Lebih Tiga Jam, Mudah Berperilaku Negatif

Waspadai Pola Menonton Anak


Sabtu,21 Mei 2016 - 04:03:07 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Waspadai Pola Menonton Anak PENTING bagi orangtua untuk mengawasi pola menonton TV anak-anak. Karena penilitian UK Research Council menyebutkan jika anak menonton tiga jam berturut-turut, menyebabkan ia berpotensi berperilaku negatif.

JAKARTA, HALUAN — Was­padalah jika Anda sering membiarkan anak menonton televisi (TV) selama lebih dari tiga jam sehari. Anak yang menonton TV lebih dari tiga jam dipercaya lebih berisiko melakukan perbuatan negatif. Mu­lai dari berkelahi dan mencuri.

Hal tersebut di­ung­kapkan melalui pe­ne­­litian di Inggris oleh UK Medical Research Coun­cil (MRC), da­lam hal ini yang paling be­risiko adalah anak-anak berusia 5-7 ta­hun. “Risiko ini tidak ka­mi temukan saat anak-anak bermain kom­puter atau game elek­tronik,” papar pe­ne­liti.

Selain itu, peneliti juga menemukan, pa­da usia lima tahun, dua pertiga anak menon­ton TV selama satu sampai tiga jam sehari. Sekitar 15 persen anak-anak menonton se­lama tiga jam atau lebih. Hanya 3 persen di antara mereka yang ber­main game elektronik selama tiga jam atau lebih setiap hari.

Peneliti mencatat, anak-anak berusia lima tahun yang me­nonton TV selama tiga jam atau lebih setiap harinya, me­nyebabkan kenaikan 0,13 poin (pada skala 10-poin) masalah perilaku, seperti ber­kelahi, ketidaktaatan dan men­curi. Namun tidak pada ma­salah emosional dan per­ha­tian.

Peneliti juga mem­per­hitungkan faktor-faktor lain seperti pendapatan rumah tangga, pendidikan, status pekerjaan ibu, perilaku orang­­tua, hubungan orang­tua juga anak, ke­mampuan kognitif anak, tidur dan akti­vitas fisik.

Profesor Psikologi Sosial dari London School of Eco­nomics, Sonia Livingstone menjelaskan, bahwa hal ini memperingatkan pentingnya kehidupan seimbang bagi anak.

“Jika anak lima tahun menonton televisi lebih dari tiga jam per hari, pasti ada efek negatif kecil tapi hal ini tidak berpengaruh pada hi­per­­aktif atau masalah emo­sional. Jadi tidak ada alasan untuk panik karena mungkin tekanan pada orang tua me­reka terlalu besar, atau mung­kin tidak ada ruang bermain di dekatnya,” papar Living­stone. (h/okz)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM