani Mentawai MENTAWAI, HALUAN – Dalam upaya meningkatkan produksi pertanian di Kepulauan Mentawai, PT Petrokimia Gresik bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Mentawai tahun ini akan menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani Ment.
  • Senin,20 Maret 2017 - 10:58:09 WIB

    Petani Pasbar Diminta Waspadai Pupuk Oplosan

    Petani Pasbar Diminta Waspadai Pupuk Oplosan PASBAR, HALUAN - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mengingatkan petani untuk mewaspadai pupuk oplosan, kendati saat ini peredarannya belum ada yang terungkap. .
  • Rabu,15 Februari 2017 - 16:04:54 WIB

    Harga Sawit Naik, Petani di Pessel Ini Senang

    Harga Sawit Naik, Petani di Pessel Ini Senang PAINAN,HALUAN- Para petani sawit di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) mulai lega dan senang karena naiknya harga jual Tandan Buah Segar ( TBS). Selama ini harganya berkisar Rp800 sampai Rp1100 per kilogram.
  • Senin,06 Februari 2017 - 20:44:47 WIB

    Petani Tambak di Danau Maninjau Bakal Diberikan Zonasi

    Petani Tambak di Danau Maninjau Bakal Diberikan Zonasi PADANG, HALUAN--Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar akan memberikan aturan untuk pengelolaan Keramba Jaring Apung (KJA) di Danau Maninjau Kabupaten Agam. Salah satunya dengan memberikan zonasi bagi petani tambak. .
  • Selasa,27 Desember 2016 - 00:40:39 WIB

    Syafi’i, Sosok Petani Penemu Padi Varietas Nasional Gadang Rumpun

    Syafi’i, Sosok Petani Penemu Padi Varietas Nasional Gadang Rumpun SAWAHLUNTO, HALUAN — Baginya, membangun Kota Sawahlunto tidak harus menjadi pegawai negeri maupun politisi. Dengan semangat membangun, walau hanya menyandang status sebagai petani, Syafi’i ternyata bisa berkontribusi ter.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM