Gennta Rahmad Putra: Indonesia Satukan Keragaman Budaya


Selasa,16 Agustus 2016 - 03:06:52 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Gennta Rahmad Putra: Indonesia Satukan Keragaman Budaya GENNTA Rahmad Putra bersama penari tradisional Papua.

SAWAHLUNTO, HALUAN — Berjarak lebih dari lima ribu kilometer dengan penerbangan pesawat lebih dari delapan jam, memberikan pengalaman ter­sen­diri bagi Gennta Rahmad Putra, siswa SMAN 3 Sawah­lunto, dalam perjalanan prog­ram Siswa Mengenal Nusan­tara, ke tanah Papua.

Dengan keterbatasan yang dimiliki, para pelajar di tanah Papua justru memiliki se­mangat yang sangat tinggi dalam menambah wawasan. Agaknya semangat itu pulalah yang membuat Gennta ber­sama 20 pelajar lainnya dari Sumatera Barat, untuk me­ningkatkan semangat mereka untuk belajar.

“Semangat yang dimiliki pelajar di Manowari Papua Barat ini dalam mendapatkan pendidikan luar biasa. Fasilitas pendidikan yang mereka miliki, berbanding jauh dengan fa­silitas yang ada di Sumatera Barat saat ini,” ujar Gennta kepada Haluan, Senin (15/8).

Gennta bersama puluhan rekannya dari ranah minang, yang memulai perjalanan me­reka semenjak 6 Agustus dan berakhir 15 Agustus, sempat mengunjungi beberapa sekolah. Mulai dari SMAN 1 Ma­nok­wari, SMKN 2 Manokwari, SMAN 1 Prafi, SMKN 4 Prafi, serta MTsN Prafi Manokwari.

Rombongan juga sempat belajar tari tradisional, ma­kanan khas berbahan dasar sagu, hingga mengunjungi pusat kerajinan khas Papua, serta beberapa kawasan wisata alam yang meliputi pulau dan pantai pasir putihnya.

Di sana, peserta Siswa Mengenal Nusantara melihat potensi keragaman adat dan budaya Indonesia begitu besar. Papua saja, setidaknya me­miliki 250 suku, yang masing-masingnya juga memiliki ba­hasa masing-masing.

“Di sini perannya bahasa Indonesia sebagai bahasa pe­mersatu, yang menyatukan komunikasi 250 suku di Pa­pua,” ungkap anak pertama dari dua bersaudara pasangan Us­bekar dan Irdayusri tersebut.

Bersama rekannya, Gennta berharap program Siswa M­engenal Nusantara ini dapat diperpanjang, sebab begitu banyak daerah yang belum mereka kenal. Jika diberikan kesempatan, rombongan ber­keinginan waktu kunjungan di perpanjang hingga satu bulan ke depan.

Remaja kelahiran 25 No­vember 1999 itu berharap, pemerintah Indonesia untuk terus meningkatkan perhatian terhadap Papua, dengan mem­perbaiki fasilitas dan akses transportasi yang ada di ne­geri penghasil emas tersebut. (h/dil)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM