Jumat, 03 Juli 2015
Laporan Utama
Ibarat Dua Sisi Mata Uang PDF Cetak Surel

MERCON DAN RAMADAN

Ibarat dua sisi mata uang, bulan Ramadan dan maraknya pedagang mercon di sepanjang jalan dan kawasan pasar, seperti menjadi satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan. Meski pihak terkait sudah mewanti-wanti melalui pendekatan humanis, dan telah pula dibarengi dengan serangkaian aksi penertiban, namun mata rantai peredaran jenis mainan berbahaya itu, seperti tak ada putusnya.

Dari pemberitaan Haluan yang dirangkum sejak sepekan terakhir, tampak jelas jika rangkaian aksi penertiban telah rutin dilakukan aparat terkait. Namun yang namanya mercon, tetap saja meledak memekakkan telinga, mengganggu ketenangan masyarakat dan bahkan terindikasi menjadi salah satu penyebab terjadinya musibah kebakaran, seperti halnya yang terjadi di Kota Padang, Sabtu (20/6) sekitar pukul 19.45 WIB lalu.

 
Dudukkan Kembali Konsep Babaliak ka Surau PDF Cetak Surel

RAUDAH TAIB, KETUA BUNDO KANDUANG SUMBAR

Tak teraplikasinya konsep babaliak ka surau yang selama ini sering didengung-dengungkan, mendapat tanggapan dari kalangan Bundo Kanduang. Ketua Bundo Kanduang Sumbar, Raudah Taib, Jumat (19/6) mengatakan, ia menilai salah satu hal yang membuat pencanangan babaliak ka surau sulit terlaksana adalah, karena konsep yang belum duduk.

“Harus jelas, yang dimaksud babaliak ka surau itu apa? Apakah kembali ke surau secara fisik dengan bentuk mengunjungi bangunan surau, atau meimplementasikan ajaran-ajaran yang ada di agama Islam,” ucapnya.

 
Ziarah Makam Hingga Tradisi Potang Balimau PDF Cetak Surel

BERSIH-BERSIH JELANG RAMADAN

Marhaban ya Ramadan. Bulan suci sudah di depan mata. Dalam hitungan hari, umat Islam di seluruh penjuru dunia dan Sumatera Barat khususnya, akan larut dalam suka cita me­nyambut kehadiran bulan penuh magfirah itu.

Sejumlah tradisi yang sudah menjadi turunan masyarakat Minang, juga telah mulai dilakukan. Se­perti ziarah kubur, manjalang mintuo dan tentunya potang balimau, yang nantinya akan berpuncak sehari jelang 1 Ramadan 1436 H.

 
Musim Mudik dan Musim Perbaikan Jalan PDF Cetak Surel

Jelang masuknya musim mudik lebaran, pe­nger­jaan perbaikan dan pembenahan infra­struktur jalan, seperti menjadi sebuah pe­man­dangan yang tidak asing lagi bagi masyarakat. Fenomena klasik yang seperti sudah menjadi “tradisi” ini, nyaris akan selalu ditemui setiap tahun. Tentu tidak hanya di Sumatera Barat, namun juga hampir di seluruh daerah di tanah Pertiwi ini.

Ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan antara satu dengan yang lain­nya, perbaikan infra­struktur jalan selalu saja ada di setiap tahun dan ber­barengan de­ngan datangnya musim mu­dik. Lantas, ba­gai­mana se­benar­nya kualitas jalan-jalan di Sumatera Ba­rat dan Indo­nesia pada umumnya?

 
Pasak dan Tiang Harus Diseimbangkan PDF Cetak Surel

ATASI GALAU DI BULAN JUNI

Fluktuasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang tak menentu sejak beberapa bulan terakhir, membuat hampir sebagian besar masyarakat kalimpasiang. Terlebih bagi para orang tua siswa, yang tentunya saat ini tengah disibukkan dengan persiapan menghadapi tahun ajaran baru 2015-2016, persiapan menghadapi ma­suknya bulan Ramadan dan tentunya menyongsong lebaran Idul Fitri 1436 H.

Kekhawatiran para orang tua, khususnya bagi me­reka yang memiliki anak-anak di bangku se­kolah, tentu sangat bera­lasan. Yang jelas saja, ke­naikan harga BBM sudah barang pati akan diikuti oleh kenaikan harga ke­butuhan pokok, jasa, bea dan tarif, serta ke­nai­kan biaya lainnya. Di­tam­bah lagi dengan masuknya ta­hun aja­ran baru, persiapan menghadapi puasa dan tentunya lebaran.

 
Keluarga Benteng Penting Atasi HIV/AIDS PDF Cetak Surel

Hari ini, 1 Desember 2013, seluruh penghuni di berbagai belahan dunia ini memperingati Hari AIDS sedunia. Sebuah hari yang ditetapkan sebagai momen untuk mengingat akan baha­yanya penyakit yang hingga kini belum dite­mukan obatnya itu.

AIDS Sedunia pertama kali dicetuskan pada Agustus 1987 oleh James W. Bunn dan Thomas Netter, dua pejabat informasi masyarakat untuk Program AIDS Global di Organisasi Kesehatan Sedunia di Geneva, Swiss.

Bunn dan Netter me­nyam­paikan ide mereka kepada Dr. Jonathan Mann, Direktur Pgog­ram AIDS Global (kini dikenal sebagai UNAIDS). Dr. Mann menyukai konsepnya, menye­tujuinya, dan sepakat dengan rekomendasi bahwa peringatan pertama Hari AIDS Sedunia akan diselenggarakan pada 1 Desember 1988.

 
Belum Terlambat untuk Dipulihkan PDF Cetak Surel

MANINJAU SAYANG, MANINJAU MALANG

PRESIDEN pertama RI, Ir Soekarno,  sempat menuangkan kekagumannya  kepada keindahan danau Maninjau   dengan menulis  sebuah pantun yang berbunyi   “Jika makan arai pinang, makanlah dengan sirih yang hijau, jangan datang ke Ranah Minang, kalau tak mampir ke Maninjau.”

Sungguh, banyak yang  menggagumi sekaligus mencintai   keindahan alam danau Maninjau. Dari presiden hingga rakyat badarai,  dari   wisatawan dalam  hingga luar negeri.   Tapi, itu dulu.

Semua kini hanya tinggal kenangan. Keindahan danau Maninjau  sudah terbenam  di dasar danau.

Kini  keberadaan  danau Maninjau sebagai aset luar biasa dalam pengembangan pariwisata belum bisa maksimal. Perencanaan yang buruk menyebabkan menjamurnya keramba jaring apung sehingga lingkungan Danau Maninjau tercemar.

 
Jangan Korbankan Pembangunan Sumbar PDF Cetak Surel

Pertentangan Anggaran Legislatif dan Eksekutif

Pada penghujung tahun 2012 lalu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menggelar rapat paripurna pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2013.

Di hari yang ber­samaan, DPRD juga menggelar rapat pari­purna untuk pe­ngesahan Ranperda Pendirian PT Ja­minan Kredit Daerah (Jamkrida). Dua hal ini membuat DPRD dan pihak eksekutif saling tarik ulur kepen­tingan. Jika Ranperda Jamkrida disahkan, maka APBD 2013 akan diketok palu dengan diakomodirnya aspirasi DPRD dalam bentuk bantuan keuangan khu­sus. Alhasil, hal ini terpenuhi, namun kedua­nya disahan lewat tengah malam. Penetapan APBD 2013 pada waktu itu terjadi pada 22 Desember 2012 dan Sumbar masuk dalam sa­lah satu dari 190 daerah yang tidak tepat waktu dalam  penetapan APBD 2013.

 
Jangan Takut Menjadi Pahlawan PDF Cetak Surel

Kita bangga dengan kepahlawanan Indonesia , karena di banyak negara lain, kemerdekaan negara diproklamirkan di atas jerami belas kasihan kolonialisme, bukan atas perjuangan para pahlawan sampai tetes darah penghabisan.

“Karena itulah , generasi sekarang tidak lagi dituntut untuk berjuang untuk mem­perebut dan mempertahankan kemerdekaan. Namun hanya mengisi kemerdekaan dengan cara menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Zulwadi Dt Bagindo Kali, Ketua DHD 45 Provinsi Sumbar bersama Sekretaris Sudarman Chatib Dt Berbangso kepada Haluan saat ditemui dikantornya di gedung Joang 45.

Dikatakannya, Dewan Harian Daerah (DHD) 45 berdiri pada tahun 1983 merupakan bagian untuk mengingat kembali kepada generasi muda akan pejuang-pejuang kemerdekaan. Dengan cara mengumpulkan foto dan lukisan terkait pejuang ke­merdekaan.

 
Merawat Tugu Perang Kamang, Memelihara Semangat Kepahlawanan PDF Cetak Surel

TUGU Perang Kamang 1908 yang terletak di jorong Pintu Koto Nagari Kamang Hilia Kecamatan Kamang Magek merupakan Tugu monument sejarah bagi masyarakat nagari Kamang dalam dalam mengenang pemberontakan melawan penja­jahan Belanda di Kamang. Atau  yang dilebih dikenal dengan Perang Kamang.

Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minang Kabau (LKAAM) Kamang Magek S DT Singo Gayua, yang juga salah seorang ketua panitia pelaksana pembangunan Tugu Pahlawan Perang Kamang 1908 saat ditemui Haluan dikediamannya menceritakan panjang lebar sejarah dibangunnya tugu terse­but. Sekaligus menceritakan sejarah ringkas perlawanan rakyat Sumatera  (Sumbar) dalam menentang penjajahan Belanda Di Kamang tahun 1908.

Diceritakannya, Tugu Perang Kamang yang didirikan tahun 1994-1995 itu didirikan untuk mengenang perang kamang yang terjadi pada 15 juni 1908, sekaligus untuk melestarikan perjuangan anak nagari kamang yang dipimpin oleh M Shaleh Dt Rajo Panghulu.

 
Ketika Golput Menjadi Pilihan PDF Cetak Surel

Padang baru saja menggelar iven baralek gadang bernama Pilwako (Pemi­lihan Walikota/Wakil Walikota) Padang untuk periode 2014-2019 pada 30 Oktober 2013 lalu.Sebanyak 10 pasang calon, baik yang diusulkan partai politik maupun calon independen, merebut simpati 560.732 pemilih, yang terdaftar pada KPU Kota Padang.bernama Pilwako (Pemi­lihan Walikota/Wakil Walikota) Padang untuk periode 2014-2019 pada 30 Oktober 2013 lalu.  Sebanyak 10 pasang calon, baik yang diusulkan partai politik maupun calon independen, merebut simpati 560.732 pemilih, yang terdaftar pada KPU Kota Padang.

Berbagai upaya dilakukan para calon untuk merebut simpati pemilih yang sebagian besar adalah perempuan.  Data dari KPU Kota, jumlah pemilih perempuan yang mencapai 283.994 orang, memang lebih besar dibanding laki-laki yang hanya tercatat 276.729 pemilih.

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL