Kamis, 23 Oktober 2014

Wacana Pemekaran Kembali Jadi Perdebatan

Haluan - Kamis, 23 Oktober 2014 02:20

PEMBANGUNAN KOTA PADANG CENDERUNG TERSENDAT

PADANG, HALUAN — Pasca bergulirnya reformasi, ‘birahi otonomi’ di Indonesia seolah tak terbendung, bahkan cenderung berle­bihan. Meski undang-undang memperbolehkan, namun wacana pemekaran daerah terkadang tak disesuaikan dengan kondisi, serta tidak pula diputuskan melalui kajian komperehensif terha­dap kelangsungan daerah ke depannya.

Tokoh masyarakat Pauh, yang juga mantan Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh Limo periode 2008-2013, Mulyadi Zakaria Dt Rajo Putiah, menjawab Haluan kemarin menga­takan, pemekaran wilayah pada prinsipnya merupakan bagian dari aspirasi rakyat. Namun begitu, wacana pemekaran daerah, khusus­nya Kota Padang, haruslah melalui pertimbangan dan kajian mendalam.

Berita Lain:

Haluan Padang

9.600 Kaleng Mili Palsu ‘Keluar Malam’

Haluan - Kamis, 23 Oktober 2014 02:22

MASYARAKAT SUMBAR DIMINTA WASPADA

Masyarakat Sumbar diminta waspada menyusul terungkapnya pabrik ikan kemasan dengan merek dagang Mili di Padang Panjang. Polisi sudah menggerebek. Namun, dari hasil pemeriksaan sementara, Kapolres memperkirakan, barang tersebut sudah beredar di Sumbar.

 

PADANG PANJANG, HA­LUAN  — Polres Kota Padang Panjang terus melakukan penye­lidikan intensif terkait pengung­kapan kasus Mili Brand pal­su (ikan dalam dalam kema­san) yang berproduksi di Kota Padang Panjang. Selain telah menga­mankan empat tersang­ka, hingga kini pihak kepolisian juga terus melakukan perburuan terhadap “RK”, pemilik Mas Bro Manage­ment, yang diduga sebagai dalang utama di balik bisnis ilegal berkedok jasa usaha laundry di Bukit Surungan Padang Panjang Barat tersebut.

Berita Lain:

Sumatera Barat

Riau & Kepri

Ribuan Peserta Tes CPNS Kepri Tersingkir

Kamis, 23 Oktober 2014 01:52

GAGAL DI ADMINISTRASI

TANJUNGPINANG, HALUAN — Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri, Robert Iwan Loriaux mengatakan, sekitar 3000-an lebih peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Provinsi Kepri, dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Sementara sekitar 2000 peserta lainnya, tudak lulus. “Yang lulus seleksi admi­nistrasi kurang lebih sekitar 3000-an peserta, sedangkan sisanya (2000-an) tidak lulus. Namun angka pastinya nanti saya ketika pengu­muman pada 27 Okto­ber nanti,” ungkap Robert kepada awak media, Dom­pak, Rabu (22/10).

Berita Lain:

Riau dan Kepri

 

Nasional

Jokowi Batal Umumkan Kabinet

Kamis, 23 Oktober 2014 02:20

TERIMA LAPORAN PPATK DAN KPK

JAKARTA, HALUAN — Janji Joko Widodo untuk mengumumkan menteri yang akan duduk dalam kabinetnya, urung dilaksanakan, Rabu (22/10). Nama-nama calon menteri, masih digodok, menyusul rujukan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Beberapa nama-nama yang sebelumnya disampaikan pada PPATK dan KPK, dilakukan pengecekan pada nama tersebut. Presiden diberikan waktu 14 hari dari pengambilan sumpah. Seluruh menteri dipastikan melaksanakan visi-misi presiden, maka pendalaman yang matang,” kata Wasekjen PDIP Hasto Kris­tianto Rabu (22/10) malam usia melakukan pertemuan di rumah Ketum PDIP Megawati Soekar­noputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (22/10) malam.

Berita Lain:

Luar Negeri

Luar Negeri

Ladang Opium Afghanistan Bertambah Luas

Kamis, 23 Oktober 2014 02:11

KABUL, HALUAN — Perang anti obat bius yang dilancarkan AS di Afghanistan dianggap gagal. Dana sebesar $ 7,6 miliar terbuang sia-sia. CNN melaporkan Selasa (21/10), Irjen Khusus Rekonstruksi Afghanistan AS menyebutkan ladang opium di Afghanistan makin meluas. Dari semula 193 ribu hektare pada 2007 menjadi 209 ribu hektare pada 2013.

Laporan itu juga menyebut, Provinsi Nangarhar yang dica­nangkan PBB sebagai ‘Kawasan Bebas Opium’ pada 2008 kini memproduksi obat bius sampai empat kali lipat. Afghanistan yang memasok 80% kebutuhan opium di dunia, meraih penjua­lan dua kali lipat. Dari semula sekitar $ 2 miliar, kini naik sampai $ 3 miliar pada 2013.

Berita Lain:

Ekonomi dan Bisnis

Lelang Sukuk Negara Serap Dana Rp 1,49 Triliun

Kamis, 23 Oktober 2014 01:54

JAKARTA, HALUAN — Pemerintah menyerap dana sebesar Rp1,49 triliun dari lelang tiga seri Sukuk Negara pada Selasa (21/10), dari total penawaran yang masuk sebesar Rp3,56 triliun lebih.

Menurut Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, jumlah diserap Rp 1,49 triliun itu berasal dari seri SPN-S08042015, seri PBS005 dan seri PBS006.

Berita Lain:

Olahraga

Empat Wakil Sumbar Atasi Pesaing

Kamis, 23 Oktober 2014 02:01

DJARUM SIRNAS LI NING SUMBAR OPEN

PADANG,HALUAN — Empat wakil Sumatera Barat me­lang­kah ke babak se­lanjut­nya dalam Sirkuit Nasional (Sirnas) Sumbar Open yang digelar pada Rabu (22/10) hingga Pukul 18.00 WIB. empat wakil Sumbar ter­sebut berasal dari nomor tunggal pemula putri, dua dari tunggal dewasa putra dan ganda pemula putri.

Tunggal pemula putri, Putri Syaikah dari PBSI Padang Pa­riaman berhasil mengalahkan Amira dari Bintang Badminton club dengan rubber set. Pada set pertama Putri sempat kalah dengan skor 21-15. Dua set berikutnya berhasil direbut oleh Putri dengan skor 17-21 dn 19-21. Waktu yang dibutuhkan oleh Putri untuk mengalahkan lawan­nya adalah 45 menit. Dengan ke­menangan ini Putri melangkan ke babak ke dua.

Berita Lain:
 

Arsip


 

Pengunjung

Kami punya 297 tamu online

TAJUK

PKL Jangan Egois Setiap manusia secara ha­kikatnya pastilah menyukai kebersihan, keindahan dan kenyamanan. Tidak terke­cuali masyarakat Kota Pa­dang. Semuanya suka dan rindu kota bengkuang kembali menjadi kota yang...

Opini

Kekerasan di Sekolah, Jangan Korbankan Guru Agama Sudah lebih sepekan, kasus video kekerasan antar siswa di SD Perwari Bukittinggi menjadi berita nasional. Ke­kerasan itu dituding terjadi saat pelajaran agama. Bahkan sang guru agama yang juga da’i...

Refleksi

Selamat Pagi Jokowi Selamat Pagi Jokowi Indonesia. Ada orang baru me­nge­tuk pintu Republik ini. Terimalah dia dengan hati ter­buka, seorang yang akan meng­huni Is­tana Mer­deka. Se­jak pagi ini (20 Oktober 2014) Pre­siden Indonesia...

Khas

Etek Niar, Penunggu Panorama Malalak Etek Niar, Penunggu Panorama Malalak SURGA KEINDAHAN Menyeduh hangatnya secangkir kopi atau teh di ketinggian dengan udara dingin terasa kadam. Ditemani mie gelas ataupun semangkok mie rebus ala Etek Niar yang maknyus, lengkap sudah keindahan dan keelokan Panorama Malalak yang sebagian...