Jumat, 29 Agustus 2014
Riau & Kepri
Pembunuh Bayi Jalani Tes Kejiwaan di Polda Riau PDF Cetak Surel
Rabu, 20 Agustus 2014 01:19

PEKANBARU, HALUAN — Pasca penangkapan, tersangka Yulia alias Dona (19), pembunuh bayi berusia 14 bulan ini menjalani pemeriksaan kejiwaan di Bagian Psikologi Polda Riau, Selasa (19/8).

Sekitar pukul 13.00 WIB, dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian, Dona datang ke Mapolda Riau dan langsung menuju ruang Bagian Psikologi. Pemeriksaan yang berlangsung sekitar tiga jam tersebut, dilakukan secara tertutup oleh tim psikologi dari Polda Riau dan Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Pekanbaru.

 
Wanita Muda Dibekuk Saat Jual Pakaian PDF Cetak Surel
Selasa, 19 Agustus 2014 01:35

DUGAAN KASUS PEMBUNUHAN BAYI

PEKANBARU, HALUAN — Berakhir sudah penyamaran Yulia alias Dona (20), tersangka pembunuhan bayi tak berdosa Jeanette Gracya Candrio, yang berumur 1 tahun 2 bulan.

Tersangka ini dibekuk saat berjualan pakaian di Pasar Kodim, tepatnya di sebuah toko pakaian Sofia, Jalan Teratai, Kecamatan Sukajadi, Senin (18/8) sekitar pukul 12.30 WIB.

 
Pemko Batam Akan Ubah Wajah Nagoya PDF Cetak Surel
Selasa, 19 Agustus 2014 01:35

BATAM, HALUAN — Pemerintah Kota Batam akan mengubah wajah Nagoya menjadi lebih indah. Karena dari keindahan tersebut akan lebih banyak orang datang ke Batam dan ini akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

“Pembangunan tersebut akan dimulai tahun 2015 mendatang. Rencananya, dana yang akan dialo­kasikan untuk pembangunan Nagoya ini kurang lebih Rp300 miliar,” kata Wakil Walikota Batam H. Rudi SE saat menghadiri Gatering Mahasiswa se-Indonesia asal Batam di Politekhnik Batam, Minggu (17/8) siang.

 
Sukses Jalankan Tugas, Paskibraka Ikuti Darmawisata PDF Cetak Surel
Selasa, 19 Agustus 2014 01:34

BANGKINANG, HALUAN — Dinilai sukses oleh pihak berkompeten dalam melak­sanakan tugas menaikan bendera dan penurunan duplikasi sang merah putih pada  17 Agustus 2014 pada peringatan  Hari Ulang Tahun  (HUT) ke-69, 30 anggota Paskibraka Kabu­paten Kampar plus 10 orang pelatih dan pembina men­dapat bonus berdarmawisata ke Bandung dan Yogyakarta.

Keberangkatan rombongan Paski­braka Kampar tersebut akan dilaksa­nakan pada pertengahan  September dan darmawisata bagi Paskibraka tersebut juga telah mendapat restu dari Bupati Kampar, H. Jefry Noer.

 
Daging Korban Mutilasi Dijual ke Warung PDF Cetak Surel
Kamis, 14 Agustus 2014 01:25

KASUS PERAMPOKAN DAN PEMBUNUHAN

PEKANBARU, HALUAN — Proses penyidikan yang dilakukan Polres Siak bersama Direk­torat Reskrimum Polda Riau, terkuak bahwa daging korban dijual dan disebut sebagai daging sapi kepada pembeli. Hal tersebut dilakukan dengan alasan untuk memperbaiki sepeda motor tersangka.

“Dari pengakuan ter­sangka MD (19), bahwa daging korban ini dijual ke sejumlah warung. Dalam prosesnya, daging ini disebut merupakan daging sapi,” kata Direktur Direktorat Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol. Arif Rahman Hakim, Rabu (13/8). Dijelaskannya, saat ini penyidik sudah memeriksa tiga orang saksi yang dimintai keterangan. Untuk tersangka DD, tidak menge­tahui bungkusan yang dijual mantan suaminya MD tersebut merupakan daging korban, melainkan dijelaskan sebagai daging sapi.

 
Retribusi Air Bawah Tanah Belum Bisa Dipungut PDF Cetak Surel
Kamis, 14 Agustus 2014 01:23

SELATPANJANG, HALUAN — Pengelolaan air bawah tanah oleh pihak swasta, ternyata belum bisa dijadikan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kepulauan Meranti. Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kadistamben) Kepulauan Me­ranti, Herman menga­takan, sebenarnya su­dah ada pihak swasta yang ingin me­m­bayar­kan pajak/retri­busi kepada Pemkab Meranti atas air bawah tanah tersebut. Namun Pemkab tetap tidak bisa memungutnya, karena terkendala pa­yung hukum.

“Payung hukumnya belum ada, sehingga retribusi air bawah tanah belum bisa kita tagih. Makanya, ketika sejumlah pengelola hotel yang mengelola air bawah tanah ingin membayar belum bisa kita terima,” ungkap Herman ketika ber­bincang dengan war­tawan, Rabu kemarin.

 
Pulau Rangsang Alami Abrasi Terbesar di Meranti PDF Cetak Surel
Sabtu, 09 Agustus 2014 01:59

RANGSANG PESISIR, HALUAN — Hantaman abrasi terbesar akibat ombak Selat Malaka dialami oleh beberapa wilayah yang terdapat di gugus Utara Pulau Rangsang.

Lebih kurang sepanjang 80 hingga 90 KM garis pantai utara pulau tersebut berada pada posisi sasaran ombak yang berasal dari Selat Malaka. Terutama menjelang musim angin utara yang akan mulai terjadi setiap bulan September hingga Desember, bahkan sampai awal tahun. Dimana angin kencang akan berhembus disertai dengan hantaman ombak besar yang terjadi siang dan malam.

 
Satu Pangkalan Gas Elpiji Terancam Ditutup PDF Cetak Surel
Sabtu, 09 Agustus 2014 01:58

PEKANBARU, HALUAN —Terbukti menye­ludup­kan gas Elpiji 3 kilogram yang berasal dari luar Kota Pekanbaru, satu pangkalan penyedia Gas Elpiji terancam ditutup oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dispe­rindag) Kota Pekanbaru.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perda­gangan (Kadisperindag) Kota Pekanbaru, El Sabrina kepada wartawan, Jumat (8/8) mengatakan, berdasarkan pengaduan pangka­lan resmi yang ada di Pekanbaru dan berdasarkan penyelidikan, ditemukan ada peredaran gas elpiji tabung 3 Kg bersegel putih di Pekanbaru.

 
Anak Kandung Nekat Bakar Rumah PDF Cetak Surel
Rabu, 06 Agustus 2014 00:48

MENGALAMI GANGGUAN JIWA

PEKANBARU, HALUAN - Diduga mengalami gangguan jiwa, Teti nekat membakar tempat tinggal­nya bersama keluarga di Jalan Pelangi, Kelurahan Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Selasa (5/8) sekitar pukul 09.30 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, rumah permanen termasuk harta benda milik korban diantaranya, tiga unit motor masing-masing satu unit motor Yamaha Jupiter MX, satu unit motor Jupiter Z dan satu unit motor Suzuki Shogun serta dua unit mobil yaitu Daihatsu Gran Max warna putih dan Mazda juga semuanya ikut terbakar. Akibat kejadian tersebut diperkirakan korban mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

 
Polres Siak Belum Bisa Pastikan Identitas 2 Mayat PDF Cetak Surel
Rabu, 06 Agustus 2014 00:47

DAYUN, HALUAN — Penemuan mayat dua bocah, yang sebelumnya diduga sebagai korban sodomi dan mutilasi, jajaran Polres Siak belum bisa memastikan siapa sebenarnya mayat yang ditemukan tersebut. Pasalnya, hingga saat ini hasil tes DNA-nya belum keluar

Demikian disampaikan Kapolres Siak, AKBP Dedi Rahmandayan melalui Kasat Reskrim, Hari Budi­yanto, Selasa (5/8) di halaman Mapolres Siak. Dikatakannya, hingga saat ini jasad kedua jenazah tersebut masih berada di kamar mayat Rumah Sakit (RS) Bayangkara Pekanbaru.

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL