Senin, 31 Agustus 2015
Laporan Utama
Harga Daging Mahal, Berkurban Tetap Jalan PDF Cetak Surel

Setiap tahun, diprediksi harga sapi untuk hewan kurban terus naik. Terlebih menjelang Idul Adha. Begitu pun halnya tahun ini, sudah pasti terjadi kenaikan harga sapi kurban dibanding dari tahun sebelumnya. Indikasinya dapat dilihat dari harga daging di pasaran yang terbilang cukup tinggi yaitu di kisaran Rp100 ribu per kilogram bahkan lebih.

Apakah kecendrungan kenaikan harga daging sapi ini ikut mempengaruhi mi­nat masyarakat muslim un­tuk berkurban atau se­ba­liknya tak terpengaruh sama seka­li karena bagi ma­sya­rakat yang ingin ber­kurban yang penting adalah niatnya, jadi seberapapun mahalnya, masyarakat tetap tak akan keberatan mengeluarkan uangnya untuk ikut ber­kurban.

 
Duh, Panjangnya Antrean Haji PDF Cetak Surel

Daftar tunggu keberangkatan haji di Indonesia termasuk juga Sumbar tiap tahun semakin panjang. Meski punya uang untuk naik haji, bagi kaum muslim tak bisa ser­ta merta bisa langsung terbang ke Arab Saudi.

PADANG, HA­LU­AN — Banyaknya pendaftar ha­ji mem­buat mereka yang su­dah mendaftar harus menunggu nomor porsi yang diperoleh saat men­daftar mendapat giliran un­tuk diberangkatkan.

Kuota yang diberikan Kerajaan Arab Saudi saat ini memang tak seban­ding de­ngan peminat berhaji yang demikian tinggi. karena ada perbaikan ba­ngunan Masjidil Ha­ram, jumlah kuo­ta haji seluruh ne­gara 2 tahun ter­akhir dikurangi 20 persen, ter­masuk Indonesia. Pengurangan ini ma­kin menambah panjang daftar antrean haji.

 
Indonesia (Belum) Merdeka PDF Cetak Surel

Secara konstitusi, Indonesia dinyatakan merdeka sejak 17 Agustus 1945 lalu yang  dideklarasikan oleh Soekarno-Hatta. Artinya tahun 2015 ini sudah 70 tahun Indonesia merdeka.

Namun faktanya, apa be­nar Indonesia sudah be­nar-benar merdeka ? Mer­deka itu artinya bebas. Be­bas dari penjajahan dalam bentuk apa pun juga. Indonesia se­betul­nya be­lu­m benar-benar mer­deka dalam arti sesungguhnya. Negeri ini masih terjajah dalam banyak segi atau bah­kan di semua segi ke­hi­dupan­nya.

 
Tak Luput (Dirundung) Golput PDF Cetak Surel

Golongan putih populer dikampanyekan sejak pemerintahan Orde Baru. Istilah ini dipo­pulerkan oleh gerakan mahasiswa kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam pe­milihan politik yang diselenggarakan di bawah pemerintahan Orde Baru karena ketiga partai yang terlibat pemilu saat itu––Golkar,Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai De­mokrasi Indonesia adalah partai boneka dari kepentingan Soeharto sebagai presiden.

Meskipun demikian, angka golput dalam masa itu ternyata lebih rendah jika dibandingkan dengan angka golput pada masa se­tela­h­nya. Angka golput paling tinggi di masa rezim Orde Baru tercatat pada 1999, namun hanya 10,2% . Justru sete­lah­nya, yakni sejak pe­milu 2004, tren golput di tanah air semakin melonjak.

 
Masa Depan Kepariwisataan Tanggung Jawab Bersama PDF Cetak Surel

Dibandingkan dengan musim libur lebaran tahun lalu, tingkat kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi wisata Sumbar pada tahun 2015 ini, tercatat mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Selain Kota Bukittinggi, Padang Panjang, Sawah­lunto, Tanah Datar dan be­berapa daerah lainnya, gra­fik kunjungan mencolok juga terlihat di Kabupaten Pesisir Selatan.

 
Sekolah Negeri Diminta Tidak Egois PDF Cetak Surel

PERBANDINGAN JUMLAH PENERIMAAN SISWA MENCOLOK

Tahun ajaran baru telah berlalu. Sejak beberapa waktu lalu, para orang tua sibuk mencarikan sekolah terbaik untuk buah hati mereka. Sekolah negeri, menjadi tujuan utama dengan impian anak bisa mendapat pendidikan yang layak.

Benar saja, setiap tahun ajaran baru sekolah negeri selalu dibanjiri pendaftar, baik yang berada di dalam rayon maupun di luar rayon. Namun, ada yang ter­lu­pakan yaitu keberadaan sekolah swasta.

 
Selamat Datang Perantau Minang PDF Cetak Surel

Lebaran selalu menjadi momentum penting bagi para perantau Minang. Hanya pada saat Lebaran itulah mereka dapat pulang ke kampung halaman, berkumpul dengan seluruh sanak saudara, serta melupakan sejenak hiruk pikuk dan kebisingan hidup di kota-kota besar.

Dampak pulang basamo perantau ke ranah Minang, tentunya juga memberikan berkah tersendiri bagi kam­pung halaman. Ribuan, bah­kan jutaan perantau yang pulang kampung pada Idul Fitri ini, tentu akan menjadi potensi besar yang harus dikelola secara maksimal. Transformasi dan spirit ker­ja keras, harus lebih diuta­makan daripada hanya seke­dar “menunggu” umpan.

 
Ribuan Hektare Sawah di Sumbar Kekeringan PDF Cetak Surel

KEMARAU PANJANG, GAGAL PANEN MENGANCAM

Cuaca panas yang memicu terjadinya kemarau panjang di sejumlah daerah di Sumbar sejak beberapa waktu terakhir, mulai memberikan ancaman serius bagi masyarakat di Ranah Bundo. Tidak hanya ancaman kebakaran hutan dan lahan, ratusan petani juga terancam mengalami gagal panen, akibat keringnya lahan persawahan mereka.

Seperti halnya petani di Padang, Pesisir Se­latan, Agam dan Tanah Datar. Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Saiyo, Sungai Sapih, Kota Padang, Syam­suir (63) mengatakan, usia tanaman padi mereka yang saat ini masih berkisar 30 sampai 60 hari masa tanam, terancam gagal panen. Pa­salnya, padi yang ditanam di atas lahan seluas 25 hektare itu, tidak mendapatkan air yang cukup.

 
Ibarat Dua Sisi Mata Uang PDF Cetak Surel

MERCON DAN RAMADAN

Ibarat dua sisi mata uang, bulan Ramadan dan maraknya pedagang mercon di sepanjang jalan dan kawasan pasar, seperti menjadi satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan. Meski pihak terkait sudah mewanti-wanti melalui pendekatan humanis, dan telah pula dibarengi dengan serangkaian aksi penertiban, namun mata rantai peredaran jenis mainan berbahaya itu, seperti tak ada putusnya.

Dari pemberitaan Haluan yang dirangkum sejak sepekan terakhir, tampak jelas jika rangkaian aksi penertiban telah rutin dilakukan aparat terkait. Namun yang namanya mercon, tetap saja meledak memekakkan telinga, mengganggu ketenangan masyarakat dan bahkan terindikasi menjadi salah satu penyebab terjadinya musibah kebakaran, seperti halnya yang terjadi di Kota Padang, Sabtu (20/6) sekitar pukul 19.45 WIB lalu.

 
Dudukkan Kembali Konsep Babaliak ka Surau PDF Cetak Surel

RAUDAH TAIB, KETUA BUNDO KANDUANG SUMBAR

Tak teraplikasinya konsep babaliak ka surau yang selama ini sering didengung-dengungkan, mendapat tanggapan dari kalangan Bundo Kanduang. Ketua Bundo Kanduang Sumbar, Raudah Taib, Jumat (19/6) mengatakan, ia menilai salah satu hal yang membuat pencanangan babaliak ka surau sulit terlaksana adalah, karena konsep yang belum duduk.

“Harus jelas, yang dimaksud babaliak ka surau itu apa? Apakah kembali ke surau secara fisik dengan bentuk mengunjungi bangunan surau, atau meimplementasikan ajaran-ajaran yang ada di agama Islam,” ucapnya.

 
Ziarah Makam Hingga Tradisi Potang Balimau PDF Cetak Surel

BERSIH-BERSIH JELANG RAMADAN

Marhaban ya Ramadan. Bulan suci sudah di depan mata. Dalam hitungan hari, umat Islam di seluruh penjuru dunia dan Sumatera Barat khususnya, akan larut dalam suka cita me­nyambut kehadiran bulan penuh magfirah itu.

Sejumlah tradisi yang sudah menjadi turunan masyarakat Minang, juga telah mulai dilakukan. Se­perti ziarah kubur, manjalang mintuo dan tentunya potang balimau, yang nantinya akan berpuncak sehari jelang 1 Ramadan 1436 H.

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL