Rabu, 08 Juli 2015
Laporan Utama
Ketika Golput Menjadi Pilihan PDF Cetak Surel

Padang baru saja menggelar iven baralek gadang bernama Pilwako (Pemi­lihan Walikota/Wakil Walikota) Padang untuk periode 2014-2019 pada 30 Oktober 2013 lalu.Sebanyak 10 pasang calon, baik yang diusulkan partai politik maupun calon independen, merebut simpati 560.732 pemilih, yang terdaftar pada KPU Kota Padang.bernama Pilwako (Pemi­lihan Walikota/Wakil Walikota) Padang untuk periode 2014-2019 pada 30 Oktober 2013 lalu.  Sebanyak 10 pasang calon, baik yang diusulkan partai politik maupun calon independen, merebut simpati 560.732 pemilih, yang terdaftar pada KPU Kota Padang.

Berbagai upaya dilakukan para calon untuk merebut simpati pemilih yang sebagian besar adalah perempuan.  Data dari KPU Kota, jumlah pemilih perempuan yang mencapai 283.994 orang, memang lebih besar dibanding laki-laki yang hanya tercatat 276.729 pemilih.

 
Pemuda Indonesia di Persimpangan Jalan PDF Cetak Surel

Besok, 28 Oktober 2013, sudah 85 tahun pemuda Indonesia bersumpah untuk negeri ini. Berbahasa Satu, Bertumpah Darah Satu dan Berbahasa Satu. Sebuah tekad dari leluhur untuk kemajuan negeri ini yang saat itu tengah terseo­ak di ceng­kraman ko­lonial.

Gerakan moral itu tiap tahun diperingati, agar sema­ngat dan nilai-nilai yang lahir di era pergerakan itu, bisa tertular di generasi masa kini yang sebagian malah terlena dengan lunturnya nilai-nilai kebangsaan.

Upaya untuk mem­per­baiki­nya, bukan tak ada. Upaya menjaga nilai-nilai perjuangan untuk keabadian negeri, sepertinya kalah deras, dibanding dengan tekanan “peru­bahan musim” yang kian deras datang dari penjuru. Peran penting itu perlu diimple­men­tasikan dengan perjuangan dari berbagai sektor, kendati sebagian kalangan anak muda, ada yang terjurus di lembah kenis­taan dan godaan KKN yang kian meraja lela

 
Kerap Putus Jelang Matang PDF Cetak Surel

Pembinaan Usia Dini

SELAMA ini keterpurukan Indonesia di pentas sepakbola dunia, membuat orang bertanya-tanya. Begitu sulitnyakah, mencari 11 pemain bagus di negara yang penduduknya lebih dari 235 juta jiwa ini? Sudah bertahun-tahun, orang melontarkan kalimat,” Indonesia punya potensi”, tapi faktanya kegagalan demi kega­galan akrab dengan sepakbola Indonesia.

Kalimat itu baru mene­mukan kebenarannya ketika Timnas U-19 yang dilatih Indra Sjafri, meraih Piala AFF U-19 2013 dan menga­lahkan Korea Selatan di kualifikasi Piala AFC U-19, yang sekaligus melolos­kan Indonesia ke putaran final di Myanmar tahun depan.

Bukan karena hasil positif sukses mereka gores, tapi cara mereka merebut kemenangan demi keme­nangan, sungguh seperti presentasi yang meyakinkan akan sebuah masa depan cerah sepakbola Indonesia.

 
Pemain SSB yang Ngebet Bertemu Indra Sjafri PDF Cetak Surel

Shadig Octaryan

Senyum terkembang dibi­bir­nya . Kegembiraan terli­hat jelas diwajah anggota Sekolah Sepak Bola (SSB) Persekon itu. Ternyata, selembar surat yang diantar sang pelatih sepakbolanya petang itu Jumat (18/10), yang menjadi penyebabnya. Isinya, mereka akan berte­mu dengan pelatih nasional U 19, Indra Sjafri pada Sabtu pagi (19/10).

Nama pelatih urang awak itu kini bak magnet. Kesuksesannya menangani Timnas Indonesia U 19, menjadi buah bibir masya­rakat hingga ke pelosok negeri. Kehadirannya begitu dinantikan dalam berbagai pertemuan, tak terkecuali di kalangan anak-anak anggota SSB di Kota Padang.

Hal itu pula yang dirasa­kan Shadiq Octaryan (9), salah seorang anggota SSB Persekon, Lapai Padang. Surat izin yang ditujukan ke sekolahnya untuk diizin­kan tidak masuk kelas hari itu, benar-benar sudah dinantinya. Apalagi agenda hari itu tak semata pertan­dingan sepakbola U 11, tetapi juga bertemu dengan pelatih impian Indra Sjarif.

 
Merajut Mimpi di Resapan Air PDF Cetak Surel

Menyoal Pusat Pemerintahan Baru Kota Padang

Babak baru pusat pelayanan masyarakat di Padang sudah dimulai, ditandai dengan pemindahan pusat pemerintah kota dari kawasan M.Yamin ke kawasan Eks Terminal Regional Bengkuang (TRB), Air Pacah, pekan lalu. Kendati operasional pelayanan masyarakat belum ikut dipindahkan, namun, sekelumit persoalan menggelayut di areal baru nan penuh harapan itu, mulai dari ancaman kelayakan lokasi, ancaman banjir hingga sarana angkutan.

Sebenarnya, untuk menentukan lokasi pusat pemerintahan ini, pemko tak sendirian. Ada campur tangan pihak lain yang ikut me­nentukan. Salah satunya, DPRD Padang. Ketua DPRD Kota Padang Zulherman mengakui sebelum pemindahan pusat pemerintah tersebut, pihaknya bersama Pemko Padang juga melakukan musya­warah penetapan lokasi.

Saat itu, kata politisi Partai Demokrat itu, dari beberapa lokasi rencana pusat pemerintahan Kota Padang yang baru, akhirnya menge­rucut menjadi dua alternatif, yakni kawasan Aia Pacah dan kawasan Bukik Napa.

 
Dari Banjir Hingga Angkutan PDF Cetak Surel

Penting kiranya bagi Pemko Padang untuk benar-benar mem­per­hatikan dampak banjir di lokasi pusat pemerintah baru itu karena, sebelumnya daerah ini memang rawan banjir. Ruas jalan yang ada di depan tempat Walikota-Wakil Walikota berkantor itu kerap digenangi air, jika hujan turun.

Karenanya, Kepala Dinas Penge­l­eloaan Sumber  Daya Air (PSDA) SumbarAli Musri mendesak Pemko segera membebaskan lahan untuk pembangunan bandar lurus Batang Maransi yang berada tak jauh dari lokasi. Katanya, sampai saat ini, lahan untuk pembangunan Bandar Lurus tersebut baru dibebaskan sekitar 300 meter. Padahal, dana untuk pem­bangunan bandar lurus tersebut, telah tersedia sekitar Rp4 miliar.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Padang Zulherman menga­takan, terkait pembebasan lahan untuk pusat pemerintahan yang baru tersebut, pihaknya telah menyediakan dana pada tahun 2013 ini sekitar Rp7 miliar, dan pada tahun 2014 nanti akan kembali ditambah sekitar Rp13 miliar lagi.

 
Pemilu 2014: Golkar dan PDI Perjuangan Rebutan Posisi Teratas PDF Cetak Surel

Dengan membandingkan hasil survei yang dilakukan oleh empat lembaga survei, Edi Indrizal melihat ada empat parpol yang bertahan di posisi empat besar. Yaitu partai PDI Perjuangan, Golkar, Demokrat, dan Gerindra. Sementara di urutan kedua teratas diisi oleh Golkar dan PDI Perjuangan.

Kemudian PKS, pada pemilu 2009  merupakan partai besar, menempati posisi  7, 8du kali dan 9. Sementara untuk partai baru Nasdem, posisi semakin tidak menentu. Ada yang berada di peringkat 6, 10, 9 dan 5.  Hal ini dilihat berdasarkan survei yang dilakukan oleh SMRC-LSI, CSIS, LIPI, dan PDB.

Menurut Edi, perkirakan kekua­tan parpol pada 2014 ini memang cukup mencengangkan. Karena pada bebe­rapa pemilu sebelumnya, Golkar dan PDI Perjuangan merosot jauh ke bawah.

 
Pasar Grosir yang Makin Sepi Dikunjungi Pelanggan PDF Cetak Surel

NASIB AUR KUNING

BUKITTINGGI, HALUAN — Pada awal tahun 2000-an, Pasar Aur Kuning Kota Bukit­tinggi dikenal sebagai Tanah Abang kedua. Artinya, setiap barang yang dijual di Tanah Abang Jakarta, pasti ada di Pasar Aur Kuning Bukittinggi.

Para pedagang pun waktu itu berlomba-lomba dan ber­saing ketat ingin menda­patkan tempat untuk berjua­lan di Pasar Aur Kuning.

Namun itu dulu. Kondisi terkini ternyata sudah sangat jauh berubah. Masa keemasan itu perlahan tapi pasti mulai melindap. Bahkan julukan pusat grosir terbesar di Su­matera itu akan terkikis jika pemerintah dan pihak-pihak terkait lainnya tidak segera melakukan penataan dan pembenahan secara cepat.

 
Kunjungan Wisatawan ke Bukittinggi Menurun PDF Cetak Surel

Tak Punya Agenda Wisata Harian

BUKITTINGGI, HALUAN—Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bukittinggi, kunjungan wisatawan mancanegara yang menginap di hotel berbintang maupun non bintang di Kota Bukittinggi selama tahun 2012 berjumlah 27.183 pengunjung. Jumlah ini meningkat dibanding tahun 2011 yang hanya mencapai 21.457 pengunjung.

Meski kunjungan wisata­wan mancanegara tahun 2012 meningkat dibanding 2011, namun jumlah itu masih di bawah kunjungan tahun 2010 yang mencapai 33.598 serta tahun 2009 dengan jumlah 36.242 pengunjung.

 
Banjir Padang, Drainase dan Hutan PDF Cetak Surel

Musim bulan ‘ember’ (September, Oktober, November dan Desember) sudah datang dan itu berarti musim hujan juga datang. Di Padang, pengertian musim hujan datang sudah dipelesetkan warga menjadi ‘musim banjir sudah datang’ ini lantaran hujan dan banjir memang sesuatu yang berjalin berkelaindan di Padang.

Tahun lalu banjir yang biasanya mengancam kawasan yang terletak di daerah rendah, justru terjadi di ketinggian di daerah Limau Manis. Banjir bandang atau yang seirng disebut galodo melanda daerah itu. Akibatnya ada rumah warga yang hanyut, ratusan rumah terendam, dan pengungsi yang mencapai 1.200 jiwa.

Penyebab banjir bandang tersebut adalah terjadi bendung alam di anak sungai Limau Manis, Bukit Barisan.

Peneliti UGM dan Unand yang dipimpin Salahuddin Husein paa Agustus tahun silam memaparkan bahwa peristiwa unik yang terjadi pada banjir bandang itu adalah dari keempat sungai yang diduga menyebabkan banjir, hanya sungai Limau Manis yang membawa material tanah, bebatuan, dan batang pohon. Sedangkan sungai lainnya hanya membawa air.

 
Banjir Masih akan Datang PDF Cetak Surel

Banjir demi banjir di Kota Padang memberi kesimpulan kepada kita bahwa penebangan liar, pendangkalan sungai serta drainase yang tak memadai adalah biang dari semuanya. Drainase adalah bagian yang sebenarnya pemicu penting, sebab kalau drainase memadi, maka aliran air dari hulu sungai dan hujan yang mengguyur kota bisa tersalur ke drainase lalu masuk ke saluran utama.

Tapi dalam kacamata Wahana Ling­kungan Hidup seperti diungkap Manager Penanganan Bencana Walhi, Mukri penyebab kerapnya terjadi banjir di Padang karena topografi hulu yang sudah mengalami degradasi. Selain itu bantaran sungai juga mengalami sendimentasi,” kata Mukri, seperti dikutip situs berita okezone.com.

Menduru Mukri terdapat kerusakan hutan pada bagian hulu sungai dan mengakibatkan erosi. Akibatnya terjadi penumpukan material pada daerah ban­taran sungai. Sehingga mengakibatkan pendangkalan air sungai. “Drainase yang buruk karena tidak dikelola oleh Pemda Kota,” imbuh Mukri.

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL