Capai Angka Rp649 Juta

11 Nagari Menunggak Pembayaran Raskin


Jumat,01 Juli 2016 - 05:04:00 WIB
11 Nagari Menunggak Pembayaran Raskin Camat Lubuksikaping, Akshan Daeng disalami camat dan walinagari lainnya usai diberi bonus uang tunai Rp1 juta oleh Bupati Pasaman, Yusuf Lubis, karena tidak menunggak dana raskin. (YUDI)

PASAMAN, HALUAN — Sebanyak sebelas nagari di Kabupaten Pasaman, menunggak pembayaran dana beras miskin (Raskin), untuk bulan Mei-Juni 2016. Totalnya bahkan mencapai sebesar Rp649,715 juta.

Hal itu terungkap dalam rapat evaluasi penyaluran ras­kin dan verifikasi data pene­rima program raskin di lantai tiga kantor Bupati Pasaman.

Kegiatan itu langsung diha­diri Bupati Yusuf Lubis, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, M Fauzi, para Camat dan seluruh Walinagari setempat.

“Ada beberapa kecamatan belum stor dana raskin selama dua bulan ini pak bupati. Keca­matan yang sudah melunasi baru lubuksikaping per 29 Juni 2016. Ini jelas akan meng­hambat proses penyaluran raskin tahap selanjutnya,” kata M Fauzi, Kamis (30/6) ke­marin.

Dikatakan, dari 12 keca­matan, Duokoto merupakan kecamatan tertinggi menung­gak dan raskin, yakni mencapai Rp196,364 juta. Disusul, Tigo­nagari Rp96,784 juta, Ma­pattunggul Rp63,336 juta.

Selanjutnya, kata Fauzi, kecamatan Rao Selatan Rp­54,609 juta, Padanggelugur Rp51,618 juta, Rao Rp45,538 juta, Rao Utara Rp43,632 juta, Mapattunggul Selatan Rp40,­866 juta, Simpati Rp36,768 juta, Panti Rp15,296 juta. Terakhir, Bonjol Rp4,904 juta.

“Itu untuk data per 30 Juni 2016. Dana raskin distor lang­sung oleh nagari/kecamatan ke rekening Bulog,” katanya.

Mendapat laporan seperti itu, bupati pun dibuat gusar. Ia menyampaikan kecewa akan sejumlah camat dan kanagarian yang sengaja menunggak pem­bayaran dana beras raskin ke pihak Bulog.

Satu persatu camat dimintai pertanggung jawabannya. Me­minta para camat segera melu­nasi pembayaran raskin terse­but, sehingga tidak berdampak pada penyaluran raskin tahap berikutnya.

“Ini mohon dilunasi segera. Kita tidak tolerir ada walinagari yang makan, pakai dana raskin. Jika tidak segera dilunasi, akan kita tindak sesuai aturan dan ketentuan berlaku,” katanya.

Seperti Camat Bonjol, Mar­dianto. Ketika ditanya bupati kapan dana raskin dibayarkan, dia menjawab, dana tersebut segera dibayarkan, tepatnya seminggu setelah lebaran Idul Fitri.

“15 juli pak bupati, akan kami lunasi,” janji Camat Bon­jol Mardianto, ketika ditanya Bupati Yusuf Lubis.

Sementara Camat Pa­dang­gelugur, Asrial Arfandi Hasan mengatakan, untuk sejumlah kanagarian di Padanggelugur, hanya tersisa Nagari Sontang Cubadak yang belum melaku­kan pelunasan raskin.

“Sontang Cubadak belum bayar pak. Janjinya besok (Jumat,red). Sementara tiga nagari lainnya, Sitombol, Ba­hagia dan Padanggelugur sudah lunas pak,” Kata Asrial.

Demikian pula kecamatan lainnya. Semua menjawab akan segera melunasi tung­gakan raskin seminggu setelah leba­ran. Seperti, Rao Utara, janji dilunasi pada 15 juli. Rao Selatan, pada 20 Juli, Mapat­tunggul dilunasi pada 13 Juli, Duokoto 12 Juli, Tigonagari 19 Juli. Sementara Ma­pat­tunggul, berjanji akan segera melunasi.

“Besok, Jumat (1/7) pagi pak kita akan lunasi semua tunggakan dana raskin ini Rp63 juta ke pihak Bulog,” ucap Camat Mapattunggul, Herman Surya.

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis  mengatakan, bahwa Pasaman sempat menjadi daerah terbaik ke enam dalam penyaluran raskin pada 2006-2010. Demikian pula untuk pelunasan.

“Kita pernah terbaik, ka­rena tidak pernah nunggak, hampir lima tahun itu,” katanya.

Dalam kesempatan itu, bupati menyampaikan sudah ada kebijaksanaan pemerintah pusat, bahwa walinagari diper­bolehkan melakukan verifikasi data penerima raskin yang layak atau tidak.

“Yang patut dapat, dapat. Yang tidak patut harus dicoret, diganti dengan rumah tangga yang berhak mendapat dan itu diperbolehkan. Jadi, Walinagari tak usah khawatir,” katanya.

Perihal itu, kata dia, camat, walinagari sudah ia surati. Mereka (Camat, walinagari) juga diperbolehkan mendata kembali untuk tambahan ma­syarakat miskin penerima prog­ram raskin baru.

“Tapi catat yang betul ber­hak mendapat, jangan mereka yang dekat dengan camat atau walinagari saja,” katanya.

Ia menegaskan, rumah tang­ga sasaran yang selama ini terdaftar sebagai penerima manfaat harus didata kembali. Tujuannya, kata dia, untuk memastikan rumah tangga penerima raskin tepat sasaran.

“Itu data lama, harus diper­baharui. Sebab, selama lima tahun menerima raskin, taraf ekonomi mereka sudah mem­baik dan sejahtera,” tuturnya.

Ia juga menegaskan, pem­bagian raskin harus sesuai aturan. Tidak ada kebijakan bagi rata. Sampai kini, kata bupati ada nagari dan jorong tidak mengindahkan per­in­tahnya.

“Masih ada seperti itu. Saya dapat laporan dari ma­syarakat,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, harga per kilogram, juga dimainkan. Padahal harganya hanya Rp­1.600 per kilogram. Tapi ok­num jorong ada yang mencatut harga raskin hingga mencapai Rp1.800-Rp2.200 per kg.

Bupati pun mengancam akan memecat setiap jorong, walinagari bahkan camat yang tidak beres dalam pen­distri­busian serta tidak dapat me­nuntaskan pelunasan raskin sesuai tenggat waktu yang ditentukan.

“Ancamannya dipecat yah. Kalau bapak, ibu tak sanggup melunasi tunggakan raskin sesuai waktu. Sesuai janji bapak, ibu kepada saya dan tidak melanggar lagi ke depan hari,” katanya. (h/mg-yud/hel)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM