BPJS Ketenagakerjaan Gelar Grebek Pasar


Kamis, 17 Desember 2015 - 03:22:49 WIB

Grebek Pasar yang dilakukan ini untuk menjangkau dan menjaring pekerja informal sampai ketingkat dasar untuk ikut serta sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Adapun tiga pasar yang dijadikan sasaran Grebek Pasar ini yakni Pasar Atas, Pasar Bawah dan Pasar Aur Kuning.

“Dengan program Grebek Pasar yang dilakukan ini, kita akan terus lakukan sosialisasi dan edukasi agar masayarakat pekerja khususnya pedagang menyadari benar tentang pentingnya Jaminan Sosial pekerja, serta manfaat yang diberikan oleh program BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Afriadi kepada Haluan, Selasa (15/11).

Dikatakannya, Grebek Pasar yang dilakukan dikhususkan kepada pedagang kaki lima (PKL) di tiga pasar tersebut, dengan memberikan sosialisasi dan edukasi serta brosur-brosur mengenai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Dalam kegiatan tersebut, ada tiga macam program BPJS Ketenagakerjaan yang ditawarkan kepada pedagang yakni program jaminan kecelakaan kerja (JKK), program jaminan kematian (JKM) dan program jaminan hari tua (JHT). “Mengignat para PKL tersebut merupakan pekerja Informal, maka pihaknya berharap para PKL tersebut bisa untuk ikut sebagai kepesertaan dari program JKK dan JKM,” kata Afriadi.

Menurutnya, masih banyak masyarakat atau pekerja Informal yang belum tahu dan sadar tentang program BPJS Ketenagakerjaan. Dengan diselenggarakannya grebek pasar tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran informasi dan pengetahuan tentang apa fungsi dan bagaimana cara untuk ikut sebagai peserta.

Sebab, saat ini bukan hanya pekerja formal saja yang bisa ikut sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, namun pekerja informal  juga bisa men jadi peserta. Seperti  pedagang, pegawai toko, pemilik toko, pekerja buruh pasar, pemilik usaha UMKM, dan pekerja informal lainnya.

Memang untuk kepesertaaan program BPJS Ketenagakerjaan itu dapat diikuti oleh seluruh pekerja, baik pekerja  formal, maupun informal. Untuk itu kita berharap agar masyarakat pekerja untuk dapat ikut serta sebagai peserta, karna resiko dari kecelakaan kerja tersebut tidak tau kapan datangnya.  ”Dengan iuran sebesar Rp16.800 perbulannya  masyarakat pekerja  sudah terdaftar sebagai peserta. Bahkan dengan iuran yang sangat kecil tersebut keselamatan tenaga kerja sudah terlindungi,” jelas Afriadi. (h/tot)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM